menurut saya, semuanya itu kembali bagaimana kita menyikapinya... percuma kita berteriak2x ganyang malaysia kalau pemerintah kita kayak AYAM SAYUR...salah-salah malah kita yang di teken sama pemerintah sendiri. Pemerintahan kita saat ini adalah pengecut,tidak punya Nurani,Tidak punya semangat Bela Negara,Walaupun SBY dari Militer tapi tidak jaminan dia berani bersikap tegas,krn Itu tadi.. bangsa kita dibuat lemah dan rendah oleh pemerintahan kita yg tidak ada bedanya dengan ayam sayur... --- Sukma Azwar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> hi.... guys.... > memang benar kejadian2 itu ada d msia but don't > forget guys many indonesian students study in > malaysia. one of them is me. > i'm taryati sukmawati, angkatan 2002. sekarang lg > kul di APIIT university colleges di Malaysia. i'm > taking for master in technology management course. > So, do'a kan qt2 ya supaya sukses di Msia and ga' > bw malu nama Indonesia. > Btw, wkt qt ngerayain 17 agustusan meriah lho, qt > ada ngadain upacara bendera di kampus qt and ada > paskibrakanya jg lho, tari traditional and fashion > show pk kebaya and qt bk bazar makanan indonesia, > and ad nge band jg, seru dech. Pokoknya org2 and > many foreign students shock when they saw our > performance. > qt do'a in aja smoga smua nya baek2 aja dsnia > ya..... > senang bs bagi pengalaman ama kalian semua.... > love u all............. > > Taryati "sukma/ai" > > hurip setiyono <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > kasus pemukulan pak Donald sebenarnya > bagian kecil dari kekejaman orang2 malay > di dunia usaha pun mereka berusaha untuk mengakali > kita, dan kami pernah mengalami sendiri, > ceritanya, kami membuka outlet di KL dengan share > 75% milik kami dan 25 % milik orang tempatan. > setelah berjalan 2 tahun, bos kami ke KL bersama > istrinya. > bos kami ini inggrisnya lumayan hancur, > sampai di KL disodori dokumen rangkap 5(masing2 16 > hal) untuk ditandatangani > semua dokumen pake bhs inggris, tapi untung istri > bos kami minta waktu untuk tandatangan di medan, > mereka minta saat itu juga karena akan dimasukan ke > Akuntan, akhirnya saya (berdua ama bagian legal) ke > Kl, ternyata setelah saya baca dokumen tersebut > berisi pengalihan saham yang 75% ke pemilik > tempatan. setelah lama berdebat akhirnya kami > bersama bos pulang, dengan keputusan klu mau > memiliki outlet tersebut bos merelakan dengan dibeli > semua(harga 250% dari nilai saham). > akhirnya mereka gagal karena gak mampu untuk > membeli > dan sebenarnya masih banyak lagi cerita2 di dunia > bisnis yang sangat merugikan bangsa kita. > maaf, saya sendiri pernah masuk karantina > imigresyen 1 malam di KLIA karena dianggap ilegal, > padahal saya ada perjanjian bisnis sama orang > tempatan & datang dengan bussines class MAS > > yang ini cerita versi kawan yang kerja di hotel > (di Medan) > orang malaysia tu klu ke Indonesia, 80% untuk > 1 cari wanita > 2 cari dukun > 3 cari makan > > > > ----- Pesan Asli ---- > Dari: leo vans <[EMAIL PROTECTED]> > Kepada: [email protected] > Terkirim: Selasa, 4 September, 2007 10:31:24 > Topik: [STIE YKPN Mailing List] Re: Masalah di > Malaysia > > Makanya bang riko.. Hapus aja foto di menara > kembar KL yg ada Di Friendster. Biar ikut2an boikot > malaysia. Hehehhe.. Opo Hubungan ne yo.. > > > > > On 9/4/07, ariosa, riko (ID - Jakarta) > <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Good > statement from PKM > I agree with you, someday Indonesian will be > better than Malaysian and Indonesia will be come one > of the powerful countries. > So, all of us must take part to make it happens. > > Riko Ariosa > > > > --------------------------------- > > From: PK Miranda [mailto: [EMAIL PROTECTED] > Sent: Tuesday, September 04, 2007 11:33 > To: [email protected] > Subject: [STIE YKPN Mailing List] Re: Masalah di > Malaysia > > > Hahaha... jadi keputusanku untuk tidak ikut study > program kemaren tepat