Dear Rudi,

Thanks banget ya Rud atas koreksinya. 

Salam
Eugenia


----- Original Message ----
From: Rudi Dustika Teja <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Thursday, October 18, 2007 2:46:09 PM
Subject: Re: [Singkawang] Re: Berita heboh, Apakah Benar? (isu santet terhadap 
Awang Ishak)

Dear Eugenia,

 terlepas ada atau tidaknya "santet", tampaknya ada sedikit kerancuan di sini.


"Apakah tidak ada yg kepikiran untuk mengirim Santet melalui makanan dan 
minuman    (Konsumsi) yang dibagikan disaat kampanye, biar yang mencicipi 
makanan-makanan (Nasi bungkus dll) tersebut dipastikan akan memberikan suaranya 
kepada orang yang bersangkutan? "


Kalo menurut wikipedia  : 

Santet (bahasa Jawa: tenung, teluh) adalah upaya seseorang untuk mencelakai 
orang lain dari jarak jauh dengan menggunakan “ilmu hitam”. Santet dilakukan 
menggunakan berbagai macam media antara lain rambut, foto, boneka, dupa, 
rupa-rupa kembang, dan lain-lain. Seseorang yang terkena santet akan berakibat 
cacat atau meninggal dunia.

(sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Santet)

Nah kalo ada santet di makanan kampanye, berarti calon pemilih terancam ga bisa 
memberikan suara lantaran ud celaka duluan donk?

Mungkin yang Eugenia maksud malah "pelet" kali ya?

Kalau menurut wikipedia lagi:

Pelet merupakan jenis ilmu gaib yang berfungsi untuk mempengaruhi alam bawah 
sadar seseorang agar jatuh cinta kepada orang yang mengirim pelet tersebut. 
Sebetulnya tidak hanya di jawa, di setiap belahan dunia selalu dikenal "mantra 
cinta". Meskipun mungkin namanya bukan Ilmu Pelet, tapi fungsinya sama, yaitu 
untuk menanamkan rasa cinta di hati sasaran. Tradisi mistik dan spiritual 
merupakan konsep universal meskipun ditempuh dengan metode-metode yang berbeda. 
Setiap masyarakat yang meyakini adanya "kekuatan gaib", pastilah mereka 
mengenal berbagai ilmu spiritual, termasuk ilmu yang fungsinya untuk percintaan 
seperti Ilmu Pelet.

(sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Pelet)

Hehe..tapi masa iya sih? . 
Masa sih berbagai cara tersebut dipakai untuk mencapai tujuan? kalo sampe bener 
ngeri juga sih.. hehe .
Wah jangan sampai deh, itu mah nabung dosa di akhirat kalee...

Btw, emang masa kampanye udah dimulai ye? 



Salam,

Rudi.


eugenia wu <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Saya tidak yakin santet itu ADA, dan saya juga tidak yakin santet itu TIDAK ADA,
 
Hanya Membayangkan. ....
 
Apabila Santet itu ada, apabila santet itu bisa dikirimkan melalui karangan 
bunga....
Betapa gampangnya Santet dilakukan, betapa gampangnya manusia mendapatkan apa 
yg dinginkannya, Hanya dengan Menyantet... .
 
Apabila Santet segampang itu bisa dikirimkan melalui karangan bunga...
Apakah tidak ada yg kepikiran untuk mengirim Santet melalui makanan dan minuman 
   (Konsumsi) yang dibagikan disaat kampanye, biar yang mencicipi 
makanan-makanan (Nasi bungkus dll) tersebut dipastikan akan memberikan suaranya 
kepada orang yang bersangkutan?
 
Apabila Santet segampang itu dikirimkan, Apakah tidak ada yg kepikiran disaat 
membangunkan sesuatu (jalan, gedung dll) maka disertakan santet, supaya 
orang-orang yg memakai sarana yg dibuatkan tersebut akan tetap mendukung dia?
 
Apabila santet itu ada.....
Apabila santet itu tidak ada....
Apabila dan apabila....
Yang tertinggal hanyalah tanda tanya???
 
 
Salam 
 
Eugenia

 





  
 
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

Kirim email ke