Ingat ga waktu sekolah, selalu digembar gemborkan, kita ini negara 
kaya. Pembodohan masal tuh. Saat ini, dilihat dari sisi manapun, 
Indonesia jelas negara miskin.

EKONOMI MAKRO, GDPnya jauh dibawah rata2 GDP negara2 asean.

MIGAS, buktinya mana ? Lah, kita ini pengimport BBM. Hasil migas, 
kontribusinya apa buat pembangunan indonesia ? Belum jelas kelihatan

KEKAYAAN ALAM FLORA & FAUNA, tetap tidak bisa mengangkat taraf hidup 
rakyat, adanya cuma temporary

PERIKANAN, ikan di laut, kalo kaga ditangkapin, kaga akan bikin 
kaya, ntar juga tuh ikan berenang ke perairan china ato aussie

BUDAYA, mungkin kaya aneka ragamnya, tapi miskin pelestariannya. 
ngak lama lagi juga bergeser tuh budaya, termakan dampak perut.

WISATA, ini jelas kita termasuk negara miskin, punya barang tapi 
kaga laku dijual. Bali, jelas berpotensi, tetapi nilai jualnya 
berapa ? Belum bisa disebut kaya. Mungkin dahulu sebelum kasus bom 
bali, bisalah bali dibilang kaya wisata.

APA LAGI NEH ? hehehe......just another angle of viewing. 
POLITIK, baru merdeka neh.....

The MAP is not the TERITORY. 
Barang yang sama, setiap orang bisa melihat dari kacamata yang 
berbeda, dan bisa mempersepsikannya dengan cara masing-masing.

So, INDONESIA, negara MISKIN boo..... Ada yang bilang kaya, 
monggo....

Piau


--- In [email protected], "TJ" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Pak Dayat & Ci Lidya,
> Mungkin ini salah satu hukum keseimbangan Alam yach..hehehe
> 
> What a Perfect World...
> 
> Suatu hari Tuhan tersenyum puas melihat sebuah planet yang baru 
saja 
> diciptakan-Nya.
> Malaikat pun bertanya, "Apa yang baru saja Engkau ciptakan, Tuhan?"
> 
> "Lihatlah, Aku baru saja menciptakan sebuah planet biru yang 
bernama Bumi,"
> kata Tuhan sambil menambahkan beberapa awan di atas daerah hutan 
hujan 
> Amazon.
> 
> Tuhan melanjutkan, "Ini akan menjadi planet yang luar biasa dari 
yang pernah 
> Aku ciptakan. Di planet baru ini, segalanya akan terjadi secara 
seimbang".
> 
> Lalu Tuhan menjelaskan kepada malaikat tentang Benua Eropa.
> 
> Di Eropa sebelah utara, Tuhan menciptakan tanah yang penuh peluang 
dan 
> menyenangkan seperti Inggris, Skotlandia dan Perancis.
> Tetapi di daerah itu, Tuhan juga menciptakan hawa dingin yang 
menusuk 
> tulang.
> 
> Di Eropa bagian selatan, Tuhan menciptakan masyarakat yang agak 
miskin,
> seperti Spanyol dan Partugal, tetapi banyak sinar m atahari dan 
hangat serta 
> pemandangan eksotis di Selat Gibraltar.
> 
> Lalu malaikat menunjuk sebuah kepulauan sambil berseru, "Lalu 
daerah apakah 
> itu Tuhan?"
> 
> "O, itu," kata Tuhan, "itu Indonesia. Negara yang sangat kaya dan 
sangat 
> cantik di planet bumi. Ada jutaan flora dan fauna yang telah Aku
> ciptakan di sana. Ada jutaan ikan segar di laut yang siap panen.
> Banyak sinar matahari dan hujan. Penduduknya Ku ciptakan ramah 
tamah,suka 
> menolong dan berkebudayaan yang beraneka warna. Mereka pekerja 
keras,siap 
> hidup sederhana dan bersahaja serta mencintai seni."
> 
> Dengan terheran-heran, malaikat pun protes, "Lho, katanya tadi 
setiap negara 
> akan diciptakan dengan keseimbangan. Kok Indonesia baik-baik semua.
> Lalu dimana letak keseimbangannya?"
> 
> Tuhan pun menjawab dalam bahasa Inggris, "Wait, until you see the 
idiots I 
> put in the government."
> 
> 
> Salam,
> Khiong
> 
> ----- Original Message ----- 
> From: Lidya Pei
> To: [email protected]
> Sent: Tuesday, June 26, 2007 9:37 PM
> Subject: Re: [Singkawang] Indonesia Miskin atau Kaya ?
> 
> 
> Dear Pak HB,
> Indonesia itu jelas jauh lebih kaya dibanding negara
> negara kecil yg disebutkan dicerita itu. Sekarang
> masalahnya kalo dibandingkan seumpama mengurus satu
> keluarga, Ortu jadi presidentnya, trus anaknya jadi
> rakyat. Nah yang mempunyai anak 2 dengan mempunyai
> anak 10 kan jauh lebih sulit yg mempunyai anak 10 itu
> kan. Mana rumahnya besar lagi, sering anak anak itu
> gak ketahuan ada diruangan yg mana, yg ada cuma
> laporannya doang, agak menyulitkan.
> Indonesia ini mirip dengan yg anaknya banyak trus
> rumahnya besar, udah dipisah dengan laut lagi jelas
> susah. Lebih celaka lagi anak anak ini sering nakal,
> dan bisa berkelit. Kasihan yg jadi President.Tidak
> segampang orang yg mencaci maki dan menghujat, siapa
> saja yg duduk dikursi itu aku yakin tidur mereka akan
> susah.
>


Kirim email ke