Selakau,- Untuk mencegah ledakan penduduk, penggalakan KB perlu ditingkatkan. "Penyadaran masyarakat pentingnya keluarga berencana perlu ditingkatkan agar tercipta keluarga sejahtera dan membantu perekonomian rakyat," ungkap Camat Selakau U Joni Darwin selaku tuan rumah Bulan Bhakti Manunggal KB-Kes (TNKK) tingkat propinsi, Kamis (28/8) kemarin di Kantor Camat Selakau.
Dia mengakui program KB saat ini perlu didukung oleh komponen masyarakat. "Dengan mengatur jeda kelahiran minimal 5 tahun, maka keluarga dapat optimal mengelola kemandirian keluarga," timpalnya. Misalkan, kata dia, seorang bapak atau ibu tidak terlalu terbebani dengan banyak anak, sehingga bisa mengusahakan hal lain untuk meningkatkan perekonomian. Seperti urusan pendidikan, dengan jeda kelahiran orang tua dapat mengatur masa depan anak lebih baik dan biaya yang digunakan tidak terlalu banyak. Kemudian dalam skala negara, dia menyebutkan akan mengurangi jumlah penduduk yang kian mengkhawatirkan. "Bagaimana pun setiap bayi yang lahir merupakan tanggung jawab negara dimana mengenai akses pendidikan, pekerjaan, dan kebutuhan dasar lainya agar tetepa terpenuhi," katanya. Sedangkan, papar dia, pemerintah memiliki keterbatasan. Oleh sebab itu, tugas dan tanggung jawab bersama merupakan hal penting untuk menuju kehidupan yang lebih baik. "Semoga dengan kegitan TNKK ini dapat meningkatkan penyadaran masyarakat arti KB, menciptkan Ibu sehat dan keluarga sejahtera," timpalnya. Berbagai kegiatan sosial akan dilaksanakan dalam rangka bulan bhakti TNI Manuggal KB-Kes ini, seperti sunatan massal kepada 15 anak, pelayanan KB, pemasangan inflan, KB suntik. Selain itu pula, dalam kesempatan yang sama diberikan secara simbolis kartu Jamkesmas kepada masyarakat oleh Bupati Sambas Ir Burhanuddin A.Rasyid, yang disusul pengembalian kartu BLT oleh lima orang sebagai wujud penigkatan kesejahteraan hidup masyarakat. Kelima orang ini merupakan warga Semelagi Besar Kecamatan Selakau. Disamping itu, direncanakan Danrem Tanjung Pura akan hadir dalam acara ini bersama rombongan, kemudian tim BKKBN tingkat propinsi maupun jajaran Muspida kabupaten Sambas. (har) Sumber : www.pontianakpost.com
