PONTIANAK--MI: Sebagian kawasan di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, banjir 
karena air Sungai Singkawang meluap setelah hujan mengguyur daerah itu dalam 
tiga hari terakhir. 

Sekretaris Forum Komunikasi SAR Daerah (FKSD) Kota Singkawang, Yohanes Urip, 
saat dihubungi dari Pontianak, Rabu (10/12), mengatakan, sebanyak 20 warga di 
Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, mengungsi sejak Selasa (9/12) 
sore. 

Menurut dia, di kelurahan tersebut terutama di Jalan Pasar Turi dan Pasar Baru, 
ketinggian air di rumah penduduk mencapai lutut orang dewasa. "Setidaknya, ada 
19 kepala keluarga yang rumahnya terendam air," kata dia. 

Lima kepala keluarga (KK) atau 20 jiwa telah mengungsi ke sebuah bangunan di 
belakang Kantor Camat Singkawang Barat, tiga KK mengungsi ke tempat keluarga, 
sedangkan sisanya bertahan di rumah masing-masing. "Mereka yang bertahan 
khawatir dengan barang-barang mereka kalau rumah tidak dijaga," kata dia. 

Ia menambahkan, cuaca di Kota Singkawang dan sekitarnya masih terlihat mendung 
dengan diselingi gerimis. Pantauan terakhir Rabu (10/12) pagi, air sudah agak 
turun, namun warga yang mengungsi diperkirakan masih bertahan di tempat 
pengungsian untuk sementara karena khawatir cuaca kembali memburuk. Sejumlah 
bantuan telah disalurkan ke warga yang mengungsi seperti selimut, obat-obatan 
dan makanan minuman. 

Kota Singkawang yang berjarak 145 kilometer sebelah utara Pontianak cukup 
rentan terhadap ancaman banjir. Selain terletak tidak jauh dari bibir pantai, 
di sekitar kota berjuluk Seribu Kelenteng itu terdapat kawasan perbukitan. 

Yohanes Urip mengatakan, kawasan yang kerap terkena bencana banjir di 
Singkawang diantaranya Desa Sedau (Singkawang Selatan) dan Semelagi (Singkawang 
Utara). (Ant/OL-01)

Sumber : Media Indonesia

Kirim email ke