maaf pak ali, kalau saya tanya diri sendiri, sepertinya bapak orangnya 
sangat bijaksana, dan dalam beberapa diskusi, kalau menurut pengalaman 
pribadi saya, dan kalau saya tanya diri sendiri, sepertinya bapak selalu 
ingin berperan sebagai malaikat.

tapi sayangnya saat ini saya tidak perlu kebijaksanaan dari bapak, saya 
hanya tidak jelas dan perlu dijelaskan, atau bapak sebenarnya ingin sekali 
ditanya untuk menjelaskannya ? dan saya tidak membaca bahwa tulisan itu 
ditujukan kepada pemerintah sehingga saya tidak perlu bingung. setelah 
tulisan itu masuk ke email saya, apakah ternyata salah kirim ? atau cuma 
numpang lewat ? atau saya salah masuk milis ? kalo emang gitu keadaannya, 
mending saya keluar aja dari milis ini, nanti saya mau nanya tau2 buat 
pemerintah lagi, jadi capek de...

kalau bapak memang ingin ditanya...

apakah mudah tidaknya penyelesaian suatu masalah memang diukur dari 
"istilah" yang digunakan dalam penjelasan dan penyelesaiannya ? kalau gitu 
saya capek de...

dan apakah pemerintah negara yang sudah merdeka 60an tahun ternyata baru tau 
tentang keberadaan informasi itu sekarang sehingga perlu diimbau ? kalau 
gitu saya capek de...

dan apakah informasi itu harus turun dulu ke pemerintah untuk dikaji 
terlebih dahulu, baru boleh mengedukasikannya kepada saya yang salah satu 
anggota masyarakat luas ? kalau gitu saya capek de...

kalau gitu caranya, kita serahkan saja sama pemerintah... dan saya mau 
pulang tidur aja... capek de...

