Kader dan Simpatisan PG Kecewa - Penentuan Nomor Urut Caleg

Singkawang,-  Pendaftaran caleg oleh Partai Golkar ke Komisi Pemilihan
Umum Kota Singkawang ternyata menyisakan masalah bagi internal partai
berlambang pohon beringin tersebut. Sebab, kader dan simpatisan mereka
kecewa setelah mengetahui kalau caleg-caleg yang ditetapkan tak sesuai
dengan apa yang mereka harapkan.

Guna menyikapi masalah tersebut, tim penyusunan caleg Partai Golkar
Kota Singkawang yang terdiri dari Erwin Ananta, Dedi Mulyadi, Asmara
Dewi, Angguang, Edward Iswardi, Asyari SH, Bong Cin Nen SPd akan minta
pertemuan dengan pengurus DPD Partai Golkar terhadap penentuan nomor
urut caleg tersebut.

Menurut juru bicara tim penyusunan caleg, Erwin Ananta kepada
Pontianak Post, pihaknya tidak mengetahui kalau nama caleg yang
diusulkan itu berubah.

"Waktu disusun di DPD sudah clear. Tak tahunya, setelah dibawa ke DPD
Provinsi Kalbar, ternyata berubah total. Inilah yang akan disikapi.
Sebab, kader dan simpatisan Partai Golkar sangat kecewa," kata Erwin
menjelaskan.

Dia mengakui, kalau porsi DPD PG Kota Singkawang itu 80 persen yang
menentukan urutan caleg, sementara DPD PG Provinsi Kalbar hanya 20
persen saja.

"Kita khawatir ini, telah terjadi intervensi yang berlebihan. Untuk
itu, kita minta penjelasan secara resmi," kata Erwin.

Kata Erwin, waktu itu tanggal 16 Agustus 2008 DPD Partai Golkar
Singkawang menggelar rapat setelah itu diserahkan ke provinsi untuk
diketahui.

"Setelah itu, baru pukul 10 malam diakui Ketua DPD Partai Golkar baru
menerima faksimile dari DPD Partai Golkar Provinsi Kalbar. Faks
sendiri tidak diperlihatkan. Apalagi, kita sudah menghubungi provinsi,
ternyata tanggal 18 Agustus nama-nama caleg itu sudah ada di Singkawang.

Mengherankan lagi, nama-nama caleg itu juga tak diketahui Sekretaris
DPD PG Singkawang, padahal dia yang menandatanganinya. Itu setelah
dikonfirmasi. Sekretaris mengaku, baru tahu di KPU," kata Erwin.

Sementara itu, Edward Iswardi sebagai pengurus DPD PG Singkawang yakni
OKK juga tak mengetahui penyusunan caleg ini.

"Saya sendiri saja tak tahu nomor berapa. Setelah di KPU baru tahu.
Seharusnya, penyusunan caleg itu diketahui bidang saya," kata Edward.
(zrf) 

Source : www.pontianakpost.com

Kirim email ke