Precedence: bulk WAWANCARA DENGAN SEKJEN MP GAM TEUKU DON ZULFAHRI > Kepada Yth > Bapak Teuku Don Zulfahri > di > Tempat > > Assalamu 'Alaikum Wr Wb, > > Saya, Dahlan, wartawan dari Jakarta. > Perlu kami sampaikan, isi email Bapak yang disiarkan > "apakabar" telah dikutip Bangkit edisi pekan ini > (bisa > diklik di http://www.bangkit-tabloid.com). > Menindaklanjuti pembicaraan singkat kita via > telepon, > dengan ini saya mengajukan pertanyaan tertulis. > > 1. Apakah MP GAM sama saja dengan GAM pimpinan Hasan > Tiro? Mengapa Hasan Tiro menganggap GM GAM `liar` > --bahkan dituduh bentukan TNI? > 2. Apa tujuan utama perjuangan GM GAM? Bagaimana > cara > mewujudkan tujuan tersebut? > 3. Tanggal 4 Desember ini HUT GAM. Kabar beredar di > Jakarta bahwa GAM akan menyatakan (kembali) > kemerdekaan secara sepihak. Apa komentar Bapak? > 4. Banyak pihak di Jakarta khawatir tentang apa yang > akan terjadi pada 4 Desember. Apakah sebenarnya > rencana GAM? Apa yang akan dilakukan MP GAM sendiri? > 5. TNI sekarang sekarang menunggu persetujuan > Presiden > Gus Dur untuk menyerang GAM. Pendapat Bapak? > 6. Apakah Bapak sudah mendengar info penyerangan > itu? > Bagaimana sebenarnya? Kalau benar-benar diserang, > apa > yang akan terjadi? > 7. Menurut Bapak, apa solusi terbaik bagi krisis > Aceh? > Bagaimana pendapat Bapak mengenai aspirasi mahasiswa > yang menginginkan referendum? > 8. Kalau setuju referendum, kapan sebaiknya > referendum > itu dilakukan? > 9. Bila pemerintah tidak setuju referendum, apa yang > akan dilakukan? > 10. Gus Dur rencananya akan ke Aceh. Namun GAM, > melalui Panglima-nya menegaskan akan mengusir Gus > Dur > karena ia berpendapat, masalah Aceh hanya mungkin > diselesaikan orang Aceh sendiri? > 11. Bila Gus Dur tidak diterima masyarakat Aceh, > siapa > tokoh Jakarta yang bisa diterima? Amien Rais? > 12. Pemerintah telah dan akan berunding dengan para > pemimpin politik di Aceh. Menurut Bapak, siapa yang > pantas diajak berunding? Hasan Tiro? > 13. Bagaimana pendapat Bapak mengenai Hasan Tiro? > 14. Siapakah calon pemimpin Aceh masa depan? > 15. Bila Aceh merdeka, sistem pemerintahan apa yang > sebaiknya diterapkan di Aceh? > 16. Apakah GM Aceh sudah menyiapkan struktur dan > pejabat pemerintahan baru? Bagaimana strukturnya dan > siapa saja yang menduduki struktur tersebut? > > Terima kasih, Bapak telah meluangkan waktunya yang > berharga untuk menjawab pertanyaan saya. Dengan > senang > hati bila jawaban Bapak segera kami peroleh, untuk > insya Allah diterbitkan edisi pekan depan. > Jawaban Bapak dapat disampaikan melalui email dengan > alamat :[EMAIL PROTECTED] > > > Wassalam > Jakarta, 25 November 1999 > > ttd > > Dahlan > Sdra Dahlan, Saya mohon maaf agak terlambat mengrespon. Soalnya sekarang terlalu sibuk... anda tentu mengerti keadaan akhir akhir ini yang begitu kritikal. Pada awalnya malah, hampir saja saya menolak wawancara ini tetapi setelah saya bawa isinya kepada sidang Majelis Pemerintahan, majelis memerintahkan saya untuk mengrespon secepat mungkin. Maka bersama ini (di bawah ini) saya sertakan hasilnya yang sudah saya set kembali. semoga