itu mah dugaan bang opik ajah, saya mah gak ngomong begitu :-D

2008/12/29 Taufik Hidayat <[email protected]>

>   Om Morry maksudnya kur? denger2 lagi di indo skrg, makanya jarang onlen
>
> Taufik
> http://taufiek.wordpress.com
> sent by Samsung SGH i780
>
>
> -----Original Message-----
> From: kurniawan iswanto 
> <[email protected]<kurniawan.iswanto%40gmail.com>
> >
> Sent: Monday, December 29, 2008 8:16 AM
> To: [email protected] <sma1bks%40yahoogroups.com> <
> [email protected] <sma1bks%40yahoogroups.com>>
> Subject: Re: [sma1bks] Bangsa Indonesia : Bangsa Pemimpin Dunia !
>
> kalo yg jadi PRT di luar negeri aja bisa sehebat itu, apalagi yg kerja di
> luar negeri BUKAN sebagai PRT
>
> 2008/12/29 komarudin ibnu mikam 
> <[email protected]<komaribnumikam%40gmail.com>
> >
>
> > prt tingkat tinggi.....
> >
> > 2008/12/29 arrysign <[email protected] <arrysign%40yahoo.com>>
> >
> > Gak semua yg ke singapur "maling" dan shoping lho,
> >> ada juga yg kuli, PRT mencoba mengembalikan uang ke negeri kita yg udah
> di
> >> maling *halah... sok nasionalis*
> >> Good morning semua....
> >>
> >> ------------------------------
> >> *From:* komarudin ibnu mikam 
> >> <[email protected]<komaribnumikam%40gmail.com>
> >
> >> *To:* [email protected] <sma1bks%40yahoogroups.com>
> >> *Sent:* Monday, December 29, 2008 7:21:33 AM
> >> *Subject:* Re: [sma1bks] Bangsa Indonesia : Bangsa Pemimpin Dunia !
> >>
> >> tulisan yang menarik.
> >>
> >> Fenomea paradoks negara jamrud khatulistiwa.
> >> However, it's hard to say that we've proud of it.
> >> Sulit buat saya untuk otomatis bangga.
> >>
> >> Karena negeri sedemikian kaya ini, banyak rakyatnya yang masih miskin.
> >> maling ayam digebukin mati, maling uang rakyat trilyunan bebas shoping
> ke
> >> singapur.
> >> hm.....
> >> berat!
> >>
> >>
> >>
> >> 2008/12/27 QiDHiR Abdul Salam <qid...@yahoo. com 
> >> <[email protected]<qidhir%40yahoo.com>
> >>
>
> >>
> >>> Sungguh, seharusnya kita bangga karena bangsa kita merupakan bangsa
> >>> yang besar yang memiliki jiwa besar dan rendah hati yang tidak mampu di
> >>> miliki bangsa - bangsa lain di dunia. Bangsa kita tidak hanya bangsa
> pilihan
> >>> yang unggul, namun lebih dari itu - dari konteks pemikiran, bangsa kita
> >>> adalah bangsa terdepan yang selalu beberapa langkah lebih maju daripada
> >>> bangsa - bangsa lain di muka bumi ini.
> >>>
> >>> Di seluruh dunia, para pakar ilmu sosial, ekonomi, politik, dan
> kebudayan
> >>> telah terjebak kepada pemikiran salah akan bangsa ini. Seluruh dunia
> >>> membayangkan Indonesia merupakan negara dengan kampung - kampung kumuh
> di
> >>> tepi sungai, busung lapar, korupsi dan berbagai macam bencana alam yang
> tak
> >>> kunjung henti
> >>>
> >>> Padahal sebenarnya, tidak ada bangsa di seluruh dunia yang lebih
> bahagia
> >>> dari pada bahagianya penduduk indonesia. Tak ada masyarakat yang
> berpesta
> >>> dan tertawa-tawa, jagongan, serta segala macam kehangatan yang melebihi
> >>> kebiasaan masyarakat kita. Tidak ada di dunia ini anggaran biaya
> pakaian
> >>> dinas pejabat melebihi apa yang ada di Indonesia. Import kendaraan, dan
> alat
> >>> elektronik disini pasti akan dijamin laku terbeli, berapa kontainerpun
> yang
> >>> mereka datangkan ke negeri ini.
> >>>
> >>> Masyarakat Internasional menyangka kita sedang krisis, padahal berita
> >>> tentang krisis moneter itu adalah suatu ungkapan kerendahan hati dari
> kita.
> >>> Masyarakat Internasional sering tidak memahami retorika budaya
> masyarakat
> >>> kita. Kalau ada yang mengatakan "marilah mampir ke gubug saya" . Mereka
> >>> pasti menyangka kita benar-benar memiliki gubug, padahal rumah kita
> adalah
> >>> istana, yang gubernur argentina dan Menteri di Mesirpun tidak memiliki
> apa
> >>> yang kita miliki ini.
