saya pribadi juga kurang setuju di milis ini memakai kata Peh-Cun, 
karena saya orang singkawang tapi tidak tahu apa itu peh cun. pertama 
saya kira in pe cun huehuehue..
saya merasa banyak org singkawang juga kurang tahu apa itu Peh-Cun
mungkin lebih baik memakai bahasa hakka aj d ^^

Trim's

--- In [email protected], "Hendy Lie" <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
>
> Dear Jung That,
> 
> Emang benar hari Peh-Chun itu yang makan bakcang dan ada lomba 
perahu naga. Kata Peh-Cun sendiri berasal dari kata Hokkian yang 
artinya dayung (peh) perahu (cun). Kalo bahasa Hakka artinya 'pha-son'
> 
> Kalau mau tau sejarah tentang hari Peh-Cun bisa dibaca di link 
berikut:
> 
> http://id.wikipedia.org/wiki/Peh_Cun
> http://indonesian.cri.cn/1/2006/06/02/[EMAIL PROTECTED]
> http://indonesian.cri.cn/chinaabc/chapter18/chapter180104.htm
> 
> Btw, saya kurang sreg pakai kata 'Peh-Cun'. Pertama itu bahasa 
Hokkian, jarang sekali dipakai di Singkawang. Lebih tepat kalo pake 
bahasa Hakka aja :). Kedua, di Singkawang (setau saya) juga tidak ada 
festival lomba perahu Naga. Yang biasa dirayakan pas hari itu adalah 
makan bakcang dan mandi (ng si sui) doank 
> 
> Oh ya, kita nyebutnya apa ya hari 'Peh-Cun' dalam bahasa Hakka? 
Kalau saya cuman taunya 'ko-ciet' doank :)
> 
> Thanks
> 
> Salam,
> Hendy Lie
> 
> 
> ----- Original Message ----- 
> From: "jungthat" <[EMAIL PROTECTED]>
> 
> HARI PEH-CUN itu hari apa seh? apa makan bakcang, perahu naga 
> atau apa? dan ada yg tahu sejarah nya nda?
> Mohon penjelasan nya 
> trims
>


Kirim email ke