bisa anda pergunakan dengan baik. Terima kasih. Teuku Don Zulfahri --------------------------------------------------------- 1. Apakah MP GAM sama saja dengan GAM pimpinan Hasan Tiro? Mengapa Hasan Tiro menganggap MP GAM `liar`--bahkan dituduh bentukan TNI? Jawaban: Perlu saya jelaskan sedikit bahwa MP GAM adalah singkatan dari Majelis Pemerintahan Gerakan Aceh Merdeka. MP GAM ini bukan sebuah oraganisasi tetapi merupakan sebuah badan dalam GAM yang berfungsi sebagai dewan pimpinan tertinggi. Kedudukan dewan atau majelis ini sendiri berada langsung dibawah Hasan Tiro, kalau mengikut strukturnya. Maksudnya tokoh pencetus GAM, Dr Tengku Hasan Muhammad di Tiro itu tetap berada diatas walaupun pada prakteknya beliau tidak menjalankan lagi tugas tugas eksekutif. Kenapa demikian? Karena beliau sebenarnya sudah tidak layak menjalankan tugas tugas resmi sebagai seorang pimpinan tertinggi disebabkan beliau dalam keadaan sakit sakitan, phisik dan mental semenjak hampir 3 tahun belakangan ini. Ini dapat anda lihat dari hasil �wawancara terdesak� dengan TV, Media dan Radio yang penampilannya anda sendiri lihat menimbulkan kesan membingungkan banyak pihak. Makanya selama ini kami mencoba sedapat mungkin untuk menutupi keadaan kesehatan beliau yang sebenarnya demi menjaga kesan kepada rakyat bahwa beliau tetap dalam keadaan prima karena beliau adalah tokoh panutan rakyat Aceh dan simbol perjuangan bangsa Aceh. Makanya setiap permintaan wawancara dan pertemuan dengan beliau selalunya kami halangi. Tetapi sekarang ini, nasi sudah jadi bubur akibat dari ulah dua tiga orang yang merawat beliau selama ini. Perawat beliau ini sebenarnya adalah orang orang yang tunduk kepada mafia warga Siangapura bernama Khila Bin Mahmud @Malik Haytar Bin Mahmud. Dia ini telah memonopoli GAM dengan cara kasar sejak sekian tahun. Dia juga yang bertanggungjawab mengeluarkan perintah menguras dana dari rakyat Aceh. Yang demikian, wajar �anggapan� liar dan bentukan TNI kepada MP GAM itu keluar dari mulut Tengku Hasan Tiro karena pada hakikatnya beliau kadang kadang malah tidak kenal dengan kawan rapatnya sendiri, apalagi dikontrol terus oleh �perawat�nya.. Untuk mendapat bukti yang jelas, saya usulkan siapapun yang tidak percaya kepada pernyataan saya ini, tolong dan dipersilakan datang sendiri ke Stockholm (Swedia) sekalian bawa kamera��pintu rahasia telah kami buang. Tidak ada blokir-blokir lagi! Nah, saya pikir kita semua harus menerima kenyataan ini. 2. Apa tujuan utama perjuangan MP GAM? Bagaimana cara mewujudkan tujuan tersebut? Jawaban: Badan MP GAM ini dibentuk untuk memperbetul arah perjalanan GAM. Bersebabkan GAM sudah sekian lama ditontrol oleh Mafia Singapura, maka tokoh tokoh senior GAM seramai 11 orang bergabung dalam satu barisan untuk membawa kembali GAM kepangkal jalan. Tentu saja usaha ini mendapat tentangan hebat dari mafia tersebut dan kawan kawannya. Mereka ini tidak ramai, hanya 3-4 orang cuma sudah sangat berkuku karena menguasai GAM sejak bertahun tahun. Ringkasnya, tujuan utama perjuangan MP GAM ini adalah untuk membawa GAM ke pangkal jalan sebagai tonggak perjuangan