Go...Singkawang...Go... Sebelum menanggapi tulisannya Hendra Bong, ingin saya kemukakan bahwa pro dan kontrak akan senantiasa mewarnai kehidupan berdemokrasi kita. Itu sudah sangat sangat alamiah sifatnya, asalkan saja tidak berkembang dan diperuncing menjadi konflik terbuka apalagi sampai berdarah-darah.
Saya sependapat dengan gagasannya iseko bahwa masalahnya bukan terletak pada tionghoa atau non tionghoa. Akan tetapi, selain persoalan aturan, yang terpenting menurut saya adalah masalah "EGO": Pribadi, Golongan dan Kelompok. Masing-masing orang/pribadi, golongan dan kelompok merasa "paling berhak" menjadi panita CGM atau kegiatan apapun dan akan SUKSES BESAR manakala mereka yang menyelenggarakannya. Egoisme telah membuat orang tidak mau bekerja sama dan bekerja dalam satu tim (team work). Egoisme memang telah terbukti memberangus nilai-nilai kebersamaan, saling menghormati dan menghargai serta nilai-nilai luhur lainnya. Sudah bukan zamannya, mengorbankan kepentingan yang lebih luas hanya untuk menonjolkan kepentingan pribadi, golongan dan kelompok yang sifatnya sesaat. Sudah saatnya benar-benar memikirkan kemajuan Kota Singkawang khususnya di Bidang Pariwisata dengan menawarkan program dan format acara yang jitu sehingga dapat menarik sebanyak-banyaknya wisatawan lokal dan mancanegara. Untuk kesuksesannya, tentu tidak bisa dilakukan sendiri dan perlu merangkul setiap orang, pihak, golongan dan kalangan secara bergandengan tangan bukan jotos-jotosan.... Semoga CGM 2009 lebih baik lagi.... Regard, Olenjoey
