Precedence: bulk
ANGGOTA KOPASSUS, PROVOKATOR PEMBANTAIAN LHOKSEUMAWE DITANGKAP
LHOKSEUMAWE (MeunaSAH, 7/5/99), Seorang anggota Kopassus, Sersan
Mayor RM (30) dari Markas Komando Kopassus, Cijantung, Jakarta, ditangkap
massa di Lhokseumawe. Anggota Kopassus berpakaian preman dan kumal itu
ditangkap massa dan mahasiswa Aceh yang sedang mendata para korban
pembantaian Dewantara yang menewaskan 40 orang demonstran, di posko-posko.
Penduduk dan mahasiswa mulai curiga karena gerak-gerik RM yang menarik
perhatian. RM hanya bercelana pendek, berkeliling di lokasi kejadian dan
mendatangi posko-posko dengan alasan sekedar mencari informasi.
Setelah diinterograsi para mahasiswa, anggota Kopassus itu mengaku
ikut berperan dalam memicu tragedi berdarah itu. Dialah yang petama kali
melempar batu ke arah aparat keamanan. Pengakuan pemuda itu tentu saja
membuat mahasiswa yang menginsterogasi kaget. Anehya lagi anggota Kopassus
itu tiba-tiba berlagak jadi orang gila. Ia kemudian mengaku datang ke daerah
ini atas suruhan Malaikat Jibril. Kadang-kadang ia berperilaku seperti orang
linglung.
Sejumlah saksi mata menuturkan melihat RM beraksi sejak Senin (3/5)
pagi sebelum peristiwa penembakan demonstran berlangsung, di Bungkaih
Simpang Lapangan Terbang Malikussaleh. Ia terlihat menyusup dalam aksi
berdarah itu. Pemuda yang tidak bisa berbahasa Aceh dalam aksinya di
Bungkaih Senin itu menyusup dalam kelompok massa. Ia menyetop semua
kendaraan bus umum dari jurusan Biruen Lhokseumawe dan melakukan sweeping.
Sambil menjenguk ke dalam bus dengan suara lantang ia menanyakan apakah di
dalam bus itu ada anggota militer.***
----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html