bangsa Aceh yang murni dalam menentang penjajahan Indonesia. Konsep perjuangan GAM itu sendiri sebenarnya ada dua jalur, yaitu jalur diplomasi dan jalur keras. Kedua jalur ini harus berjalan secara seiring. Makanya anda lihat selama kewujudan MP GAM perubahan bersar bersaran cara Aceh menentang RI nampak jelas. Kalau dulu hanya perjuangan bersenjata di hutan hutan, sekarang ini ramai tokoh tokoh demokrat kami yang bejuang dengan cara cara yang diplomatis tanpa mengkesampingkan perjuangan bersenjata dari satu sisi yang lain. Nah, sekarang anda lihat sendiri keberhasilan perjuangan kami baik di lapangan maupun di peringkat dialog nasional dan internasional. 3. Tanggal 4 Desember ini HUT GAM. Kabar beredar di Jakarta bahwa GAM akan menyatakan (kembali) kemerdekaan secara sepihak. Apa komentar Bapak? Jawaban: Proklamasi kemerdekan Negara Aceh Sumatra Merdeka sudah kami proklamirkan pada tanggal 4 Sisember 1976 dan tidak ada rencana untuk memproklamirkan berkali-kali. 4. Banyak pihak di Jakarta khawatir tentang apa yang akan terjadi pada 4 Desember. Apakah sebenarnya rencana GAM? Apa yang akan dilakukan MP GAM sendiri? Jawaban: Seperti biasa, 4 Disember itu kan �Hari Kemerdekaan� Aceh dan Ulang Tahun GAM. Tentunya kami penringati dengan upacara upara kesyukuran dan sebagainya. Tidak ada perintah kami keluarkan untuk lebih dari itu mengingat rakyat Aceh sudah memutuskan pada 8 November 1999 bahwa masa depan Aceh itu ditentukan melalui Referendum. Kami hormati kemauan rakyat dan kami akan mengakomodasikannya. 5. TNI sekarang menunggu persetujuan Presiden Gus Dur untuk menyerangGAM.Pendapat Bapak? Jawaban: Itu kan hanya tak tik RI untuk menakut nakutkan rakyat Aceh supaya patuh pada kehendak RI. Atas alasan apa TNI mau menyerang GAM ? Bukankah meraka sendiri sudah akui kewujudan GAM? Gus Dur sendiri beberapa minggu yang lalu bilang � Orang mau merayakan ulang tahun, kok dilarang� biarkan mereka� begitu katanya. Saya nampak sekarang peperintah Gus Dur lebih cendrung dialog ketimbang bentrok, cuma TNI ini kadang kadang latah� mereka pikir ini masih zaman Soeharto. TNI bukan hanya mengertak Aceh malah mereka berani mengertak Gus Dur. Mereka lupa bahwa Gus Dur itu bukannya sembarang orang. TNI perlu ingat bahwa Gus Dur ramai massa dan massa Gus Dur ini bukan massa paksaan seperti massa Soeharto dulu. Sama juga dengan GAM, kami ramai massa sekarang� bukan seperti dulu. 6. Apakah Bapak sudah mendengar info penyerangan itu? Bagaimana sebenarnya? Kalau benar-benar diserang, apa yang akan terjadi? Jawaban: Ya, saya dapat informasi langsung dari �informer� di Mabes TNI. Mereka hanya gertak saja itu! Tetapi kalau memang benar benar terjadi penyerangan, kami sudah antisipasi kok. Yah kita lihat saja nanti, seluruh kepentingan TNI di Indonesia akan kami serang sebagai balasannya. 