Seorang novelis, yang dalam setahun bisa menghasilkan
banyak buku, pernah berbagi pengalaman. Sebagai
penulis pemula, sangat penting menggali pengalaman
penulis lain. Pertanyaan yang paling sering diajukan
dalam forum-forum kepenulisan, yang juga ditanyakan ke
novelis yang satu ini adalah, “apa yang anda lakukan
ketika stag menulis?”
Lalu sang novelis menjawab, “saya berhenti sebentar,
untuk kemudian menulis lagi.”
“kalau masih stag?”
“berenti agak lama, melakukan kegiatan lain, lalu
mulai menulis lagi.”
“kalau tetep stag?”
“mungkin perlu ganti topik.”
“kalau topiknya nggak diganti?”
“saya mungkin perlu mengganti sudut pandangnya, karena
dengan mengganti sudut pandang, segala sesuatunya
menjadi kelihatan baru…”

Guys, semua kita setiap harinya ‘menulis’ di atas
kertas kehidupan kita masing-masing. Ada cerita riang,
ada sedih, ada kecewa, ada bahagia, ada susah, ada
senang, pokoknya semuanya. Tapi ada saatnya kita
merasa jenuh, menginginkan perubahan karena merasakan
ketidakbahagiaan yang terus-menerus. Kalau saja kita
yang memiliki kekuasaan untuk mengatur segala menjadi
sesuai dengan apa yang kita inginkan, tentu lain
ceritanya. Tapi sayangnya tidak. Nah mungkin di saat
seperti inilah, kita perlu mengganti sudut pandang.
Bahwa hidup kita tidak selalu persis seperti apa yang
kita lihat. Mungkin perlu sekali-sekali melihat
kehidupan kita dari sisi yang lain. Yang tidak pernah
kita pikirkan sebelumnya. Seperti kata sang novelis
tadi, siapa tahu setelah itu segala sesuatunya menjadi
lain dan kelihatan baru. Dengan begitu semangat bisa
tumbuh lagi.

Have a nice day!




      
____________________________________________________________________________________
Get easy, one-click access to your favorites. 
Make Yahoo! your homepage.
http://www.yahoo.com/r/hs 

Kirim email ke