Precedence: bulk


GHALIB HANYA PEJABAT YANG SEDANG SIAL

        JAKARTA (SiaR,16/6/99) Letjen TNI Andi Muhammad Ghalib, Jaksa Agung
yang barusaja diberhentikan oleh Presiden Habibie hanya salah seorang
pejabat korup yang sial. Menurut sumber SiaR di Kejaksaan Agung, kekayaan
Ghalib yang hanya Rp 12 milyar termasuk kelas teri dibanding kekayaan para
pejabat Orde Baru yang telah lama menjabat di pos-pos basah selama belasan
tahun. 

        Pejabat seperti Ginandjar Kartasasmita yang pernah menjabat sebagai
Menteri Pertambangan dan Energi dan Ketua Bappenas, dua tempat yang
bergelimpangan uang, memiliki kekayaan yang jauh berlipat-lipat ketimbang
Ghalib, ujar sumber tadi.

        "Masalah yang dihadapi Ghalib, ia mau jadi bumper untuk melindungi
Soeharto. Jadi ia banyak diserang. Apalagi ia memecat dua jaksa agung muda,
Anton Sujata dan Sjamsu Djalal, dua jaksa yang bersemangat mengusut kekayaan
Soeharto. Musuhnya tambah banyak," tambah sumber tadi.

        Sumber tersebut menambahkan, dibanding Jendral Wiranto, Panglima TNI
dan Menteri Pertahanan dan Keamanan, Ghalib tak seberapa korupnya. Wiranto
misalnya tengah membangun rumah besar lengkap dengan kolam renang dan parkir
di bawah tanah. Lokasi rumah Wiranto yang kini dalam tahap penyelesaian pun
di daerah elit yakni di kawasan Menteng.

        Feisal Tanjung, Menko Polkam yang mengganti Andi Ghalib sebagai
Jaksa Agung juga tak kalah korupnya. Di tengah krisis moneter tahun lalu,
Feisal sempat mentransfer uang jutaan dolar dari Bank Niaga ke Australian.***

----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

Kirim email ke