Precedence: bulk


JIKA DILOLOSKAN, PDI PERJUANGAN ANCAM CABUT RUU PKB

        SEMARANG, (SiaR, 21/9/99). PDI Perjuangan, mengancam akan mencabut
Rancangan Undang-undang Penanggulangan Keadaan Bahaya (RUU PKB) yang kini
sedang dibahas di DPR RI jika RUU itu diloloskan. Melalui salah satu
ketuanya, Soetardjo Soerjogoeritno, di Semarang, Senin (20/9) kemarin,
partai tersebut mengancam akan mencabut atau merombak total isi RUU itu,
jika jadi disahkan DPR, dan Presiden BJ Habibie pada 24 September 1999
mendatang.

        Seusai memantau jalannya pemilihan Ketua DPRD Jawa Tengah, Soetardjo kepada
para wartawan menegaskan, ia dan teman-temannya sebagai anggota legislatif
terpilih dari pemilu baru lalu sudah bertekad akan memperjuangkan agar UU
PKB dicabut, atau paling tidak dirombak total isinya, karena UU tersebut
memberi peluang bagi kembalinya militer berkuasa di negeri ini.

        Menurut Soetardjo, sungguh tidak tepat jika RUU itu pembahasannya dilakukan
pada saat sekarang, karena jutaan orang di Indonesia sedang menghadapi
krisis ekonomi berkepanjangan. Ia berpendapat, keinginan untuk segera
menggolkan RUU itu justru mengundang kecurigaan banyak pihak, bahwa ada
"kepentingan politik" tertentu dibalik pambahasan RUU PKB itu.

        "Makanya, saya dan seluruh jajaran DPP PDI Perjuangan mendukung penuh
aksi-aksi masyarakat dan mahasiswa yang menolka RUU tersebut," tegasnya.

        Senada dengan Soetardjo, Wakil Balitbang DPP PDI Perjuangan Dr Sukowaluyo
Mintoraharjo menegaskan, pihaknya memandang positif aksi-aksi anti RUU PKB
yang kini digulirkan kelompok-kelompok masyarakat dan mahasiswa. Menurut
Sukowaluyo, pressure tersebut dapat menjadi masukan bagi fraksi PDI
Perjuangan kelak untuk mendesak dianulirnya atau dibatalkannya RUU PKB, jika
jadi disahkan oleh DPR yang sekarang.

        Baik Soetardjo, maupun Sukowaluyo menolak anggapan, bahwa partainya
terkesan bersikap masa bodoh terhadap kontroversi seputar RUU PKB itu.
Menurut Soetardjo, meskipun tidak melalui jalur struktural, banyak kader PDI
Perjuangan melalui berbagai organ yang ada turut dalam aksi-aksi massa
menolak RUU PKB.

        "Tapi tidak tertutup kemungkinan kami pun akan mensikapinya melalui aksi
turun ke jalan jika pemerintah tidak responsif terhadap kritik-kritik yang
ada," ujarnya.

        Menurut catatan SiaR, beberapa organ yang terdiri dari anggota dan
simpatisan PDI Perjuangan yang terlibat dalam aksi-aksi penolakan RUU PKB
ini antara lain Posko PDI Perjuangan Tanjungpriok, Komite Pendukung Megawati
(KPM), dan Gerakan Anti-Status quo (GAS).***


----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

Kirim email ke