Krisis finansial yg terjadi di amrik atau yg dikenal dengan sebutan subprime
mortgage terjadi karena adanya kompetisi yang sangat ketat dalam hal
penyaluran kredit perumahan (KPR). Industri properti di sono booming selama
tahun 2002-2005 (cmiiw). minan orang sono buat beli properti sangat tinggi.
nah, karena yg memasarkan KPR ada banyak perusahaan, maka terjadilah
persaingan diantara merek untuk bisa mendapatkan debitur sebanyak mungkin
tanpa mempertimbangkan resiko yg ada.

sekedar buat pengetahuan (ini berdasarkan pengalaman waktu gue sma disono,
hehehe), disono, utk mendapat kredit, orang akan mendapat credit score yang
dikeluarkan oleh lembaga credit scoring. semakin rendah nilainya, maka
semakin tidak layak org tersebut mendapat kredit. tapi karena persaingan,
akhirnya kredit score ini diabaikan. pokoke siapa ajah yg ngajuin kredit
disetujuin.

yang jadi masalah adalah, kredit yg disalurkan tsb menggunakan sistem bunga
seperti yg sekarang banyak ditawarkan oleh bank2 di indon.. yaitu satu tahun
pertama dengan fix rate, selanjutnya floating rate. biasanya, memasuki tahun
kedua, maka jumlah cicilan meningkat secara signifikan sehingga banyak
debitur yg gagal bayar. kondisi ini diperburuk dengan menurunnya sektor
properti disono.. harga rumah turun dan suku bunga naik. karena buanyak
buangat yg macet, terjadilah krisis finansial disono yg disebut dengan subprime
mortgage, sesuai dengan namanya, subprime mortgage loan.

nah, di indon, hal yg sama juga sangat mungkin terjadi.. ambil contoh di
kredit motor. hanya dg 200K (bahkan ada yg gratis) bisa bawa pulang motor.
coba ajah cek ke sekeliling rumah, ada brapa banyak tetangga anda yg ngambil
kredit motor? apakah menurut anda mereka sumua sanggup membayar cicilan
dengan baik? coba juga cek di depan tol bekasi timur? ada brapa banyak
tukang ojeknya? hampir semua motor yg dgunakan adalah motor yang masih
kredit? (tanpa bermaksud merendahkan) apa mereka semua itu pasti bisa
membayar cicilannya? coba cek di ruko robinson. ada brapa banyak motor yg
ditarik kembali oleh fif krn debiturnya gak bisa bayar? coba juga cek harga
motor second. apakah harganya naik?

kira2 kek gitu bro yg ane tau.. mungkin ada yg lbh menguasai, monggo.....


On 3/31/08, komarudin ibnu mikam <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>   brother Opik,
>
> tolong dun loe jelasin apa yang terjadi dengan USA dengan krisis
> financialnya. Gimana dengan kita?
>
> thanks bro!
>
>  
>



-- 
OpiK
http://taufiek.wordpress.com

Kirim email ke