Rabu, 19 April 2006 Pilkada Singkawang, Jangan Remehkan Peluang Parpol
Kecil
Singkawang,-
Walaupun masih delapan belas bulan lagi pelaksanaan pemilihan kepala
daerah Kota Singkawang, namun sekarang di tengah-tengah masyarakat mulai
ramai membicarakan siapa yang akan menjadi calon Wali Kota Singkawang
mendatang dan peluang partai politik sebagai "perahu" untuk mengantarkan
sang wali kota.
Mengenai partai politik, menurut kaca mata Ketua
DPC Partai Bulan Bintang Kota Singkawang, Zainal Abidin peluang parpol
kecil atau yang tidak memiliki kursi di DPRD sangat dominan dan tak bisa
diremehkan oleh calon-calon wali kota yang akan bertarung dalam Pilkada
Singkawang 2007.
"Parpol kecil yang tak memiliki suara signifikan
di legislatif jangan diremehkan. Peluangnya sama besar dengan partai
politik yang ada di kursi legislatif. Bahkan, kebanyakan sekali bahwa
koalisilah yang biasanya bisa mengantarkan kesuksesan sang kepala daerah.
Bukti kongrit adalah, di Kabupaten Sambas. Dimana koalisilah yang menang
dalam pilkada," kata Zainal Abidin, saat berdiskusi dengan Pontianak Post,
kemarin.
Menurut Zainal, bila parpol yang tak punya kursi dan
punya suara signifikan tentu bisa bergabung dengan parpol lain baik yang
ada kursinya di DPRD maupun yang tidak. "Parpol yang tak punya kursi di
legislatif ada dua cara dilakukan. Pertama bergabung dengan parpol yang
memiliki kursi di legislatif. Kedua, parpol yang tidak punya kursi
tersebut bergabung bersama-sama atau berkoalisi."
"Yang sering
terjadi adalah, parpol-parpol tersebut berkoalisi dan mencalonkan kepala
daerah tersendiri, tanpa harus bergabung dengan partai yang memiliki kursi
di legislatif," katanya memberikan penjelasan.
Diakuinya, bila
sudah memenuhi persyaratan minimal 15 persen suara sah, maka parpol atau
koalisi tersebut berhak mengajukan satu nama calon wali kota. "Perlu
diketahui di Kota Singkawang ini hanya ada dua parpol yang bisa
mencalonkan wali kota tanpa harus berkoalisi atau bergabung. Partai itu
yakni PDI Perjuangan dan Partai Golkar. Sedangkan yang lainnya harus
bergabung. Kita prediksi ada tiga sampai lima pasangan calon wali kota
yang akan maju dalam Pilkada Singkawang ini. Dua dari partai yang memiliki
suara 15 persen, sedangkan tiga pasangan calon diajukan oleh partai yang
berkoalisi," katanya memprediksi.
Ditanya apakah PBB sudah ada
yang meliriknya bersama Koalisi Singkawang Bersatu, Zainal menegaskan
selama ini sudah ada beberapa calon wali kota yang merapat ke KSB. "KSB
belum memberikan kepastian. Kita hanya melakukan pembicaraan informal
saja, tanpa harus ada deal-deal politik. Saat ini saya tidak mau
menyebutkan siapa saja yang sudah melakukan pembicaraan dengan KSB," kata
Zainal. (zrf) |