Precedence: bulk


HASIL AKSI TUKANG BECAK KE DPRD DKI JAKARTA

Selasa 9 Nopember 1999, sekitar 3000 penarik becak dari berbagai pangkalan
di Jakarta mendatangi DPRD DKI.  Mereka datang dengan membawa becak
masing-masing, juga nasi bungkus dan air dari uang sendiri sebagai bekal.
Mereka sudah bergerak secara bergelombang sejak pukul 02.00 dinihari
mendatangi gedung DPRD DKI, hingga memenuhi sepanjang jalur hijau jalan
Kebon Sirih. Diantara mereka ada yang membawa istri dan anaknya.

Mereka datang untuk membebaskan diri dari belenggu Perda 11 tahun 1988
sebagai produk hukum yang dibuat secara sewenang-wenang, tanpa mengindahkan
hak-hak rakyat. Dan menggunakan peraturan tersebut untuk memusuhi dan
menghancurkan kehendak rakyat. Dari tempat pemukiman hingga kebebasan dan
keberagaman berusaha di sektor informal, termasuk becak, terus dikejar-kejar
dan digusur berdasarkan peraturan tersebut. Peraturan yang jelas-jelas anti
rakyat kecil.

Melalui negosiasi yang alot dan panas akhirnya pada pukul 10.00 anggota
dewan menerima 27 perwakilan ditemani oleh wardah hafidz dari UPC dan Sri
Wiyanti dari LBH APIK, dan seluruh penarik becak diperkenankan masuk ke
dalam halaman gedung DPRD. Mereka membuat berbagai acara sambil menunggu
negosiasi berlangsung.

Anggota dewan yang menerima 27 perwakilan tukang becak adalah Tarmiji
Suharjo (wakil ketua DPRD DKI),Suwardi (wakil ketua), Beny (komisi A),
Suharto (komisi C), Surahmat (komisi A), Gatot Setiabudi (komisi E)

Beberapa kesepakatan yang lahir dari perundingan tersebut adalah:

1. DPRD setuju perda 11/tahun 1988 dicabut
2. DPRD akan mengundang Gubernur dan staf pada Rabu, 10 Nopember 1999
untuk membahas usulan pencabutan Perda tersebut. Tembusan akan
dikirimkan ke UPC untuk disebarluaskan ke para tukang becak
3. Pada saatnya, ketika pertemuan terjadi antara DPRD dan Gubernur,
para wakil tukang becak akan diundang hadir untuk menyaksikan jalannya
pembahasan
4. Jaringan Rakyat Miskin Kota, termasuk di dalamnya tukang becak dan
pekerja sektor informal, bersama UPC, akan bertemu kembali dengan DPRD
untuk membahas konsep alternatif bagi penyusunan Perda baru pengganti
Perda 11/1988.

Janji DPRD cukup melegakan, tetapi rakyat menunggu dengan kritis apakah DPRD
akan sungguh-sungguh melakukan langkah-langkah untuk memenuhi janji
tersebut, dan menunjukkan kesungguhan komitmennya seperti dinyatakan di
depan para tukang becak tadi pagi.

Jakarta, 9 Nopember 1999

wardah hafidz
Koordinator UPC

  Urban Poor Consortium (Konsorsium Kemiskinan Kota)
  Billy Moon Blok H-I/7 Jakarta 13450
  Phone/Fax: 62.21.8642915
  e-mail: mailto:[EMAIL PROTECTED]
  Urban Poor Website: http://welcome.to/urbanpoor
  Ruwatan Bumi Website: http://ruwatanbumi.base.org/
  Poetry Box Website: http://move.to/afrizal_malna_poetrybox
--

wardah hafidz
phone 62-21-7404147; 74709046. fax 62-21-7404147
email: [EMAIL PROTECTED]
Urban Poor Consortium Website: http://welcome.to/urbanpoor

----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

Kirim email ke