Rabu, 03 Desember 2008 , 08:13:00
Perhotelan Penyumbang Terbesar PAD Pariwisata
<http://www.pontianakpost.com/index.php?mib=berita.detail&id=10307#>

 SINGKAWANG – Perhotelan menjadi penyumbang terbesar pendapatan Asli Daerah
Sektor Pariwisata Kota Singkawang."Sumbangan terbesar untuk sektor
pariwisata masih berada di perhotelan," kata Sekretaris Daerah Kota
Singkawang Suhadi Abdullani menjawab Pontianak Post di Pontianak belum lama
ini. Kendati demikian, ia tidak menyebut berapa jumlah rupiah yang
dihasilkan tersebut. "Saya lupa berapa," katanya.

Menurut Suhadi, tingkat hunian hotel di kota Amoy ini masih terbilang
rendah. Saat ini, kata dia, rata-rata tamu menginap di hotel, adalah 1,8
hari. Ke depan, kata dia, akan digenjot lagi menjadi dua malam. "Terutama
dari para wisatawan yang berkunjung ke tempat-tempat wisata di Kota
Singkawang," katanya. Ia mengatakan, jika ingin membangun pariwisata,
tentunya harus berkaitan dengan banyak aspek. Salah satunya adalah peranan
objek wisata yang ada. "Selama ini kontribusi objek wisata belum semua
efektif peranannya di PAD. Tetapi sekarang sudah ada tambahan Sinka Island
dan Batu Belimbing yang akan segera dibuka," katanya.

"Batu Belimbing punya Pemerintah Daerah, namun dalam pengelolaannya
pemerintah akan menggandeng pihak swasta. Diharapkan nanti pajak dan
retribusinya besar," tambah Suhadi.Ia menambahkan, seiring dengan
perkembangan pariwisata, Kota Singkawang masih kekurangan hotel. Terutama
hotel berbintang dengan fasilitas yang memadai. "Nanti 5-6 tahun ke depan,
setelah adanya lapangan udara sebagai penunjang pariwisata, hotel akan kita
sesuaikan," jelasnya.

*

Godok HPL
*

Pemerintah, kata Suhadi, saat ini sedang menggodok Hak Penggunaan Lahan
untuk Taman Pasir Panjang. Karena asetnya, kata Suhadi, sampai saat ini
masih berada di bawah Pemkab Sambas. "Nanti untuk kejelasan Hak Guna
Bangunan. Kalau sudah jelas, bisa lebih baik," kata Suhadi.

Ia menjelaskan, pihaknya sudah mengusulkan kepada Badan Pertanahan Nasional
Kota Singkawang, yang lebih berkompeten. "Nanti BPN yang mengolah usulan
tersebut sampai ke tingkat propinsi," katanya. Suhadi berkata, Pemkot
Singkawang tidak menerima retribusi dan pajak dari Taman Pasir Panjang.
"Hanya menerima sumbangan dari pihak ketiga saja," ungkapnya. (ody)

Kirim email ke