regards,
si capek



>From: Ali Hartono <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: [email protected]
>To: [email protected]
>Subject: RE: [Singkawang] Airtanah ? Apa dan Bagaimana Mencarinya ?
>Date: Thu, 12 Jul 2007 23:17:37 -0700 (PDT)
>
>Kepda saudara Hidayat, saya mengucapkan banyak terima kasih atas informasi 
>teknis yang dibagikan di sini.
>
>Kepada saudara Ardy, pada dasarnya penyelesaian suatu masalah tidak ada 
>yang mudah. Meskipun informasi dari saudara Hidayat agak rumit, tapi ini 
>bisa dijadikan bahan kajian bagi pemerintah.
>Karena pemerintah lah yang mampu dan harus menekuni hal ini untuk 
>kesejahteraan masyarakat umum. Pemerintah lah yang harus menjadikan 
>informasi ini menjadi mudah untuk dimengerti oleh masyarakat luas dan 
>mengedukasikan hal tersebut kepada mereka.
>
>Saya harap kepada saudara-saudara di milist ini yang merupakan bagian dari 
>instansi pemerintah atau yang akan menjadi bagian dari pemerintah dan 
>ormas-ormas yang ada untuk mmperhatikan informasi ini untuk dikaji lebih 
>lanjut. Terima kasih.
>
>Sekali lagi, saya ucapkan banyak terima kasih kepada saudara Hidayat.
>
>
>Salam,
>Ali Hartono
>
>
>ardy prasetya <[EMAIL PROTECTED]> wrote: ini maap ni pak de, ini... 
>menarik sih menarik... tapi sebenarnya lagi
>ngomongin apa ini ? gak tau ini bahasanya yang emang kelewatan rumitnya,
>atau apa saya yang bodo ?
>
>sebelumnya saya gak tau nih mau tanya ke siapa, mau tanya ke pak de, atau
>temannya pak de...
>
>judulnya sih ok... awalnya ringan, tapi kok semakin menuju ke klimaksnya
>yang ditunggu2, justru semakin rumit ? akhirnya jadi complicated banget.
>
>awalnya sih tertarik, sampai di tengah saraf2 otak dah mulai saling ikat,
>sampai ke bagian yang ditunggu2 otak malah kusut, kok justru jadi rumit
>sekali ? mungkin kalo ada orang pintar nanya : "jadi penyelesaiannya di 
>mana
>? kok kesannya seperti diputar2 dengan bahasa2 ilmiah ?", kalo tukul nanya
>jadi : "tiaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa.....iki ngomongin opo tiaaaaaaaaaa.......",
>mungkin emang saya yang bodo...
>
>yang saya gak nyangka, ternyata tukang-tukang sumur sekarang kalo nyari air
>dah pakai istilah "hidrogeofisika" atau "hidrogeokimia" atau "induce
>polarization"... kalau gitu memang saya udah terlambat banget...
>
>terakhir diucapkan : "selamat mencari...".... ok sih... tapi bagaimana
>caranya ? dengan istilah2 yang sangat spesifik seperti itu, apa caranya
>hanya ditujukan bagi ahli2 fisika dan kimia saja ?
>
>pak hidayat, sebenarnya di hati ada harapan lebih, tapi it's ok, thanks for
>sharing...
>
>regards,
>sibodo
>
> >From: Hidayat Boesran
>
> >Reply-To: [email protected]
> >To: [email protected]
> >Subject: [Singkawang] Airtanah ? Apa dan Bagaimana Mencarinya ?
> >Date: Tue, 10 Jul 2007 23:32:10 -0700 (PDT)
> >
> >
> >Pa' Dhe, air dari pdam kota singkawang ngalirnya senin - kemis sejak 
>jadul
> >(jaman dulu) ya ?
> >mandinya dimana kalo To Le jalan2 ke singkawang ?
> >Hhuuss, To Le kalo mau ke singkawang ya pegi aja, kog mikirin mandi !
> >Mandi pake dua jari aja, celupin di air aqua !
> >Usapin dua jari itu ke mata kiri kanan, mumet (pusing) aku !
> >Pa' Dhe ngedumel (ngomel) yaa ?
> >Pa Dhe, nyari mata air sing gampang, uakeh banyune pie (cari mata air yg
> >mudah, banyak airnya gimana) ?
> >
> >Siapkan garam secukupnya, letakan garam tsb. di tanah pada 5 s/d 6 lokasi
> >yang jaraknya berjauhan (dibersihkan dari rumput2) pada saat matahari sdh
> >tenggelam, bentuk tumpukan garam tsb. berupa gunungan (kerucut) yang
> >tingginya kira2 10 cm, sama dengan gunungan garam dilokasi lainnya (utk
> >pedoman), tutup gunungan garam tsb. dengan panci, ember dsb.
> >Buka tutup gunungan garam tsb. pada saat subuh, amati ketinggian garam 
>tsb.
> >pilih gunungan garam yang paling rendah dan basah (dikarenakan penguapan)
> >diantara gunungan garam lainnya. nah itulah lokasi airnya yang paling
> >banyak diantara lokasi2 lainnya. bikin sumur disitu.
> >
> >Thank's dahsyat ya Pa' Dhe, tapi kog gunungan garamnya bisa jadi rendah 
>sih
> >Pa' Dhe ?
> >Pikir sendiri, renungkan sendiri, ingat pelajaran sekolah dulu ?
> >Iya . . . iya . . . Pa' Dhe, To Le buka lagi buku2 pelajaran sekolah 
>dulu.
> >Tapi kalo cuman dapat satu sumur ya ngga cukup lho Pa' Dhe buat orang
> >banyak di singkawang ? Jadi harus gimana Dhe ?
> >Pa' Dhe nanya dengan tetangga Pa' Dhe dulu yaa yang kerjanya di LIPI.
> >
> >
> >
> >
> >Seorang kawan (Rachmat Fajar Lubis)
> >yg sedang berada di Jepang, bukan belajar gempa tetapi tentang air tanah.
> >Ya,
> >belajar tentang air tanah. mengapa ? Karena air akan menjadi bahan 
>komoditi
> >ketika nanti kita kesulitan mencari air tawar dan air baku untuk 
>kehidupan