> >>>
> >>> Kalau masyarakat kita mengatakan bahwa kita sedang dilanda krisis,
> >>> sebenarnya ungkapan itu menggambarkan sikap masyarakat kita yang
> tawadhu
> >>> sosial, suatu sikap yang menghindarkan diri dari sifat sombong. Jika
> >>> pemerintah kita berhutang milyaran dolar, sebenarnya itu adalah suatu
> >>> strategi agar kita disangka miskin. Itu sebuah taktik agar dunia
> meremehkan
> >>> kita. Karena masyarakat kita mempunyai prinsip religius bahwa semakin
> kita
> >>> direndahkan oleh sesama manusia, maka semakin tinggi derajat kita di
> hadapan
> >>> Allah. Semakin kita dihinakan manusia di muka bumi, semakin mulialah
> posisi
> >>> kita dilangit.
> >>>
> >>> Dahulu, ketika bangsa ini memiliki seorang Presiden buta, semua
> >>> masyarakat internasional mengejek
> >>>
> >>> "Apakah 300 juta masyarakat indonesia tidak lagi mempunyai seorangpun
> >>> yang mampu jadi presiden, sampai-sampai harus mengangkat seorang
> pimpinan
> >>> pesantren menjadi presiden?"
> >>>
> >>> Dan ketika ada seorang wanita yang menjadi Presiden negeri ini, mereka
> >>> juga mencemooh:
> >>>
> >>> "Apakah Masyarakat Indonesia 99%nya adalah wanita, sehingga tidak ada
> >>> satupun laki - laki yang bisa menjadi Presiden?"
> >>>
> >>> Sungguh sebuah ironis, jika masyarakat internasional yang katanya lebih
> >>> terpelajar dan beradab ternyata hanya memiliki pemikiran yang linier
> dan
> >>> tingkat kecerdasan yang tidak bisa diandalkan. Mereka tidak memiliki
> sikap
> >>> budaya seperti sanepo, misalnya. Juga tak punya pekewuh. Kita sebagai
> bangsa
> >>> yang memiliki kebudayaan tinggi dan berperadaban unggul - tidak akan
> pernah
> >>> memilih suatu sikap sosial yang gemedhe ataupun adigang adigung
> adiguna.
> >>> Kita tak akan pernah mau pamer keunggulan kepada bangsa lain, dan
> disitulah
> >>> letak keunggulan budaya kita. Kita tidak akan mencari kepuasan hidup
> dengan
> >>> melalui sikap ngendas-ngendasi bangsa lain, seperti yang mereka
> lakukan.
> >>> Kita adalah bangsa yang memiliki kemuliaan batin karena sanggup
> memprakekkan
> >>> budaya andap asor, budaya rendah hati.
> >>>
> >>> Bukan hanya di bidang politik, dan sosial. Di Bidang Olahrgapun juga
> >>> demikian, Tim nasional sepakbola kita pun dirancang sedemikian rupa
> sehingga
> >>> jangan sampai menang atas kesebelasan bangsa-bangsa lain. Sudah
> >>> berpuluh-puluh tahun kita mempraktekkan filosofi ngalah kuwi dhuwur
> >>> wekasanane, mengalah itu luhur derajatnya.
> >>>
> >>> Tidak hanya itu. masyarakat negeri ini juga memiliki sebuah konsep
> wibawa
> >>> yang tidak mampu ditandingi bangsa lain di seluruh dunia. Malaysia yang
> >>> merupakan negara tetangga kita itupun sudah mulai kehilangan wibawa.
> Anda
> >>> tidak akan pernah bisa menemukan orang Malaysia yang mempunyai wibawa,
> >>> seperti apa yang orang - orang kita punya. Datanglah ke malaysia dan
> berdiri
> >>> tegaplah dengan tangan bersedekap sambil memandang tajam ke orang-orang
> di
> >>> sana. Saya yakin, tidak akan ada orang yang berani menatap balik anda.
> >>> Namun, coba jika hal tersebut anda lakukan di Indonesia, misalnya di
> pasar
> >>> Tanah Abang. Saya bisa menjamin tidak lebih dari 5 menit akan terjadi
> >>> pertengkaran.
> >>>
> >>> Orang - orang etnis cina dari Jakarta atau Surabayapun memiliki
> >>> kewibawaan yang sangat tinggi. Jika mereka pergi ke Hong Kong, mereka
> sangat
> >>> unggul dibanding orang Cina asli. Mereka bisa teriak-teriak ala
> Jakarta,
> >>> Siapa lu! atau ala Surabaya dengan suara keras, Yo opo, rek!
> >>>
> >>> Kenapa? Karena mereka telah unggul dalam kewibawaan karena sudah
> terlatih
> >>> di Indonesia. Sebab di Cina asli semua orang baik, tertib, dan lugu.
> Namun
> >>> bagaimana jika di Indonesia? Siapa yang menjamin hidupmu? Anda harus
> liar di
> >>> sini. Dirampok atau tidak, anda mesti bertanggungjawab sendiri karena
> tidak
> >>> ada perlindungan. Sehingga tidak ada pilihan lain untuk hidup di negeri
> >>> Indonesia ini selain menjadi pendekar.
