Precedence: bulk
SENJATA API SITAAN POLDA NTT HILANG
KUPANG, (TNI Watch!, 23/11/99). Sejumlah senjata api yang disita
Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) dari tangan masyarakat dalam operasi sapu
jagat di wilayah Polda NTT sejak 1985 hingga 1995, hilang ketika hendak
dimusnahkan. Pemusnahan senjata api, baik senjata api rakitan maupun
organik, baru-baru ini di Kupang, terjadi selisih jumlah.
Senjata api yang disita tertulis dalam berita acara polisi sebanyak
6.225 pucuk. Namun yang dimusnahkan saat itu hanya sekitar 1.200 pucuk
sehingga selisih sekitar 5.025 pucuk. Selisih angka yang cukup besar ini
dipersoalkan sejumlah pihak di Kupang, apalagi dikaitkan dengan krisis Timor
Timur yang memunculkan para milisi bersenjata.
Jawaban Kadispen Polda NTT Kapten (Pol) IWJ Dana, menyangkut soal
ini adalah, 5.025 senjata api itu kondisinya sudah rusak sehingga tidak
ditampilkan dalam acara pemusnahan tersebut.
Sementara itu, Polda NTT menyita sejumlah senjata api organik dari
para milisi Timtim yang mengungsi di NTT. Senjata organik yang disita Polda
NTT ada 12 pucuk, terdiri dari tiga pucuk M 16, satu pucuk Getmi (G-3),
tujuh pucuk SKS dan satu pucuk Mouser. Sedangkan senjata api rakitan yang
disita Polda dari milisi Timtim berjumlah 89 pucuk, senjata tajam sebanyak
344 buah, 20 buah bahan peledak serta 505 butir peluru.
Menurut sumber di Polda NTT, tentang senjata api organik TNI yang
disita dari para milisi, Polda NTT hanya menyimpannya dan tak akan
memusnahkannya. Sedangkan pemusnahan senjata rakitan, senjata tajam dan
bahan peledak yang disita dari pengungsi belum belum ditentukan waktunya.
Namun, kalangan LSM di Kupang mengatakan, senjata-senjata yang disita dari
para milisi adalah barang bukti kejahatan sehingga polisi tidak boleh
memusnahkannya.***
_______________
TNI Watch! merupakan terbitan yang dimaksudkan untuk mengawasi prilaku TNI,
dari soal mutasi di lingkungan TNI, profil dan catatan perjalanan
ketentaraan para perwiranya, pelanggaran-pelanggaran hak asasi manusia yang
dilakukan, politik TNI, senjata yang digunakan dan sebagainya. Tujuannya
agar khalayak bisa mengetahuinya dan ikut mengawasi bersama-sama.
----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html