Yah, kalo kitanya boleh omong sih, selayaknya apa yang saat ini sudah
dilaksanakan (perubahan tarif) itu bisa jadi satu 'paket' untuk
dipertimbangkan dalam pemberian bantuan asing. Terlepas bahwa itu berkaitan
dengan sebuah perusahaan publik, tapi khan harus disadari kalo sebagian
besar sahamnya masih milik pemerintah. Jadi kenapa tidak? Apalagi kalo
(ternyata mereka sudah) mempertimbangkan jenis usaha dan cakupan layanannya
yang akan beri dampak berarti ke ekonomi nasional.
Setidaknya sih, sedikit cerdas untuk 'mengerti' deh...
----------
> From: Noorhayati Candrasuci <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: [stttelkom] [Fwd: [TELKOM] Arogansi Mitra KSO >:-(]
> Date: Wednesday, March 03, 1999 10:14 AM
>
> FYI : pilih mana ... investor apa rakyat ? :)