> >sehari-hari. Pak Fajar ini mempelajari pengelolaan air tanah, beliau
> >bekerja di
> >Indonesia sebagai ahli air tanah di  Geotek LIPI,
> >Bandung. Pak Fajar saat ini berada di Chiba, Jepang dalam rangka Joint
> >Research.
> >
> >
> >Berikut tulisan sekelumit beliau
> >tentang air tanah.
> >
> >
> >Airtanah?
> >Apa dan Bagaimana Mencarinya?
> >
> >
> >Rachmat
> >Fajar Lubis
> >
> >
> >
> >
> >
> >Pertanyaan diatas seringkali muncul
> >ketika sumber air yang kita gunakan selama ini seperti air sungai, danau
> >atau
> >air hujan tidak bisa kita dapatkan. Satu hal yang pasti ini adalah
> >salahsatu
> >jenis air juga.
> >
> >
> >Hanya dikarenakan jenis air ini
> >tidak terlihat secara langsung, banyak kesalahfahaman dalam masalah ini.
> >Banyak
> >orang secara umum menganggap airtanah itu sebagai suatu danau atau sungai
> >yang
> >mengalir di bawah tanah. Padahal, hanya dalam kasus dimana suatu daerah
> >yang
> >memiliki gua dibawah tanahlah kondisi ini adalah benar. Secara umum
> >airtanah
> >akan mengalir sangat perlahan melalui suatu celah yang sangat kecil dan
> >atau
> >melalui butiran antar batuan
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >(Model
> >aliran airtanah melewati rekahan dan butir batuan)
> >
> >
> >Batuan yang mampu menyimpan dan
> >mengalirkan airtanah ini kita sebut dengan akifer. Bagaimana interaksi 
>kita
> >dalam penggunaan airtanah? Yang alami adalah dengan mengambil airtanah 
>yang
> >muncul di permukaan sebagai mataair atau secara buatan. Untuk pengambilan
> >airtanah secara buatan, mungkin analogi yang baik adalah apabila kita
> >memegang
> >suatu gelas yang berisi air dan es. Apabila kita masukkan sedotan, maka
> >akan
> >terlihat bahwa air yang berada di dalam sedotan akan sama dengan tinggi 
>air
> >di
> >gelas. Ketika kita menghisap air dalam gelas tersebut terus menerus pada
> >akhirnya kita akan menghisap udara, apabila kita masih ingin menghisap 
>air
> >yang
> >tersimpan diantara es maka kita harus menghisapnya lebih keras atau
> >mengubah
> >posisi sedotan. Nah konsep ini hampirlah sama dengan teknis pengambilan
> >airtanah dalam lapisan akifer (dalam hal ini diwakili oleh es batu) 
>dengan
> >menggunakan pompa (diwakili oleh sedotan)
> >
> >
> >Hal yang menarik, jika kita tutup
> >permukaan sedotan maka akan terlihat bahwa muka air di dalam sedotan akan
> >berbeda dengan muka air didalam gelas. Perbedaan ini akan mengakibatkan
> >pergerakan air. Sama dengan analog ini, airtanahpun akan bergerak dari
> >tekanan
> >tinggi menuju ke tekanan rendah. Perbedaan tekanan ini secara umum
> >diakibatkan
> >oleh gaya gravitasi (perbedaan ketinggian antara daerah pegunungan dengan
> >permukaan laut), adanya lapisan penutup yang impermeabel diatas lapisan
> >akifer,
> >gaya lainnya yang diakibatkan oleh pola struktur batuan atau fenomena
> >lainnya
> >yang ada di bawah permukaan tanah. Pergerakan ini secara umum disebut
> >gradien
> >aliran airtanah (potentiometrik). Secara alamiah pola gradien ini dapat
> >ditentukan dengan menarik kesamaan muka airtanah yang berada dalam satu
> >sistem
> >aliran airtanah yang sama.
> >
> >
> >Mengapa pergerakan atau aliran
> >airtanah ini menjadi penting? Karena disinilah kunci dari penentuan suatu
> >daerah kaya dengan airtanah atau tidak. Perlu dicatat : tidak seluruh
> >daerah
> >memiliki potensi airtanah alami yang baik.
> >
> >
> >Model aliran airtanah itu sendiri
> >akan dimulai pada daerah resapan airtanah atau sering juga disebut 
>sebagai
> >daerah
> >imbuhan airtanah (recharge zone). Daerah ini adalah wilayah dimana
> >air yang berada di permukaan tanah baik air hujan ataupun air permukaan
> >mengalami proses penyusupan (infiltrasi) secara gravitasi melalui lubang
> >pori
> >tanah/batuan atau celah/rekahan pada tanah/batuan.
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >(Model
> >siklus hidrologi, dimodifikasi dari konsep Gunung Merapi-GunungKidul)
> >
> >
> >Proses penyusupan ini akan
> >berakumulasi pada satu titik dimana air tersebut menemui suatu
> >[EMAIL PROTECTED] struktur batuan yang bersifat kedap air (impermeabel).
> >Titik akumulasi ini akan membentuk suatu zona jenuh air (saturated zone)
> >yang seringkali disebut sebagai daerah luahan airtanah (discharge zone).
> >Perbedaan kondisi fisik secara alami akan mengakibatkan air dalam zonasi
> >ini
> >akan bergerak/mengalir baik secara gravitasi, perbedaan tekanan, kontrol
> >struktur batuan dan parameter lainnya. Kondisi inilah yang disebut 
>sebagai
> >aliran airtanah. Daerah aliran airtanah ini selanjutnya disebut sebagai
> >daerah
> >aliran (flow zone).
> >
> >
> >Dalam perjalananya aliran airtanah
> >ini seringkali melewati suatu lapisan akifer yang diatasnya memiliki
> >lapisan
