Precedence: bulk
PERNYATAAN GUS DUR MENYUDUTKAN MILISI
JAKARTA, (MateBEAN, 27/10/99). Sikap resmi Indonesia atas Timtim
semakin jelas, dan pemerintah Indonesia juga menghargai serta menerima
kehendak rakyat Timtim. Presiden Indonesia KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur
mengatkan akan menjemput Xanana Gusmao di Bandara Soekarno-Hatta, jika
Xanana berkunjung ke Jakarta dalam waktu dekat ini.
Gus Dur yang berbicara sesudah pengumuman susunan kabinet itu
terlihat memposisikan Xanana Gusmao sebagai seorang pemimpinan Timor Leste.
Sikap itu semakin memperjelas duet pemerintahan Gus Dur -Mega merupakan
duet dua tokoh demokrat Indonesia yang menghargai hak rakyat Timtim untuk
memilih merdeka.
"Saya dengar dari Ali Alatas bahwa Xanana akan berkunjung ke Jakarta
bulan November mendatang. Kalau benar maka saya bersama Mbak Mega akan
menjemputnya di tangga pesawat. Sikap itu tentunya kita ingin menunjukkan
bahwa kita berbesar hati untuk menerima hak rakyat Timtim serta kita juga
tidak memusuhi rakyat Timor Leste dan menerima hukum internasional
sepenuhnya," katanya.
Pernyataan Gus Dur itu menjelaskan bahwa pemerintah Indonesia tidak
lagi mendukung milisi pro-integrasi yang melakukan kekerasan di perbatasan
Timor Timur-Timor Barat. Selain itu dengan pergantian Panglima TNI dari
Angkatan Darat ke Angkatan Laut membuat posisi milisi pro integrasi akan
tersingkir, karena selama ini Angkatan Darat lah yang mendukung milisi.
Menurut informasi yang beredar bahwa kelompok pro integrasi yang
ingin memilih tetap bergabung dengan Indonesia besar kemungkinan akan
ditransmigrasikan ke berbagai daerah Indonesia. Kalau mereka ingin kembali
ke Timor Leste, kata sebuah sumber, Presiden Gus Dur menyerahkan sepenuhnya
kepada Xanana Gusmao selaku pimpinan sementara di Timor Leste, apakah ingin
menerima kembali kelompok pro integrasi atau tidak. ***
----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html