Pemerintah: Hati-Hati SMS Santet! 
Achmad Rouzni Noor II - 
detikinet



ilustrasi 
(ist.) 
Jakarta - Pemerintah dan regulator 
telekomunikasi angkat bicara soal SMS santet yang ramai beredar. Masyarakat 
diminta untuk berhati-hati. 

Dirjen Postel Depkominfo Basuki Yusuf 
Iskandar menegaskan isu santet yang dikirimkan melalui pesan singkat tidak 
benar 
dan tidak perlu dibesar-besarkan lagi.

"Isu itu sama sekali tidak benar 
karena secara logika sangat tidak masuk akal. Jadi jangan dibesar-besarkan 
lagi," ujarnya kepada detikINET, Senin 
(12/5/2008).

Anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia, Heru Sutadi 
juga meminta masyarakat agar jangan resah. Ia berharap, SMS yang terkirim tanpa 
pengirim yang jelas atau diketahui, tidak ditanggapi begitu saja.

Pun, 
Heru menegaskan, dunia teknologi informasi dan telekomunikasi adalah dunia 
logika yang secara forensik bisa ditelusuri, SMS itu benar atau tidak, dan dari 
mana berasal.

"Sebab mungkin saja ini untuk menjauhkan masyarakat dari 
alat telekomunikasi," ujarnya.

Ia juga memungkaskan, pengiriman SMS 
berwarna saat ini dimungkinkan. Dengan bantuan internet, SMS juga bisa dikirim 
dengan nomor aneh maupun nama tertentu.

"Oleh sebab itu, masyarakat perlu 
secara kritis dan berhati-hati untuk tidak menanggapi begitu saja SMS yang 
terkirim tanpa pengirim yang jelas atau diketahui," tandasnya.


      
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and 
know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.  
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ

Kirim email ke