Pilkada Pemekaran Daerah, Pemborosan APBN Yang Konyol (Jumat, 18 April 2008) [image: PDF]<http://www.pajak.go.id/index.php?view=article%3B&catid=91%3Aberita&id=5257%3Apilkada-pemekaran-daerah-pemborosan-apbn-yang-konyol-jumat-18-april-2008&format=pdf&option=com_content&Itemid=50> [image: Cetak]<http://www.pajak.go.id/index.php?view=article&catid=91%3Aberita&id=5257%3Apilkada-pemekaran-daerah-pemborosan-apbn-yang-konyol-jumat-18-april-2008&tmpl=component&print=1&page=&option=com_content&Itemid=50> [image: Email]<http://www.pajak.go.id/index.php?option=com_mailto&tmpl=component&link=aHR0cDovL3d3dy5wYWphay5nby5pZC8vaW5kZXgucGhwP3ZpZXc9YXJ0aWNsZSZpZD01MjU3JTNBcGlsa2FkYS1wZW1la2FyYW4tZGFlcmFoLXBlbWJvcm9zYW4tYXBibi15YW5nLWtvbnlvbC1qdW1hdC0xOC1hcHJpbC0yMDA4Jm9wdGlvbj1jb21fY29udGVudCZJdGVtaWQ9NTA=> Friday, 18 April 2008 00:42 Dalam dua tiga minggu belakangan Ini, masyarakat disuguhkan oleh tontonan dari pemilihan kepala daerah (Pilkada) di iawa Barai dan Sumateia Utara. Sebelumnya. Tangerang dan Maluku Utara juga menggelar Pilkada.
Kalau mau dihitung, hampir setiap tahun Indonesia harus menyelenggarakan pilkada di berbagai daerah. Maklum saja, ada 400an kabupaten dan 33 provinsi. Belum lagi pemilu nasional tahun depan, yang akan memilih anggota DPR dan DPD. Plus pemilihan presiden tentunya Anggaran pilkada, pemilu dan pilpres bakal menghabiskan ratusan triliun dari kantong APBN maupun APBD Belum lagi kalau proses pilkada mulur lantaran ada calon yang kalah dan tidak bisa menerima kekalahan secara jantan seperti yang terjadi di Maluku Utara. Alhasil, penrintah hanya membuang uang sia-sia. Padahal untuk anggaran pembangunan, pemerintah pusat dan pemerintah daerah kompak mengeluh tak punya dana dan pundi pundi uangnya derisit Jadi boleh di-bilang, pemerintah masih polos dan belum mampu menerapkan mana anggaran yang efisien dan efektif. Pemborosan anggaran yang tak kalah besar adalah biaya untuk pemekaran daerah Sudah bukan rahasia lagi pemekaran daerah telah berkembang menjadi ajang bagi-bagi kekuasaan dan uang bagi segelintir elite di daerah. Setiap tahun nyaris selalu muncul beberapa kabupaten baru Biasanya kabupaten baru ini belum punya Pendapatan Atk Daerah (PAD) dan hidupnya hanya mengandalkan bantuan pemerintah pusat dalam bentuk Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun Dana Alokasi Umum (DAU) Jad) jangan heran, kalau setiap tahun pos DAU dan DAK meningkat terus Pemekaran daerah yang terjadi selama Ini. boleh dlbilang lebih banyak mudharatnya daripada manfaatnya Bayangkan satu dua kecamatan dengan jumlah perduduk walau Mudah mcmirsta mervidi kabupaten sendiri dengan alasan demi keadilan dan kesejahteraan rakyat Padahal, daerah itu tidak memiliki potensi sumber pernghasilan sendiri yang memadai Napsu segelintir orang yang memang ingin berkuasa dan memperoieh uang secara mudah lebih banyak menyebabkan munculnya pemekaran daerah. Dan kalau sudah berkuasa biasanya Bupatinya lebih suka berada di Jakarta daripada membangun daerahnya *Sumber : Harian Ekonomi Neraca * 2008/4/23 arie kadir <[EMAIL PROTECTED]>: > ihsss... seru abis ....setuju dimekarin ....tapi kalo bisa dari > bandungnya dulu .....kalo bisa bekasi jadi propinsi ...BARU UTARA BARAT > TIMUR SELATANNYA BEKASI JADI KABUPATEN .....pun bekasi sangat besar > wilayahnya , sangat banyak asetnya tetap aja nyetornya juga banyak ...jika > bicara dari segi wilayah menurut saya sudah selayaknya jawa barat > dimekarkan...karena terlalu banyak daerah yang dikelola ....dan penumpukkan > kekuasaan yang besar itu jelas sekali mengurangi kontrol terhadap pengawasan > pembangunan didaerah sekitarnya ......Jika bekasi lepas dari jawa barat > otoritas pembangunan bekasi ada di tangan pemerintahan bekasi sendiri > ....Karena sudah sepatutnya bekasi memisahkan diri dalam pemerintahan > terlalu banyak birokrasi yang harus ditempuh untuk memajukan bekasi yang > sekarang ini jelas sekali berperan sebagai daerah penunjang jakarta ....bang > komar gimana ikutan acaranya...lain waktu masih ada lagikan ... > > ------------------------------ > Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it > now.<http://us.rd.yahoo.com/evt=51733/*http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ> > > -- Kurniawan I Kanwil DJP Kaltim
