Precedence: bulk
PEKAN INI 4 ORANG TEWAS DI VIQUEQUE
VIQUEQUE (MateBEAN, 10/5/99), Walau perjanjian paket otonomi luas
sudah ditandatangani Indonesia, Portugal dan PBB, bukan berarti
kekerasan akan berhenti. Sebaliknya milisi pro-otonomi terus melakukan
teror dan intimidasi serta membunuh warga sipil.
Di Kabupaten Viqueque (sekitar 199 km bagian timur kota Dili) milisi
pro-otonomi, Bebui Junior '59, diberitakan membunuh 4 orang warga sipil.
Sumber-sumber di Viqueque yang dihubungi MateBEAN mengatakan bahwa 4 orang
yang dibunuh milisi bersenjata itu, semuanya tidak terlibat dan
membantu kelompok pro-kemerdekaan. Mereka adalah warga biasa yang dibunuh
milisi bersenjata tanpa alasan.
Menurut sumber tersebut, dalam dua pekan terakhir ini milisi
pro-otonomi terus-menerus melakukan razia KTP setiap malamnya. Bahkan
pemeriksaan dari rumah ke rumah juga dilakukan para milisi itu untuk
mencari kelompok pro-kemerdekaan.
Keempat orang yang tewas tersebut ditembak oleh milisi bersenjata di
dalam kota Viqueque, dengan tuduhan sebagai orang-orang pro-kemerdekaan. Dan
mayat keempat orang itu sudah dimakamkan keluarganya.
Selain menembak 4 orang warga sipil, diberitakan juga, para milisi
bersenjata menganiaya seorang anggota DPRD II Viqueque, Henrique Pinto
dan Kepala Dinas Pertanian Tk I Viqueque, Jose Hendrique.
Hingga saat ini para milisi terus-menerus melakukan pemeriksaan
terhadap warga sipil serta melakukan razia KTP di setiap persimpangan jalan di
Viqueque. Belum diketahui nasib para anggota CNRT di Viqueque, apakah mereka
juga akan melakukan apel kesetiaan mendukung integrasi dengan membubarkan
CNRT di Viqueque.***
----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html