Precedence: bulk
PERSATUAN PEMUDA APODETI (PPA)
Mengingat tindakan violensi (kekerasan, red) yang di lancarkan oleh
kelompok milici Pro-Integrasi yang mendapatkan dukungan secara militer dari
ABRI. Dalam operasi violensi yang dilancar oleh para milici tersebut telah
menewaskan korban kaum civil yang tak berdosa, hal ini kami sebagai pemuda
Apodeti yang mana dalam sejarah perjuangan Timor-Loro Sae dikenal sebagai
partai yang memperjuangkan Integrasi.
Kami PPA akan menjelaskan kepada opini publik bahwa prinsip dan orientasi
politik dari Apodeti sebenarnya bukan Integrasi, bukan petinggi Apodeti yang
menandatangani petisi Integarsi, karena pada saat terjadinya proses
penandatanganan integrasi para pemimpin tertinggi Apodeti Arnaldo dos Reis
Araujo (Presiden) dan Sekjen Jose Osorio Soares sedang ditahan di Dili, hal
ini menunjukkan bahwa bukan Apodeti yang menandatangani petisi Integrasi.
Oleh karena itu kami sebagai kaum muda penerus Apodeti sangatlah prihatin
atas peristiwa yang terjadi di Timor Timur dalam masa kurang lebih 23 tahun ini.
Ikut pula prihatin atas tindakan semau gua para anggota milici yang
didukung secara militer oleh ABRI dan beberapa politisi seperti, Drs.
Basilio de Nascimento Araujo, MBA (lulusan mr. di bidang ilmu politik
kritik), Governador Abilio Ossorio Soares, Dr. Abilio Araujo (Ex. Fretilin),
Francisco Lopes Da Cruz (Ex-UDT).
Oleh karena itu kami PPA menimbang dan mengutuk:
1. Dengan segera mengirimkan pasukan perdamaian PBB ke Timor-Loro Sae, demi
menjaga stabilitas di wilayah bumi Loro sae dengan demikian bisa menjalankan
proses konsulta Popular yang di prakarsai oleh PBB.
2. Menyesalkan posisi Portugal sebagai Potensi administrante yang terlalu
lamban dalam menyelesaikan proses Timor-Loro Sae. Himbauan agar pemerintah
Portugal sesegera mungkin mengembalikan masalah Timor-Loro Sae dalam agenda
Dewan Keamanan PBB.
3. Menghimbau kepada pemerintah RI agar segera melucuti semua persenjataan
para milici yang di dukung oleh ABRI, karena tindakan ini telah mencoret
nama baik Indonesia di mata masyarakat internasional. Sebagaimana
diperjuangkan oleh pemerintah B.J. Habibie adalah reformasi politik dan
ekonomi. Konkritnya harus menghargai hak penentuan diri bagi rakyat Maubere.
4. Menghimbau kepada semua anggota milisi di seluruh bumi Loro Sae agar
menciptakan iklim kedamaian di bumi Loro Sae. Kita semua bersaudara karena
kita satu tanah air dan satu bangsa, bangsa Maubere.
5. Mengutuk para intelektual yang berarogansi, atas arogansi mereka maka
rakyat kecil lah yang menderita, seperti, Drs. Basilio N Araujo (keponakan
Uskup Baucau), Dr. Domingos Koli, Drs. Domingos Policarpio, Drs. Gil Alves,
dll. Atas arogansi kalianlah masyarakat kecil yang membayar.
6. Tetap menyampaikan dukungan politik dan moral kepada bapak Presiden CNRT,
Kayrala Xanana Gusmao.
Surabaya, 17 April 1999
Carlito Nunes
Pemimpin PPA se-Indonesia
----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html