7. Menurut Bapak, apa solusi terbaik bagi krisis Aceh? Bagaimana pendapat Bapak mengenai aspirasi mahasiswa yang menginginkan referendum? Jawaban: Hidup kita ini musti logis ya. Jadi logikanya krisis Aceh ini bisa diselesaikan dengan menuruti kehendak rakyat. Kehendak rakyat Aceh sekarang bahwa masa depannya mereka kita tentukan melalui Referendum, Nah� inilah solusinya. Kalau kami yang begitu kuat sekarang bisa kompromi dan menyetujui kehendak rakyat itu, kenapa RI tidak bisa? 8. Kalau setuju referendum, kapan sebaiknya referendum itu dilakukan? Jawaban: Yah� secepat mungkin dong supaya bisa cepat normal keadaan itu. 9. Bila pemerintah tidak setuju referendum, apa yang akan dilakukan? Jawaban: Kalau pemerintah RI tidak setuju Referendum, saya pikir Pemerintah itu perlu dibubarkan saja. Buat apa pemerintah yang kononnya pemerintah rakyat kalau enggak menuruti kehendak rakyat? Kegagalan RI melaksanakan Referendum di Aceh akan menjadi pemicu kehancuran RI secara total, percayalah� ini nalar politik logika dari saya. 10. Gus Dur rencananya akan ke Aceh. Namun GAM, melalui Panglima-nya menegaskan akan mengusir Gus Dur karena ia berpendapat, masalah Aceh hanya mungkin diselesaikan orang Aceh sendiri? Jawaban: Gus Dur ke Aceh itu ngapain ? Kalau dia ke Aceh untuk menandatangani setuju terhadap referendum, kami persilakan datang secepat mungkin. Tapi kalau datang untuk menipu rakyat Aceh seperti pemerintah sebelumnya, baiknya enggak usah saja. 11. Bila Gus Dur tidak diterima masyarakat Aceh, siapa tokoh Jakarta yang bisa diterima? Amien Rais? Jawaban: Kami terima siapa saja dari Jakarta kalau kedatanganya itu untuk menyetujui Referendum atau memerdekakan Aceh dan kami akan usir siapa saja dari Jakarta kalau tujuannya bukan salah satu yang saya sebutkan ini. 12. Pemerintah telah dan akan berunding dengan para pemimpin politik di Aceh. Menurut Bapak, siapa yang pantas diajak berunding? Hasan Tiro? Jawaban: Pokok permasaalahan Aceh adalah antara RI dan GAM. Tentunya RI harus berunding dengan GAM. Nah, GAM itu sendiri tentunya akan mengundang seluruh komponen yang mewakili berbagai golongan rakyat Aceh untuk bersama sama berunding dengan RI. Jadi kalau Gus Dur bertindak sendiri dengan memanggil langsung tokoh tokoh Aceh tanpa lewat GAM, maka masaalah kita ini akan berpanjangan, malah hanya mengeruhkan lagi keadaan. 13. Bagaimana pendapat Bapak mengenai Hasan Tiro? Jawaban: Beliau itu adalah tokoh pencetus pembebasan Aceh dari belenggu penjajahan. Tentu saja secara pribadi saya mengakui bahwa beliau itu adalah pahlawan Aceh zaman kita. Payah untuk dicari ganti. 14. Siapakah calon pemimpin Aceh masa depan? Jawaban: Soal siapa pemimpin Aceh masa depan ini rakyat Aceh sendiri yang akan menentukan melalui satu proses pemilu tentunya. Kami tidak tamak kok. 15. Bila Aceh merdeka, sistem pemerintahan apa yang sebaiknya diterapkan di Aceh? Jawaban: Demokrasi. Tentunya bukan demokrasi ala Indonesia. Kami sudah siap dengan segala konsepnya. Insja Allah, Aceh akan menjadi sebuah begara demokrasi yang terulung di dunia tanpa mengkesampingkan adat istiadat dan norma norma Islam. 16. Apakah GM Aceh sudah menyiapkan struktur dan pejabat pemerintahan baru? Bagaimana strukturnya dan siapa saja yang menduduki struktur tersebut? Jawaban: Semuanya sudah siap. Cuma menunggu waktunya saja untuk diimplimentasikan. ---------- SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html
