http://www.pontianakpost.com/berita/index.asp?Berita=Singkawang&id=14571\ 7
Senin, 12 November 2007 Barindo Buka Posko Singkawang,- Barisan Indonesia (Barindo) dan mahasiswa peduli pemilu wali kota, mulai hari ini membuka posko pengaduan untuk mereka yang tidak memperoleh kartu pemilih. Demikian diungkapkan Pengurus Barindo Singkawang, Iwan Gunawan kepada Pontianak Post, kemarin. Menurut Iwan, langkah ini dilakukan agar masyarakat yang memiliki hak pilih bisa menyalurkan hak suaranya sesuai dengan hati nurani. "Kita berkerja sama dengan elemen mahasiswa sebagai peduli pemilu wali kota. Inisiatornya datang dari mahasiswa seperti, Uray Iswani, Robby Fajar dan Uddin. "Ini adalah, bentuk tanggungjawab kita bersama dalam memantau jalannya pemilu kepada daerah," kata dia. Iwan sangat berharap, masyarakat ikut bergabung bersama mereka demi perbaikan Singkawang kedepan. "Kita inginkan masyarakat bergabung dan segera melaporkan bila ada keluhan yakni tidak memperoleh kartu pemilih," kata Iwan. Posko pengaduan ini akan menempati seuah rumah depan Puskesmas Pasar. "Disana ada petugas dan nanti akan kita salurkan kepada pihak-pihak yang berkompeten," kata Iwan. Hal senada juga diakui oleh Akiong. Pihaknya juga akan membuka posko pengaduan. "Posko pengaduan ini akan dibuka di lima kecamatan. Untuk sementara banyak berada di Kelurahan Pasiran, termasuk di Jalan Tani dan samping Kantor Lurah Pasiran," kata Akiong, warga GM Situt ini. Bila memang tidak ada tanggapan dari pemerintah atau penyelenggara pemilu soal kartu pemilih ini, kata Akiong, pihaknya bisa saja menurunkan massa. "Persoalan ini harus dituntaskan. Harus ada jawaban pasti. Kita mau pemilu berkualitas, tapi pendataan pemilu tak becus," kata Akiong. Banyak pihak mengeluhkan mengapa dalam waktu yang sempit kartu pemilih baru dibagikan, padahal tender pembuatannya sudah lama dilaksanakan. "Apakah ini merupakan skenario dari KPU," kata Iwan Gunawan dengan nada bertanya. (zrf)
