Nasional
/ Home / Nasional /
Rabu, 12 November 2008 | 17:42
Jelang Produksi Perdana, Exxon Mulai Gelindingkan Program CSR
JAKARTA. Setelah tiga tahun menancapkan kukunya di bumi Bojonegoro, Exxon Mobil
Oil Indonesia (EMOI) mulai bergerak membangun masyarakat di sekitar wilayah
operasionalnya melalui anak usahanya, Mobil Cepu Limited (MCL). Tidak
tanggung-tanggung, dana yang digelontorkan pihak Exxon sejumlah US$ 2,5 juta
untuk kabupaten Blora, Bojonegoro dan Tuban hanya untuk tahun 2008 saja.
Menurut Deputy Development Manager MCL, Dedy Afidick, dana pemberdayaan
masyarakat Tuban, Blora dan Bojonegoro tersebut berasal dari Exxon pusat (Exxon
Mobil Corporation).
US$ 500 ribu disalurkan pihak Exxon untuk membenahi Bojonegoro, Tuban dan Blora
pasca banjir besar akhir tahun 2007. "Kami tahu jumlah tersebut belum cukup
untuk mencakup tiga wilayah tersebut. Tetapi nilai kerjasama antara Pemda,
Exxon dan LSM untuk masyarakat melebihi nilai tersebut," ujar Dedy..
Sementara itu, Wakil Bupati Bojonegoro Setyo Hartono mengaku sangat berterima
kasih kepada pihak Exxon. Setyo juga berharap agar kerjasama tersebut tidak
sebatas penanggulangan pasca banjir belaka, akan tetapi juga untuk pencegahan
banjir.
"Kami mendapat bantuan Rp 5 miliar dari Exxon, itu kita salurkan untuk
pengasapan, merehabilitasi sarana kesehatan, puskesmas keliling, dan
sebagainya," lanjut Setyo.
Selain untuk bantuan kesehatan, CSR Exxon juga untuk meningkatkan mutu
pendidikan melalui metode manajemen berbasis sekolah. Dalam proyek ini Exxon
melalyi MCL bekerjasama dengan UNICEF. "Unicef yang punya metode dan program,
kita yang salurkan ke 35 TK, SD, SMP sampai perguruan tinggi di Kecamatan
Kalitidu dan Ngasem, Bojonegori," Ujar Edy Purnomo, Humas MCL.
Exxon juga merekrut 61 warga lokal untuk bekerja di MCL. Selain itu, Exxon
juga memfasilitasi 48 warga lokal untuk belajar di Balai Latihan Kerja
Bojonegoro. Ke 48 orang tersebut dimagangkan selama 19 hari dan diberi uang
saku Rp 15 ribu per hari.
Contoh lain CSR Exxon yang dianggap berhasil adalah proyek irigasi dan sanitasi
di Kecamatan Rengol, Tuban senilai Rp 178 juta. Di situ ada 200 hektare sawah
yang berhasil bertahan dari musim kemarau. Tak heran produksi padi meningkat
dari lima juta ton per tahun menjadi sembilan juta ton per tahun. Program ini
hanya satu cluster dari total 16 cluster yang diberdayakan MCL bersama IRE
Yogyakarta.
Aprillia Ika
http://www.kontan.co.id/index.php/Nasional/news/3649/Jelang_Produksi_Perdana__Exxon_Mulai_Gelindingkan_Program_CSR_
Toby Fittivaldy
Fis2 '94