Teman's, saya coba membantu meluruskan pertanyaan dibawah ini yang tentunya 
dilihat dari kacamata sebagai seorang Muslim.  Saya lebih suka menyebut Nabi 
Muhammad SAW sebagai Rasulullah SAW, dan Sholat itu identik dengan sebagian 
Ibadah (ada ibadah Sholat, ibadah Haji dsbnya).

Kegiatan Sholat jaman dulu itu tidaklah seperti yang kita lihat saat ini pada 
saudara2 kita orang Islam sholat/sembahyang di Mesjid/Musholla/Rumah.  
YA, sudah ada perintah/kewajiban untuk Sholat/Ibadah menyembah kepada 4JJl 
khususnya kepada Nabi2 sebelum era Rasulullah SAW termasuk Nabi Musa AS.  Tata 
caranya saja yang berbeda dengan yang kita lihat saat ini, dan dari sisi 
kuantitas jumlah Ibadahya itupun jauh lebih banyak (kalau sekarang ibadah 
Sholat hanya terdiri 5 Waktu Sholat Wajib, sejumlah 17 rakaat).
Kehadiran Rasulullah SAW sebagai Utusan Terakhir melalui moment Isra' Mi'raj, 
"melahirkan" ibadah Sholat Wajib 5 Waktu itu hingga akhir jaman nanti bagi para 
pengikutnya :)

Al Qur'an adalah firman 4JJl SWT yang diturunkan kepada Rasulullah SAW sebagai 
Utusan Terakhir, Islam sangat menghormati para Nabi sebelum Rasulullah SAW 
karena para Nabi tersebut juga merupakan Utusan 4JJl.  Dan kepada para Nabi tsb 
4JJl SWT juga menurunkan firman-Nya (termasuk kepada Nabi Adam AS), yang kita 
kenal diantaranya sebagai Kitab Zabur-Taurat-Injil dsbnya.
Jadi kalau pertanyaannya apakah pada jaman Nabi Musa AS, Al Qur'an sudah 
diturunkan? jawabannya TIDAK.
Tapi kalau pertanyaannya apakah pada jaman Nabi Musa AS, ada firman 4JJl SWT ? 
maka jawabannya YA, yang kemudian kita kenal dirangkum dalam Kitab Taurat.  
Bahkan sejak Nabi Adam AS pun juga sudah ada firman 4JJl SWT, yang mengajarkan 
TAUHID...bahwa Allah itu SATU, tidak BERANAK dan tidak DIPERANAKKAN dan tidak 
ada sesuatupun di dunia ini yang menyamai-NYA (Surah 112).

Di dalam Al Qur'an mencakup seluruh "cerita" dari awal dunia ini terbentuk 
sejak Nabi Adam AS ada...plus kejadian saat ini....hingga proses Kiamat dan 
Hari Pembalasan nanti (Akhirat).  Silahkan dibuka2 kembali Al Qur'an-Nya kalau 
ada yang penasaran...dan ingin memperkaya dengan ilmu dunia+akhirat langsung 
dari 4JJl SWT !
Tolong diingat bahwa Al Qur'an adalah firman 4JJl SWT, kalau Al Hadits berupa 
tuntunan perilaku yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW (ada banyak riwayat dan 
versinya).

Kalau boleh saya saran, pertanyaan dan tanggapan untuk material keagamaan ini 
(bila ada) ditanyakan langsung saja ke si pengirim materi directly via 
e-mailnya (private).  Jadi tidak menggunakan milis ini yang members-nya 
beraliran STIE YKPN mania, masih banyak juga milis2 kerohanian diluar sana yang 
ilmunya jauh lebih tinggi daripada kita2 ini ;)
Ini hanya usulan saja, kalau ada almamater's yang ingin berdiskusi soal 
kerohanian dengan sayapun monggo...silahkan kontak e-mail saya aja...Insya 4JJl 
ada feedbacknya.  Mau diskusi soal Islam boleh....agama yang lainpun juga 
boleh....asal tidak di milis ini aja ya.

Segala sesuatu yang benar itu hanya milik 4JJl SWT, seandainya ada kekeliruan 
itu murni kesalahan saya pribadi sebagai manusia semata...mohon dimaafkan :)

Untuk Pak Andriya & Team, have a great moment di KL+SGP...kibarkan tinggi2 
bendera kita di 2 negeri tsb ya Pak!!!  Saya tunggu selingan acaranya di Metro 
Mini...uupsss...maksudnya di Metro TV ya :)

  -----Original Message-----
  From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of Yudhia 
Kusuma
  Sent: 24 Agustus 2007 11:38
  To: [email protected]
  Subject: [STIE YKPN Mailing List] Re: Lebih Hebat Dari Berzina


  Bagus juga kisahnya........tetapi saya jadi bingung, mungkin religi saya yang 
memang minus
  Atau mungkin juga saya yg tidak memahami cerita ini
  Apakah jaman Nabi Musa sudah ada perintah SHOLAT ?(setahu saya jaman Nabi 
Muhammad SAW)
  Apakah jaman Nabi Musa Al Quran sudah diturunkan ? (setahu saya jaman Nabi 
Muhammad SAW)
  Mohon pencerahannya.
   
  On 8/23/07, rina rosalina <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 
    assalamu'alaikum wr.wb

    Sodara2-ku,baru aja aku membaca BUKU 30
    KISAH TELADAN (KH.Abdurrahman
    Arroisy),inilah salah satu kisahnya :

    Pada suatu senja yang lenggang, terlihat
    seorang wanita berjalan 
    terhuyung-huyung. Pakaiannya yang serba
    hitam menandakan bahwa ia berada dalam
    duka cita yang mencekam. Kerudungnya
    menangkup rapat hampir seluruh wajahnya.
    Tanpa rias muka atau perhiasan menempel
    di tubuhnya. Kulit yang bersih, badan 
    yang ramping dan roman mukanya yang ayu,
    tidak dapat menghapus kesan kepedihan
    yang tengah meruyak hidupnya. Ia
    melangkah terseret-seret mendekati
    kediaman rumah Nabi Musa a.s.

