Sama dgn kota Yogyakarta dimana saat ini saya berdomisili
Sehari bisa 3 sampai 4 kali mati lampu.
Rekan saya di kota Denpasar (seputar jalan sesetan) juga mengalami hal yang 
sama.

Pa' Dhe.
Yogyakarta.




________________________________
Dari: Soesi W <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Kamis, 2 April, 2009 11:48:30
Topik: Re: [Singkawang] [PP] Aksi Keep Earth, 1 Jam Singkawang Gelap Gulita


Dear all,
 
Teman teman khususnya yg berdomisili di singkawang,
kayaknya kota kita memang sangat sangat spektakuler,
makin hari makin rajin mati lampunya...malah koran kemaren
mengumumkan 2 hari mati sekali, hebat kan?
 
Aku juga tak habis pikir, kenapa bisa sespektakuler ini,
siapa yang paling berpengaruh dengan suksesnya 
aksi mati lampu di kota kita nan indah ini...




________________________________
 From: "hendra.bong@ indosat.blackber ry.com" <hendra.bong@ indosat.blackber 
ry.com>
To: Milis United Skw <singkaw...@yahoogro ups.com>
Sent: Tuesday, March 31, 2009 11:56:28 PM
Subject: Re: [Singkawang] [PP] Aksi Keep Earth, 1 Jam Singkawang Gelap Gulita


Bung Ardy,

Singkawang makin parah nih soal listriknya. Kawasan rumahku baru saja hari 
Minggu kemarin padam 3 jam-an, tadi padam lagi sekitar 40 menit. Bahkan saya 
pantau separuh kawasan kota padam lho. Gerakan keep earth memang hebat ya, 
makin giat saja padamkan listrik.. :-)

Salam,
Hendra B. 
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
________________________________
 From: ardy prasetya 
Date: Tue, 31 Mar 2009 18:40:24 +0700
To: <singkaw...@yahoogro ups.com>
Subject: RE: [Singkawang] [PP] Aksi Keep Earth, 1 Jam Singkawang Gelap Gulita

Tuan Hendra,
Mudah-mudahan saja ada solusi kreatif efektif dari pemerintah kota Singkawang 
yang terpilih untuk bisa lebih menyediakan dan mencukupi berbagai elemen 
pokok/fundamental yang memadai bagi perkembangan kota Singkawang dan kehidupan 
masyarakatnya, termasuk listrik. Jangan sampai kegiatan keep earth seperti itu 
dijadikan sebagai alasan mulia untuk mematikan lampu beberapa hari sekali. Saya 
rasa pada dasarnya kita semua tidak perlu tahu itu urusan siapa, yang pasti 
adalah bahwa dengan menjadi pemerintah/pemimpin sebuah komunitas, berarti 
menerima mandat masyarakat untuk menyiapkan dan mengakomodasi segalanya 
(kasarnya, orang bilang sembelit/susah buang air pun akan pergi cari mereka). 
Kalau tidak nasibnya akan sama seperti kata Pramoedya Ananta Toer, ya minggir 
saja (baca:mundur saja). Biar tidak buang-buang waktu terus. Tentang bagaimana 
cara menyediakan segalanya itu ya harusnya mereka yang cari jawabannya. 
Terserah bagaimana. Kalau urusan-urusan pokok
 seperti itu saja tidak bisa dicarikan solusinya dan akhirnya tak berdaya, kita 
sebaiknya siap-siap untuk lebih pesimis lagi terhadap rencana-rencana besar 
yang katanya spektakuler.
Tuan Hendra, thanks buat info-infonya tentang Singkawang. Semua itu rasanya 
lebih berharga dan lebih riil daripada segala macam rencana pembangunan atau 
investasi atau ekonomi kerakyatan, makro, mikro atau apapun tetek bengek yang 
lain. Itu saja. Hah ngomong panjang lebar nanti juga gelap lagi..
PS. Tuan Hendra saja yang jualan listrik.

Best Regards.
 > To: singkaw...@yahoogro ups.com
> From: hendra.bong@ indosat.blackber ry.com
> Date: Tue, 31 Mar 2009 00:42:18 +0000
> Subject: RE: [Singkawang] [PP] Aksi Keep Earth, 1 Jam Singkawang Gelap Gulita
> 
> Bung Ardy,
> 
> Kenapa saya harus pesimis kali ini dan mengatakan pemkot tidak berdaya? 
> Karena dari informasi yang saya terima dari pelbagai sumber, kas pemkot itu 
> sangat terbatas. Tidak heran Pak Wali itu harus pandai-pandai melobi 
> pengusaha agar mau terlibat dalam pelbagai event, misalnya MTQ, CGM dan 
> lain-lain. Singkawang sangat bergantung kepada pendanaan luar, khususnya eks 
> warganya yang sukses di perantauan. Bagaimana pemkot bisa sediakan kapasitas 
> listrik lebih besar ? Bila Pemkot Singkawang seperti Pemda Kutai Kertanegara 
> atau Balikpapan, mungkin pandangan saya menjadi lain dan sangat optimis. 
> Dengan kas yang banyak, bisa saja membeli banyak mesin pembangkit dan 
> dikelola bekerjasama dengan PLN. Atau barangkali ada investor swasta yang 
> berminat jualan listrik di Singkawang ? Atau impor listrik saja dari Sarawak, 
> Malaysia ?
> 
> Namun begitu ada sedikit berita baik, PLN Singkawang telah membangun jaringan 
> SUTET yang sempat mendapat protes dari sejumlah warga yang rumahnya di bawah 
> jaringan SUTET dengan beberapa alasan. Saya tidak tahu bagaimana kelanjutan 
> proyek ini karena tidak mengikuti. Moga saja masalah listrik di Singkawang 
> bisa teratasi bila jaringan SUTET ini telah rampung dibangun/dipasang.
> 
> NB. Warga Singkawang tidak tahu bagaimana pengelolaan uang PPJU (pajak 
> penerangan jalan umum) sebesar 7% dari jumlah tagihan listrik PLN menjadi 
> total tagihan yang yang harus dibayarkan pelanggan. Moga saja ada 
> transparansinya kelak.
> 
> Salam,
> Hendra B.
> Sent from my BlackBerry®
> powered by Sinyal Kuat INDOSAT
> 
> ------------ --------- --------- ------
> 
> ~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~
> Hapus bagian email yang tidak perlu sebelum me-reply
> United Singkawang - http://www.singkawa ng.us
> ~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~
> 
> Yahoo! Groups Links
> 
> 
> 

________________________________
 What can you do with the new Windows Live? Find out 

   


      Lebih aman saat online. Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih 
cepat yang dioptimalkan untuk Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. 
Dapatkan IE8 di sini! 
http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer/

Kirim email ke