Harrier Dipastikan Dum Singkawang, Mantan Wali Kota Singkawang Drs Awang Ishak MSi boleh berbangga diri atas keengganannya mengembalikan mobil jabatan Toyota Harrier yang bukan haknya. Pasalnya, Wali Kota Hasan Karman SH MM berdasarkan telaah para staf lebih memilih menyetujui permohonan dum yang diajukan Awang Ishak. Skenario tersebut terungkap dari pertemuan Wali Kota beserta jajarannya dengan Komisi A DPRD Kota Singkawang di ruang Sidang Utama, Selasa (12/8) siang.
"Saya tidak suka dan tidak perlu cara kekerasan. Terlebih, saya juga respek terhadap pendahulu yang terhitung sudah orang tua. Untuk menarik kembali mobil jabatan adalah tugas Sekda dan Asisten," tutur Hasan. Terhadap aspirasi masyarakat yang menginginkan setiap aset harus kembali dan dikuasai Pemkot, Wali Kota memastikan tetap melaksanakan. Langkah konkritnya, memerintahkan Asisten Administrasi dan Umum Kota Singkawang Ramzi Nurdin SSos segera menyurati Awang Ishak. Isinya, meminta mantan wali kota tersebut mengembalikan mobil jabatan Toyota Herrier senilai Rp 600 juta pada pembelian tahun 2002 kepada Pemkot. "Kalau mobil jabatan hendak di-dum boleh saja seperti permohonan Awang. Asal kita ikuti aturan yang berlaku. Pemerintah punya wibawa demikian juga legislatif. Jika semua sudah tidak ada wibawa alamat apa kata dunia," ujarnya. Ramzi yang dikenal dekat dengan Awang juga mendapat wejangan dari Hasan agar tidak perlu sungkan dan menghilangkan rasa subjektif. Pastinya, proses dum berjalan setelah mobil jabatan lebih dahulu kembali kepada Pemkot. Dibuktikan dari kehadiran Toyota Harrier di Kantor Wali Kota Singkawang. "Prosedur harus tetap berjalan dan peraturan harus ditegakkan terlebih dahulu. Tidak bisa semau-mau aku. Bagaimana mau jadi legislatif kalau mobil dinas saja tidak dikembalikan," tegas anggota DPRD Bong Cin Nen. Lebih lanjut Bong membeberkan kepala daerah sesuai ketentuan hukum diperbolehkan menggunakan tiga jenis mobil dengan status yang berbeda-beda. Yakni, mobil jabatan, mobil operasional dan mobil rumah tangga. "Kepada Wali Kota silahkan membeberkan mobil apa saja yang saat ini dipergunakan," tukasnya. Terhadap tanggapan itu, Hasan membeberkan hanya dua unit. Yaitu, X Trail sebagai mobil operasional dan mobil PKK untuk Emma Hasan Karman. "Penggunaan mobil Toyota Fortuner menyangkut wibawa wali kota sebagai symbol daerah. Selama ini dalam kunjungan kerja ke Gubernur di Kota Pontianak hanya Wali Kota Singkawang yang mengendari X Trail. Sementara kepala daerah lain menggunakan Fortuner," terangnya. Walaupun rakyat Kota Singkawang masih banyak miskin, Hasan menegaskan jauh lebih baik Wali Kota menggunakan mobil dinas sesuai standar protokoler. "Bupati Jembarana silahkan saja pakai mobil dinas butut. Walaupun kita terpuruk namaun tidak harus mengenakan pakaian compang-camping," ujarnya. Sementara Ketua Komisi A Paryanto mendesak Asisten Administrasi dan Umum menyatakan batas waktu pengembalian mobil jabatan dari Awang Ishak. Mengingat niat baik dari mantan wali kota tersebut sudah tidak ada. "Ini sudah pertemuan kedua membahas pengembalian asset daerah yang ada sama Awang Ishak. Bila rumah dinas sudah tuntas sekarang mobil dinas. Karena waktu tujuh bulan sudah cukup panjang maka perlu kejelasan batas waktu pengembalian," tandasnya. Paryanto juga menyatakan kekecewaan dengan kinerja eksekutif yang stagnan menindaklanjuti permohonan dum dari Awang Ishak sejak Mei 2007. Sementara permohonan dum yang ditujukan kepada wali kota cq sekda tersebut perlu kejelasan. Ditolak atau disetujui. "Barang itu harus diletakkan di Pemkot karena sudah lama hilang. Sekarang, Asisten berani atau tidak mengambil kembali mobil jabatan tersebut," sambut Wakil Ketua Komisi A Agustinus Y Palen. Menanggapi hal tersebut, Ramzi menyatakan sebagai staf tetap berusaha secepatnya. Tanpa target waktu sehingga tidak membebaninya. "Karena jelas prosedur permohonan pengambilan kepada Awang Ishak minim respon maka kita lebih memilih menempuh jalur memproses permohonan dum. Dan segera akan kita bentuk panitia penghapusan dan panitia penaksiran asset mobil jabatan tersebut," timpalnya. (man) Source : http://www.equator-news.com/index.php?mib=berita.detail&id=5143
