Precedence: bulk


Diterbitkan oleh Komunitas Informasi Terbuka
PO Box 22202 London, SE5 8WU, United Kingdom
E-mail: [EMAIL PROTECTED]
Homepage: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/xp
Xpos, No 15/II/25 April-1 Mei 99
------------------------------

BOM

(LUGAS): Dari ledakan bom di Hayam Wuruk Plaza dan Masjid Istiqlal
memunculkan sebuah nama: Amir alias Umar (40). Bom meledak di sebuah wartel
di kompleks Hayam Wuruk Plaza, 15 April, bersamaan dengan perampokan di BCA,
tak jauh dari lokasi ledakan bom itu. Selang, beberapa hari, Senin, 19
April, bom berukuran lebih besar meledak di Masjid Istiqlal.

Seorang ahli bom mengatakan, dua bom yang meledak di dua tempat berbeda itu
menggunakan bahan yang sama: TNT, jenis bahan peledak yang hanya boleh
dimiliki oleh militer. Peledakan wartel dan perampokan BCA, menurut polisi
keduanya berkaitan. Ini menurut pengakuan empat tersangka perampokan BCA
yang ditangkap polisi di Padepokan Angkatan Mujahidin Islam Nusantara (AMIN)
di Cijeruk, Caringin, Bogor. Dari lokasi itu juga ditemukan sejumlah bom
rakitan yang siap dikirim dan diledakkan. Mereka ini di bawah "komando" Amir
alias Umar yang juga Ketua AMIN. Amir hingga kini masih buron dan fotonya
disebarluaskan di media massa atas permintaan polisi.

Adakah peledakan Istiqlal ada kaitannya dengan Amir? Tentu saja belum bisa
ditarik kesimpulan demikian. Mungkin saja dua peledakan itu dilakukan oleh
dua pihak yang berbeda. Mungkin saja Amir adalah otak peledakan sebuah
wartel di Hayam Wuruk Plaza, mungkin pula ia bukan pelaku peledakan
Istiqlal. Mungkin saja Amir dan organisasinya AMIN, hanya obyek yang sengaja
dirancang untuk mengaburkan pelaku sebenarnya. Dalam operasi intelijen, hal
macam begini, sangat biasa.

Orang memang bisa dengan gampang menuduh. KH Abdurahman Wahid mengatakan
pelakunya adalah seorang bekas jendral. Banyak pula yang menuduh, Soeharto
mantan Presiden RI yang juga mantan jendral itu berada di balik peledakan
itu. Yang menarik, hampir semua pihak sepakat bahwa peledakan ini merupakan
upaya pancingan untuk timbulnya kerusuhan. Memang belakangan ada selentingan
Letjen (Purn) Prabowo Subianto memainkan peran penting dalam peledakan
Istliqlal itu. Selentingan ini memang belum tentu benar. Namun kalau
motifnya ingin mengacaukan situasi politik dan keamanan hingga pemilihan
umum diundur atau gagal, maka bisa didaftar siapa yang diuntungkan oleh
kekacauan ini. (*)

---------------------------------------------
Berlangganan mailing list XPOS secara teratur
Kirimkan alamat e-mail Anda
Dan berminat berlangganan hardcopy XPOS
Kirimkan nama dan alamat lengkap Anda
ke: [EMAIL PROTECTED]


----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

Kirim email ke