He...he.e.e.e. Cerita panjang lebar... dengan masa 10 tahun lagi... Ech isinya....he..he..e.e.e..
Salam, Morry Infra +966-533214840 On 8/27/08, Yudi Aulia <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > *Ternyata Rokok Tidak Berbahaya…lho* > > Banyak orang menghawatirkan bahaya rokok dan menakutinya, tapi setelah > diselidiki oleh beberapa pakar dalam bidangnya ternyata rokok itu sama > sekali tidak berbahaya. Kemudian para pakar sepakat untuk membuktikannya > dengan mengambil dari beberapa hikayat pada zaman dahulu kala di mana pada > waktu itu nenek moyang kitapun telah membuktikannya melalui beberapa > percobaan, buktinya Seperti cerita di bawah ini, dia tetap sehat walafiat. > Untuk lebih jelasnya dapat dibuktikan lewat penemuan oleh beberapa dari ahli > di bawah ini: > > Pada zaman dahulu kala, Ada tiga orang dokter. Mereka Selalu bersama kemana > saja mereka pergi. Tapi Ketiga-tiganya memiliki kegemaran berlainan. > > A. Dr Poni (suka main perempuan) > > B. Dr Joni (suka minum minuman keras) > > C. Dr Doni (suka segala jenis rokok). > > Suatu Hari ketiga sahabat ini berjalan jalan tanpa tujuan. Tiba-tiba > ketiganya bertemu dengan sebuah Ketel/kendi (seperti cerita Aladin). > Lalusalah seorang mengambilnya lalu meng-gosok2kan Ketel tersebut. Sejurus > kemudian ASAP keluar dari corong ketel tersebut dan secara perlahan berganti > menjadi satu mahluk yang menyeramkan yakni sesosok jin yang ganas. Lalu jin > tersebut tertawa: "Ha ha ha…" Dan berkata" Akulah Jin Ifrit! Karena kamu > telah membebaskan aku dari ketel itu maka Aku akan tunaikan apa saja > permintaan kamu sekalian. Ketiga sahabat yang pada mulanya panik Dan takut > menjadi gembira lalu termenungd berpikir tentang peluang dan kemauan > masing-masing yang mungkin hanya sekali mereka jumpai dalam hidup mereka. > Lalu mereka Memilih kemauan mengikuti kegemaran masing-masing. > > Berkatalah si A, "Aku mau perempuan-perempuan muda dari berbagai bangsa di > seluruh dunia dan letakkan dalam sebuah gua tertutup dan jangan ganggu aku > selama 10 tahun." Pufff ……..!! Dengan sekejap Mata jin itu menyempurnakan > permintaan si A. > > Berkata siB, "Aku mau semua jenis arak dari seluruh dunia untuk bekal > selama sepuluh tahun Dan letakkan dalam sebuah gua tertutup Dan jangan > ganggu aku selama 10 tahun." Pufff ……… !! Dengan sekejap Mata jin itu > menyempurnakan permintaan si B. > > Berkata pula si C, "Aku mau semua jenis rokok dari seluruh dunia untuk > bekal selama sepuluh tahun dan letakkan dalam sebuah gua tertutup dDan > jangan ganggu aku selama 10 tahun." Pufff ………. !! Dengan sekejap Mata jin > itu menyempurnakan permintaan si C. > > Setelah genap 10 tahun, maka jin tersebut muncul kembali untuk membuka > pintu gua masing-masing sebagaimana yang dijanjikan. Maka jin tersebut pergi > membuka pintu gua si A, ketika dibuka maka keluarlah si A dengan keadaan > kurus kering, berdiripun tidak bisa karena tidak sanggup untuk menggerakkan > lutut sebab Hari-Hari hanya memuaskan nafsu dengan perempuan. Tiba-tiba si A > pun jatuh ketanah lalu mati!! > > Setelah itu jin tersebut pergi ke gua si B, ketika pintu dibuka maka > keluarlah si B dengan perut yang sangat buncit karena hari-hari > mabuk-mabukan. Jalanpun terhuyung-huyung. Tiba-tiba si B pun jatuh ketanah > lalu mati !! > > Setelah itu jin pergi ke gua si C Dan membuka pintu gua. Tiba2 si C keluar > dalam keadaan sehat walafiat dan terus MENAMPAR si jin sambil memaki si jin > IA berkata: JIN GOBLOOOKK ….!!!! KOREKNYA MANA …??? > > *Moral cerita: "Rokok tak berbahaya sepanjang tidak ada koreknya* > > > > *From:* [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] *On > Behalf Of *anita sandjaja > *Sent:* 27 Agustus 2008 21:32 > *To:* [email protected] > *Subject:* [sma1bks] Fatwa MUI- > > > > menarik juga setelah mendengar tanggapan dari kakak-kakak tentang rokok. > > > > saya punya cerita konyol dari pengalaman kakak saya. > > kakak saya berprofesi sebagai guru kelas 3 SMP. > > muridnya ada yang bilang, mereka merokok supaya tidak dibilang (maaf)' > bencong'. > > trus kakak saya jawab, "bencong aja ada yang ngerokok..." > > muridnya ga bisa jawab lagi deh. . > > hhahhaah..... > > > > > > ada lagi cerita tentang kunjungan teman saya ke pabrik rokok Gudang Garam. > > katanya siih, dari sekitar 300 pekerja di sana, TIDAK ADA satupun yang > merokok. > > karena mereka sendiri paham zat-zat berbahaya yang terkandung dalam rokok > serta risiko2 yang akan dialami seorang perokok. > > walaupun mereka sendiri yang memproduksinya. yaa, namanya juga mata > pencaharian. > > (kalu bicara soal ini agak sensitipp,,hhee) > > apalagi rokok penyumbang cukai terbesar negara kita. > > > > > > oiya bang dicky, tentang nasib para buruh yang kerja di pabrik itu, > > kata temen saya juga, ada semacam kertas peresap asap rokok, atau semacam > itu lah, saya lupaa, yang dipasang, jadi kaya filter, antara ruang uji rokok > sama tempat pekerja, supaya para buruh itu gak menghirup asap rokok. > > begitu. > > > > > > >