> >>>
> >>> Pemerintahan negeri inipun adalah pemerintahan yang paling mudah, sebab
> >>> rakyatnya adalah rakyat yang paling mandiri di seluruh dunia. Bencana
> yang
> >>> begitu dahsyatnya bisa dihadapi dengan tenang dan dengan sikap
> bersyukur.
> >>> Bagaimana kalo dibelahan bumi lain? di Amerika misalnya, Badai Katerina
> yang
> >>> melanda California membuat orang-orang di sana panik dan marah-marah
> kepada
> >>> pemerintah Amerika. Mereka mendemo pemerintahnya yang tidak antisipatif
> dan
> >>> tidak becus mengurusi masalah bencana alam itu. Begitu pula bencana
> badai di
> >>> New Orleans yang tidak ada sekukunya Tsunami di Aceh menyebabkan
> terjadinya
> >>> dehumanisasi total dan pemerintahnya dikritik habis-habisan. Coba lihat
> di
> >>> indonesia, mana ada masyarakat indonesia yang cengeng seperti itu?
> Kebijakan
> >>> menaikkan harga BBM hanya akan menyebabkan gejolak sosial yang sejenak,
> >>> namun setelah itu rakyat akan kembali tenang-tenang saja, jalan -jalan
> akan
> >>> tetap macet penuh mobil seolah kenaikan harga BBM tidak
> >>> mempengaruhi konsumsi bensin mereka. Pemerintah telah silih berganti
> >>> serta naik dan turun, tetapi rakyat tetap stabil seperti biasa.
> >>>
> >>> Potensi yang dimiliki bangsa ini sangat besar untuk digali sehingga
> >>> bangsa kita bisa tampil dalam panggung kepemimpinan dunia. Masyarakat
> >>> Indonesia memiliki budaya yang kuat, iman yang kuat, dan tawakkalnyapun
> juga
> >>> kuat, namun sayang kurang serius dalam berilmu. Namun itu bukan berarti
> >>> bodoh. Ilmu yang serius bisa berarti mau mempelajari bahwa sesungguhnya
> >>> bangsa Indonesia itu bangsa yang hebat dan begitu hebatnya sampai -
> sampai
> >>> ketika menjadi malaikat, akan menjadi malaikat yang pintar dan ketika
> >>> menjadi setan, akan menjadi setan yang juga tidak kalah jagoan.
> >>>
> >>> Sehingga yang namanya Indonesia itu adalah negeri yang kontraversial.
> Di
> >>> lain pihak seperti terlihat miskin dan dilanda krisis, namun sungguh
> kita
> >>> tidak bisa menemukan tingkat kemewahan hidup melebihi orang-orang yang
> ada
> >>> di Indonesia ini. Ilmu yang serius bisa juga berarti menyadari bahwa
> hanya
> >>> bangsa yang besar yang diberi ujian beruntun dan mau menjadikan
> kejadian -
> >>> kejadian yang ada sebagai pembelajaran untuk menjadi kekuatan dan untuk
> >>> bersiap menyambut masa depan: yaitu Menjadi bangsa yang memimpin jagad
> raya.
> >>>
> >>> Indonesia, Sebuah Renungan Sejarah.
> >>>
> >>> Selalu bersama teman-teman di Yahoo! Messenger. Tambahkan mereka dari
> >>> email atau jaringan sosial Anda sekarang! http://id.messenger
> >>> .yahoo.com/ invite/ <http://id.messenger.yahoo.com/invite/>
> >>>
> >>
> >>
> >>
> >> --
> >> Komarudin Ibnu Mikam
> >> WTS - Writer Trainer Speaker
> >> komarmikam.multiply .com <http://komarmikam.multiply.com/>
> >> 0818721014-33113503
> >> karya-karya ;
> >> Novel Intelijen SOA (luxima)
> >> sekuntum cinta untuk istriku (GIP)
> >> prahara buddenovsky (GIP)
> >> dinda izinkan aku melamarmu (KBP)
> >> sabar, kunci sukses karir gemilang (Dian rakyat)
> >> nasroon, kisah sufi kantoran (dian rakyat)
> >> merit yuk! (qultum media)
> >> rahasia dan keutamaan jumat (qultum media)
> >>
> >>
> >>
> >
> >
> > --
> > Komarudin Ibnu Mikam
> > WTS - Writer Trainer Speaker
> > komarmikam.multiply.com
> > 0818721014-33113503
> > karya-karya ;
> > Novel Intelijen SOA (luxima)
> > sekuntum cinta untuk istriku (GIP)
> > prahara buddenovsky (GIP)
> > dinda izinkan aku melamarmu (KBP)
> > sabar, kunci sukses karir gemilang (Dian rakyat)
> > nasroon, kisah sufi kantoran (dian rakyat)
> > merit yuk! (qultum media)
> > rahasia dan keutamaan jumat (qultum media)
> >
> >
> >
>
> --
> Kurniawan
>  
>



-- 
Kurniawan

Kirim email ke