Masa kejayaan/keemasan Islam adalah pada zaman dimana pribadi nabi Muhammad masih hidup, kemudian "show down", dan hancur sampai wafatnya Ali Bin Abi Thalib. (Hadits : Kekhalifahan setelahku adalah 30 tahun, setelah itu balik kembali kedalam sistem feodalis/kapitalis; Quran, Ali Imran 144, jika saya mati atau terbunuh di medan joang niscaya kalian balik kembali kedalam sistem hidup yg pernah menjerat kalian.....) Perjalanan sejarah adalah perulangan, ibarat peredaran siang dan malam. Siang adalah perjalanan sejarah Rasul, malam adalah perjalanan sejarah Syethan. Mulai dari wafatnya Ali bin Abi Thalib sampai dengan sekarang ini adalah malam kelam yg membabi buta. Sampai kapan? Sampai datangnya Fajar pertanda sejarah rasul dibentangkan kembali. Hadits: Seindah-indah kurun/masa adalah kurunku (pribadi nabi Muhammad masih ada) dan satu kurun sesudah ku (pribadi nabi Muhammad tidak ada, yg ada adalah Sunnahnya). Ciri-ciri "kurun sesudahku", Hadits : Mulanya Dinul Islam itu asing, dan kelak akan kembali asing lagi, maka beruntunglah mereka yg dikatakan asing itu. Sahabat bertanya : "Siapakah mereka itu ya Rasulallaah?". Rasul menjawab : "Mereka yang menghidupkan ajaran Allah berdasar contoh sunnahku dikala sesatnya umatku".
Mursalin SMAN 1 Bekasi (1.1, Bio3) ________________________________ Dari: Toby Fittivaldy <[email protected]> Kepada: [email protected] Terkirim: Rabu, 6 Mei, 2009 10:05:10 Topik: Re: [sma1bks] Sahabat Nabi, TErnyata Trilyuner mungkin ini yang di sebut 700 tahun kejayaan Islam (masa keemasan islam) sekarang tidak lagi... semua telah hilang dan tinggal kenangan... dihancurkan oleh madzhab, organisasi, nasionalisme, dan bla..bla... dimana islam telah di kotak2an dgn batasan negara dan ga kompak lagi... dan itu PR besar untuk semua orang islam... untuk mentata kembali... menjadikan islam hanya satu... tak peduli batasan apapun... Toby Fittivaldy Fis2 '94 --- On Fri, 5/1/09, komarudin ibnu mikam <komaribnumikam@ gmail.com> wrote: From: komarudin ibnu mikam <komaribnumikam@ gmail.com> Subject: [sma1bks] Sahabat Nabi, TErnyata Trilyuner To: "sman1bks" <sman1...@googlegrou ps.com>, "sma1bks" <sma1...@yahoogroups .com>, flp_bek...@yahoogro ups.com Date: Friday, May 1, 2009, 5:35 PM Kekayaan Umar bin Khattab ra • Mewariskan 70.000 properti (ladang pertanian) seharga @ 160juta (total Rp 11,2 Triliun) • Cash flow per bulan dari properti = 70.000 x 40 jt = 2,8 Triliun/ tahun atau 233 Miliar/bulan. • Simpanan = hutang dalam bentuk cash Kekayaan Utsman bin ‘Affan ra • Simpanan uang = 151 ribu dinar plus seribu dirham • Mewariskan properti sepanjang wilayah Aris dan Khaibar • Beberapa sumur senilai 200 ribu dinar (Rp 240 M) Kekayaan Zubair bin Awwam ra • 50 ribu dinar • 1000 ekor kuda perang • 1000 orang budak Kekayaan Amr bin Al-Ash ra • 300 ribu dinar Kekayaan Abdurrahman bin Auf ra • Melebihi seluruh kekayaan sahabat!! • Dalam satu kali duduk, pada masa Rasulullah SAW, Abdurrahman bin Auf berinfaq sebesar 64 Milyar (40 ribu dinar) Bukan hanya sahabat utama yang kaya, namun juga rakyatnya hidup berkecukupan Pada masa Umar bin Khattab ra (10 tahun bertugas), • Mu’adz bin Jabal menuturkan di Yaman sampai kesulitan menemukan seorang miskin pun yang layak diberi zakat (Al-Amwal, hal 596) • Mampu menggaji guru di Madinah masing-masing 15 dinar atau +/- 18 juta/bulan (Ash-Shinnawi, 2006) Pada masa Umar bin Abdul Azis ra (3 tahun bertugas) • Yahya bin Sa’id (petugas zakat) berkata, “Ketika hendak membagikan zakat, saya tidak menjumpai seorang miskin pun. Umar bin Abdul Azis telah menjadikan setiap individu rakyat pada waktu itu berkecukupan” . (Ibnu Abdil Hakam, siroh Umar bin Abdul Azis, hal 59) • Surat Gubernur Bashrah, “Semua rakyat hidup sejahtera sampai saya sendiri khawatir mereka akan menjadi takabbur dan sombong.” (Al-Amwal, hal 256) Lebih bergaul dan terhubung dengan lebih baik. Tambah lebih banyak teman ke Yahoo! Messenger sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/