kan? Daripada di sana emosi > jiwa... gak lucu kalau tiba2 di headline koran > Malaysia tertulis: "PKM, staf pengajar sebuah PTS di > Jogja MENGHAJAR Polisi Diraja Malaysia sampai babak > belur"...Hahaha.. > Tapi memang for some reason, saya nggak terlalu > interested tuh dg liburan ke maling sia (yang asal > Banten dan Jabar pasti tau artinya..) > > Tapi SAYA YAKIN, HAQUL YAKIN, Indonesia akan segera > BANGKIT seperti dulu lagi dan itu yang mereka > takutkan sebetulnya. Orang yg dihinakan di dunia > akan dimuliakan di akherat. Kalo nunggu akherat > kelamaan, ingat saja bahwa roda terus berputar dan > INDONESIA akan segera dapat giliran di atas lagi! > Believe it with your heart and it WILL happen! > > Thank you for sharing this with us. > > > > On 9/3/07, Wing Wahyu Winarno < [EMAIL PROTECTED]> > wrote: > Guys, > > > > Dapet cerita dari milis sebelah nih, semoga > bermanfaat dan menambah wawasan. > > > > > > > > From: [EMAIL PROTECTED] ps.com [mailto: KRL- > [EMAIL PROTECTED] s.com ]On Behalf Of alvie > Sent: 30 Agustus 2007 13:50 > To: `rokerz` > Subject: [Ayo!! Benahi KRL] FW: Tembak Saja Itu > Indon !!! > > > ----- Original Message ----- > Sent: Thursday, August 30, 2007 11:03 AM > Subject: Tembak Saja Itu Indon !!! > > Nama saya Budiman Bachtiar Harsa, 37 tahun, > WNI asal Banten, karyawan di BUMN berkantor di > Jakarta. > > Kasus pemukulan wasit Donald Peter di Malaysia, > BUKAN > kejadian pertama. Behubung sdr Donald adalah seorang > "Tamu Negara" hingga kasusnya terexpose > besar-besaran. > Padahal kasus serupa sering menimpa WNI di Malaysia. > > BUKAN HANYA TKI Atau Pendatang Haram, tapi juga > WISATAWAN. > > Tahun 2006, bulan Juni, saya dan keluarga (istri, 2 > anak, adik ipar), pertama kalinya kami "melancong" > ke > Kuala Lumpur Malaysia. (Kami sudah pernah berwisata > ke > negara2 lain, sudah biasa dengan berbagai aturan > imigrasi). > Hari pertama dan kedua tour bersama Travel agent ke > Genting Highland, berjalan lancar, kaluarga bahagia > anak-anak gembira. > > Hari ketiga city tour di KL, juga berjalan normal. > Malam harinya, kami mengunjungi KLCC yang ternyata > sangat dekat dari Hotel Nikko, tempat kami menginap. > Usai makan malam, berbelanja sedikit, adik ipar dan > anak-anak saya pulang ke hotel karena kelelahan, > menumpang shuttle service yang disediakan Nikko > Hotel. > Saya dan istri berniat berjalan-jalan, menikmati > udara > malam seperti yg biasa kami lakukan di Orchrad > Singapore, toh kabarnya KL cukup aman. > Mengambil jalan memutar, pukul 22.30, di dekat HSC > medical, lapangan dengan view cukup bagus ke arah > Twin > Tower. > > Saat berjalan santai, tiba2 sebuah mobil Proton > berhenti, 2 pria turun mendekati saya dan istri. > Mereka tiba-tiba meminta identitas saya dan istri, > saya balas bertanya apa mau mereka. Mereka bilang > "Polis", memperlihatkan kartu sekilas, lalu saya > jelaskan saya Turis, menginap di Nikko hotel. Mereka > memaksa minta passport, yang TIDAK saya bawa. (Masak > > sih di negeri tetangga, sesama melayu, speak the > same > language, saya dan istri bisa berbahasa inggris, > negara yg tak butuh visa, kita masih harus bawa > passport?). Salah satu "polis" ini bicara dengan HT, > > === message truncated === ____________________________________________________________________________________ Building a website is a piece of cake. Yahoo! Small Business gives you all the tools to get online. http://smallbusiness.yahoo.com/webhosting --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ Anda menerima pesan ini karena berlangganan ke Grup "Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YKPN Yogyakarta" Google Groups. Untuk memposting ke grup ini, kirimkan email ke [email protected] Untuk keluar dari grup ini, kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Untuk pilihan lain, kunjungi grup ini di http://groups.google.com/group/stieykpn?hl=id -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