> >penutup yang bersifat kedap air (impermeabel) hal ini mengakibatkan
> >perubahan
> >tekanan antara airtanah yang berada di bawah lapisan penutup dan airtanah
> >yang
> >berada diatasnya. Perubahan tekanan inilah yang didefinisikan sebagai
> >airtanah
> >tertekan (confined aquifer) dan airtanah bebas (unconfined aquifer).
> >Dalam kehidupan sehari-hari pola pemanfaatan airtanah bebas sering kita
> >lihat
> >dalam penggunaan sumur gali oleh penduduk, sedangkan airtanah tertekan
> >dalam
> >sumur bor yang sebelumnya telah menembus lapisan penutupnya.
> >
> >
> >Airtanah bebas@(water table) memiliki
> >karakter berfluktuasi terhadap iklim sekitar, mudah tercemar dan 
>cenderung
> >memiliki kesamaan karakter kimia dengan air hujan. Kemudahannya untuk
> >didapatkan membuat kecenderungan disebut sebagai airtanah dangkal 
>(Padahal
> >dangkal atau dalam itu sangat relatif lho).
> >
> >
> >Airtanah tertekan/ airtanah
> >terhalang inilah yang seringkali disebut sebagai air sumur artesis
> >(artesian
> >well). Pola pergerakannya yang menghasilkan gradient potensial,
> >mengakibatkan adanya istilah artesis positif ; kejadian dimana potensial
> >airtanah ini berada diatas permukaan tanah sehingga airtanah akan 
>mengalir
> >vertikal secara alami menuju kestimbangan garis potensial khayal ini.
> >Artesis
> >nol ; kejadian dimana garis potensial khayal ini sama dengan permukaan
> >tanah
> >sehingga muka airtanah akan sama dengan muka tanah. Terakhir artesis
> >negatif ;
> >kejadian dimana garis potensial khayal ini dibawah permukaan tanah 
>sehingga
> >muka airtanah akan berada di bawah permukaan tanah..
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >Jadi, kalau tukang sumur bilang
> >bahwa dia akan membuat sumur artesis, itu artinya dia akan mencari 
>airtanah
> >tertekan/airtanah terhalang ini.. belum tentu airnya akan muncrat dari
> >tanah ;p
> >
> >
> >Lalu airtanah mana yang akan dicari?
> >
> >
> >Itulah yang pertama kali harus kita
> >tentukan. Tiap jenis airtanah memerlukan metode pencarian yang spesifik.
> >Tapi
> >secara umum bisa kita bagi menjadi :
> >
> >
> >Metode berdasarkan aspek fisika (Hidrogeofisika)
> >: Penekanannya pada aspek fisik yaitu merekonstruksi pola sebaran lapisan
> >akuifer. Beberapa metode yang sudah umum kita dengar dalam metode ini
> >adalah
> >pengukuran geolistrik yang meliputi pengukuran tahanan jenis, induce
> >polarisation (IP) dan lain-lain. Pengukuran lainnya adalah dengan
> >menggunakan sesimik, gaya berat dan banyak lagi.
> >
> >
> >Metode berdasarkan aspek kimia (Hidrogeokimia)
> >: Penekanannya pada aspek kimia yaitu mencoba merunut pola pergerakan
> >airtanah.
> >Secara teori ketika air melewati suatu media, maka air ini akan 
>melarutkan
> >komponen yang dilewatinya. Sebagai contoh air yang telah lama mengalir di
> >bawah
> >permukaan tanah akan memiliki kandungan mineral yang berasal dari batuan
> >yang
> >dilewatinya secara melimpah.
> >
> >
> >Metode manakah yang terbaik?
> >
> >
> >Kombinasi dari kedua metode ini akan
> >saling melengkapi dan akan memudahkan kita untuk mengetahui lebih lengkap
> >mengenai informasi keberadaan airtanah di daerah kita.
> >
> >
> >Selamat mencari airtanahc untuk kehidupan yang
> >lebih baik.
> >Chiba,
> >23 Agustus 2006
> >
> >
> >Semoga bermanfaat,
> >Salam Hormat,
> >HB.
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >________________________________________________________
> >Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
> >http://id.yahoo.com/
>
>_________________________________________________________________
>More photos, more messages, more storage—get 2GB with Windows Live Hotmail.
>http://get.live.com/en-id/mail/features
>
>
>
>=====================================================
>Hapus bagian email yang tidak perlu sebelum me-reply
>
>United Singkawang - [http://www.singkawang.us]
>Friendster - [http://www.friendster.com/singkawang]
>=====================================================
>Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>
>---------------------------------
>Don't pick lemons.
>See all the new 2007 cars at Yahoo! Autos.

_________________________________________________________________
Try it! Live Search: New search found. http://get.live.com/search/overview



=====================================================
Hapus bagian email yang tidak perlu sebelum me-reply

United Singkawang - [http://www.singkawang.us]
Friendster - [http://www.friendster.com/singkawang]
===================================================== 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/singkawang/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/singkawang/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke