si Abang bisa ajjah...
hhaghagg....

--- On Wed, 8/27/08, Yudi Aulia <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: Yudi Aulia <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: RE: [sma1bks] Fatwa MUI-
To: [email protected]
Date: Wednesday, August 27, 2008, 7:49 AM








Ternyata Rokok Tidak Berbahaya…lho
Banyak orang menghawatirkan bahaya rokok dan menakutinya, tapi setelah 
diselidiki oleh beberapa pakar dalam bidangnya ternyata rokok itu sama sekali 
tidak berbahaya. Kemudian para pakar sepakat untuk membuktikannya dengan 
mengambil dari beberapa hikayat pada zaman dahulu kala di mana pada waktu itu 
nenek moyang kitapun telah membuktikannya melalui beberapa percobaan, buktinya 
Seperti cerita di bawah ini, dia tetap sehat walafiat. Untuk lebih jelasnya 
dapat dibuktikan lewat penemuan oleh beberapa dari ahli di bawah ini: 
Pada zaman dahulu kala, Ada tiga orang dokter. Mereka Selalu bersama kemana 
saja mereka pergi. Tapi Ketiga-tiganya memiliki kegemaran berlainan. 
A. Dr Poni (suka main perempuan) 
B. Dr Joni (suka minum minuman keras) 
C. Dr Doni (suka segala jenis rokok). 
Suatu Hari ketiga sahabat ini berjalan jalan tanpa tujuan. Tiba-tiba ketiganya 
bertemu dengan sebuah Ketel/kendi (seperti cerita Aladin). Lalu salah seorang 
mengambilnya lalu meng-gosok2kan Ketel tersebut. Sejurus kemudian ASAP keluar 
dari corong ketel tersebut dan secara perlahan berganti menjadi satu mahluk 
yang menyeramkan yakni sesosok jin yang ganas. Lalu jin tersebut tertawa: “Ha 
ha ha…” Dan berkata” Akulah Jin Ifrit! Karena kamu telah membebaskan aku dari 
ketel itu maka Aku akan tunaikan apa saja permintaan kamu sekalian. Ketiga 
sahabat yang pada mulanya panik Dan takut menjadi gembira lalu termenungd 
berpikir tentang peluang dan kemauan masing-masing yang mungkin hanya sekali 
mereka jumpai dalam hidup mereka.
Lalu mereka Memilih kemauan mengikuti kegemaran masing-masing. 
Berkatalah si A, “Aku mau perempuan-perempuan muda dari berbagai bangsa di 
seluruh dunia dan letakkan dalam sebuah gua tertutup dan jangan ganggu aku 
selama 10 tahun.” Pufff ……..!! Dengan sekejap Mata jin itu menyempurnakan 
permintaan si A. 
Berkata siB, “Aku mau semua jenis arak dari seluruh dunia untuk bekal selama 
sepuluh tahun Dan letakkan dalam sebuah gua tertutup Dan jangan ganggu aku 
selama 10 tahun.” Pufff ……… !! Dengan sekejap Mata jin itu menyempurnakan 
permintaan si B. 
Berkata pula si C, “Aku mau semua jenis rokok dari seluruh dunia untuk bekal 
selama sepuluh tahun dan letakkan dalam sebuah gua tertutup dDan jangan ganggu 
aku selama 10 tahun.” Pufff ………. !! Dengan sekejap Mata jin itu menyempurnakan 
permintaan si C. 
Setelah genap 10 tahun, maka jin tersebut muncul kembali untuk membuka pintu 
gua masing-masing sebagaimana yang dijanjikan. Maka jin tersebut pergi membuka 
pintu gua si A, ketika dibuka maka keluarlah si A dengan keadaan kurus kering, 
berdiripun tidak bisa karena tidak sanggup untuk menggerakkan lutut sebab 
Hari-Hari hanya memuaskan nafsu dengan perempuan. Tiba-tiba si A pun jatuh 
ketanah lalu mati!! 
Setelah itu jin tersebut pergi ke gua si B, ketika pintu dibuka maka keluarlah 
si B dengan perut yang sangat buncit karena hari-hari mabuk-mabukan. Jalanpun 
terhuyung-huyung. Tiba-tiba si B pun jatuh ketanah lalu mati !! 
Setelah itu jin pergi ke gua si C Dan membuka pintu gua. Tiba2 si C keluar 
dalam keadaan sehat walafiat dan terus MENAMPAR si jin sambil memaki si jin IA 
berkata: JIN GOBLOOOKK ….!!!! KOREKNYA MANA …??? 
Moral cerita: “Rokok tak berbahaya sepanjang tidak ada koreknya
 


From: [EMAIL PROTECTED] .com [mailto:sma1bks@ yahoogroups. com] On Behalf Of 
anita sandjaja
Sent: 27 Agustus 2008 21:32
To: [EMAIL PROTECTED] .com
Subject: [sma1bks] Fatwa MUI-
 








menarik juga setelah mendengar tanggapan dari kakak-kakak tentang rokok.

 

saya punya cerita konyol dari pengalaman kakak saya.

kakak saya berprofesi sebagai guru kelas 3 SMP.

muridnya ada yang bilang, mereka merokok supaya tidak dibilang (maaf)' bencong'.

trus kakak saya jawab, "bencong aja ada yang ngerokok..." 

muridnya ga bisa jawab lagi deh. . 

hhahhaah.... .

 

 

ada lagi cerita tentang kunjungan teman saya ke pabrik rokok Gudang Garam.

katanya siih, dari sekitar 300 pekerja di sana, TIDAK ADA satupun yang merokok.

karena mereka sendiri paham zat-zat berbahaya yang terkandung dalam rokok serta 
risiko2 yang akan dialami seorang perokok.

walaupun mereka sendiri yang memproduksinya. yaa, namanya juga mata pencaharian.

(kalu bicara soal ini agak sensitipp,,hhee)

apalagi rokok penyumbang cukai terbesar negara kita.

 

 

oiya bang dicky, tentang nasib para buruh yang kerja di pabrik itu,

kata temen saya juga, ada semacam kertas peresap asap rokok, atau semacam itu 
lah, saya lupaa, yang dipasang, jadi kaya filter, antara ruang uji rokok sama 
tempat pekerja, supaya para buruh itu gak menghirup asap rokok.

begitu.
 
  














      

Kirim email ke