    Diketuknya pintu pelan-pelan sambil 
    mengucapkan salam. Maka terdengarlah
    ucapan dari dalam "Silakan masuk".
    Perempuan cantik itu lalu berjalan masuk
    sambil kepalanya terus merunduk. Air
    matanya berderai tatkala ia berkata,
    "Wahai Nabi Allah. Tolonglah saya, 
    Doakan saya agar Tuhan berkenan
    mengampuni dosa keji saya." "Apakah
    dosamu wahai wanita ayu?" tanya Nabi
    Musa as terkejut. "Saya takut
    mengatakannya." jawab wanita cantik.
    "Katakanlah jangan ragu-ragu!" desak 
    Nabi Musa. Maka perempuan itupun
    terpatah bercerita, "Saya ......telah
    berzina." Kepala Nabi Musa terangkat,
    hatinya tersentak.

    Perempuan itu meneruskan, "Dari
    perzinaan itu saya pun......lantas 
    hamil. Setelah anak itu lahir, langsung
    saya....... cekik lehernya
    sampai......tewas", ucap wanita itu
    seraya menagis sejadi-jadinya. Nabi
    musaberapi-api matanya. Dengan muka
    berang ia menghardik," Perempuan bejad, 
    enyah kamu dari sini! Agar siksa Allah
    tidak jatuh ke dalam rumahku karena
    perbuatanmu. Pergi!"...teriak Nabi Musa
    sambil memalingkan mata karena jijik.

    Perempuan berewajah ayu dengan hati
    bagaikan kaca membentur batu, hancur 
    luluh segera bangkit dan melangkah
    surut. Dia terantuk-antuk ke luar dari
    dalam rumah Nabi Musa. Ratap tangisnya
    amat memilukan. Ia tak tahu harus kemana
    lagi hendak mengadu. Bahkan ia tak tahu
    mau di bawa kemana lagi kaki-kakinya. 
    Bila seorang Nabi saja sudah menolaknya,
    bagaimana pula manusia lain bakal
    menerimanya? Terbayang olehnya betapa
    besar dosanya, betapa jahat
    perbuatannya. Ia tidak tahu bahwa
    sepeninggalnya, Malaikat Jibril turun 
    mendatangi Nabi Musa. Sang Ruhul Amin
    Jibril lalu bertanya, "Mengapa engkau
    menolak seorang wanita yang hendak
    bertobat dari dosanya? Tidakkah engkau
    tahu dosa yang lebih besar daripadanya?"
    Nabi Musa terperanjat. "Dosa apakah yang 
    lebih besar dari kekejian wanita pezina
    dan pembunuh itu?" Maka Nabi Musa dengan
    penuh rasa ingin tahu bertanya kepada
    Jibril.

    "Betulkah ada dosa yang lebih besar dari
    pada perempuan yang nista itu?" "Ada!" 
    jawab Jibril dengan tegas. "Dosa apakah
    itu?" tanya Musa kian penasaran. "Orang
    yang meninggalkan SHOLAT dengan sengaja
    dan tanpa menyesal. Orang itu dosanya
    lebih besar dari pada seribu kali berzina". 

    Mendengar penjelasan ini Nabi Musa
    kemudian memanggil wanita tadi untuk
    menghadap kembali kepadanya. Ia
    mengangkat tangan dengan khusuk untuk
    memohonkan ampunan kepada Allah untuk
    perempuan tersebut. 

    Nabi Musa menyadari, orang yang
    meninggalkan sembahyang dengan sengaja
    dan tanpa penyesalan adalah sama saja
    seperti berpendapat bahwa sembahyang itu
    tidak wajib dan tidak perlu atas
    dirinya. Berarti ia seakan-akan 
    menganggap remeh perintah Tuhan, bahkan
    seolah-olah menganggap Tuhan tidak punya
    hak untuk mengatur dan memerintah
    hamba-Nya. Sedang orang yang bertobat
    dan menyesali dosanya dengan
    sungguh-sungguh berarti masih mempunyai 
    iman didadanya dan yakin bahwa Allah itu
    berada di jalan ketaatan kepada-Nya.
    Itulah sebabnya Tuhan pasti mau menerima
    kedatangannya.

    Dalam hadist Nabi SAW disebutkan : Orang
    yang meninggalkan sholat lebih besar 
    dosanya dibanding dengan orang yang
    membakar 70 buah Al-Qur'an, membunuh 70
    nabi dan bersetubuh dengan ibunya di
    dalam Ka'bah.

    Demikianlah kisah Nabi Musa dan wanita
    pezina dan hadist Nabi, mudah-mudahan 
    menjadi pelajaran bagi kita dan timbul
    niat untuk melaksanakan kewajiban sholat
    dengan istiqomah.


    wassalam,
     


----------------------------------------------------------------------------
    Be a better Heartthrob. Get better relationship answers from someone who 
knows.
    Yahoo! Answers - Check it out. 

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda menerima pesan ini karena berlangganan ke Grup "Sekolah Tinggi Ilmu 
Ekonomi YKPN Yogyakarta" Google Groups.
 Untuk memposting ke grup ini, kirimkan email ke [email protected]
 Untuk keluar dari grup ini, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
 Untuk pilihan lain, kunjungi grup ini di 
http://groups.google.com/group/stieykpn?hl=id
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke