dan konyolnya lagi, sebagian besar pasiennya adalah yg berjilbab (red -muslim),
lingkaran Health care sudah sedemikian sistematic untuk melakukan hal2 ini.
so,
ga usah repot perjuangan ke palestina, di negeri sendiri aja udah seperti 
ini.....  




________________________________
From: ACHMAD SUTRIADI <[EMAIL PROTECTED]>
To: sma1bks <[email protected]>
Sent: Friday, November 14, 2008 12:39:51 PM
Subject: Re: [sma1bks] Larangan Jilbab buat Pegawai RS Mitra Keluarga Bekasi??


Yang ane tahu kejadian ini sebenarnya sudah cukup lama.... 
Namun baru ramai diangkat di surat kabar belakangan ini lantaran sang korban 
memperjuangkan HAMnya ke Pengadilan.. .
 
Memang sangat ironis...
RS Mitra memang tidak mempunyai Peraturan Perusahaan yang melarang atribut 
jilbab bagi karyawannya secara tersurat, namun Pihak Management RS Mitra secara 
De facto tidak menginginkan karyawatinya menggunakan Jilbab ketika sedang 
bekerja...
(ane dengar langsung dari beberapa karyawati sana yang bekerja sebagai perawat, 
apoteker,maupun dokter)
Sehingga gak heran kalo menemui karyawati RSMKB yang menggunakan jilbab saat 
keluar dari rumahnya, namun begitu sampai di RS Mitra Jilbabnya dilepas, dan 
dipakai kembali saat pulang ke rumah...
Kakak saya sendiri (alumni SMU 1 juga) dulu pernah mencoba melamar tuk bekerja 
di Mitra sebagai perawat, namun mengurungkan niatnya begitu tahu dari rekannya 
yang sudah bekerja disana bahwa kalo mau kerja di Mitra Jilbab harus dilepas...
 
So Pihak Management Mitra sendiri bersikap seperti ayam sayur...
Mereka menolak kalo dikatakan melarang penggunaan jilbab (terbukti tidak ada di 
Peraturan Perusahaan)
Kalaupun memang memperbolehkan, kenapa ada karyawati yang hingga saat ini tidak 
berani memakai jilbab saat bekerja....
(hanya memakai jilbab saat berangkat kerja dan pulang kerja)
 
So Sad.... :(
 

------- Original Message -------
Sender : Morry Infra<morry.infra@ gmail.com>
Date : Nov 14, 2008 10:36 (GMT+07:00)
Title : [sma1bks] Larangan Jilbab buat Pegawai RS Mitra Keluarga Bekasi??


Wan kawan, 
  
Ada yang bisa konfirmasi berita ini.... 
Di Bekasi euy..... 
  
Koran jakarta Globe hari ni tanggal 14 No 2008 mengangkat berita sbb :
SORRY, No Jilbab
A hospital in a greater Jakarta is reviewing its dress code after a 
physioterapist was fire for refusing to remove her jilbab at work
The dispute which began in may has sparked a debate about freedom of religion 
and women's right versus the need for rules in medical  centers. An attorney 
for mitra  keluarga hospital in west bekasi west java province, said on 
thursday that they would draft a new rules on the kind of jilbabs or headcarves 
that staff can wear. the attorney said Wine Dwi Mandela, the employee who was 
fired, had reach a compromise with the hospital after week of legal wrangling 
(Hal A2)

Sungguh sangat ironis, kalau kejadian ini di perancis atau di Inggris, masih 
masuk di akal
tapi kalau di Indonesia, ini sudah masuk katagori pelecehan terhadap masyarakat 
mayoritas bahkah pelanggaran terhadap komitmen Pancasila
  
Salam, 
Morry Infra
+966-533214840
  
 
 
  
 
Achmad Sutriadi 
 
Strategy and Planning Procurement
OMS Division
PT Samsung Electronics Indonesia       
 
 
 
 
 
  


      

Kirim email ke