Precedence: bulk


FPDK TOLAK KEHADIRAN HORTA CS KE INDONESIA

        DILI (MateBEAN, 25/5/99), Forum Persatuan Demokrasi dan Keadilan (FPDK)
Timor Timur menyatakan keberatan dan menolak kehadiran tokoh pro-kemerdekaan
Timtim di luar negeri Ramos Horta, Joao Carrascalao dan Mari Alkatiri ke
Indonesia.
 
        "Kami menolak para penipu dan penjual darah orang Timtim untuk duduk
bersama kami, apalagi menginjakkan kaki mereka di bumi persada Republik
Indonesia," kata juru bicara FPDK Drs Basilio Dias Araujo MA dalam pernyataan
pers di Dili, Senin (24/5) kemarin. 

        Sedangkan Menpen sesuai bertemu Xanana beberapa waktu lalu mengatakan
Indonesia akan menyilakan kelompok pro-kemerdekaan yang saat ini masih berada di
luar negeri, seperti Ramos Horta, Joao Carrascalo dan Mari Alkatiri bisa
mengunjungi Xanana di LP Khusus, Salemba untuk membicarakan penyelesaian masalah
Timtim. "Kalau mereka ingin mengunjungi Xanana silakan, pemerintah tidak
melarang," Yunus Yosfiah.

        Tim pemantau PBB beserta berbagai peralatan komunikasi tiba di Baucau,
Senin, dengan menggunakan pesawat khusus, kata Komandan Pangkalan Udara Baucau
Letkol (Pnb) Kusmadi di Baucau, Timtim. Sekitar pukul 09.30 Wita, pesawat
terbang jenis IL-76 dengan nomor penerbangan UK-76449 buatan Rusia, dikemudikan
apten pilot Shport, mendarat di Baucau, disambut petugas Imigrasi dan Bea Cukai
Timor Timur. 

        Sementara itu Tim peneliti PBB menyatakan bahwa kondisi keamanan di
Timor Timur kondusif bagi pelaksanaan proses penentuan pendapat atas opsi
mengenai otonomi luas untuk wilayah termuda Indonesia itu pada 7 atau 8 Agustus
1999 mendatang. 

        "Untuk menentukan dimulainya pendaftaran jajak pendapat, berdasarkan
penilaian yang objektif oleh tim Sekjen PBB, terdapat situasi keamanan yang
kondusif bagi pelaksanaan proses penentuan pendapat itu," kata Menteri Luar
Negeri RI Ali Alatas dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (24/5) kemarin.***

----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

Kirim email ke