Wah....
Tiap hari selalu aja ada berita tentang KSO/JVA JVC dan sebagainya.
Sampai sampai ada keluar fatwa tentang KSO. Seperti ulama besar saja
mengeluarkan fatwa. Jadi ingat kasus 'Lemak Babi'tahun 80-an dulu. Ada
ulama sampai tega-teganya jadi bintang iklan susu Dancow untuk meyakinkan
masyarakat kalau Dancow halal.
Sebenarnya apa sih keuntungan dan kerugian JVA dibandingkan dengan KSO ?
Maklum lah saya kan jauh di kampung orang, yang jarang jarang dapat berita
Telkom kecuali dari mailing list ini.
Apakah dengan beralih status menjadi JVA masing-masing pihak masih harus
memenuhi kewajiban-kewajiban terdahulu yang belum dipenuhi? Atau dianggap
lunas alias untuk buang sial.
Terus karyawan Telkom dirugikannya dari sisi apa ? Finansial ? Gaji jadi
kurang ? Kesempatan berusaha lebih sempit ? Jelaskan dong....
Saya mah orang kecil nanti kalau kerja di Telkom,mungkin mau naik pangkat
aja susah. Mendingan diam aja dulu sekarang, kerja serius dan pulang kerja
santai jalan jalan di BIP....hehehehehe (kalau penempatan di Bandung,kalau
di Indoesia Timur kan bisa ikut bantuin ngeringin sentral yang terendam
banjir).
Lalu kemarin ada lagi yang forward email tentang suksesi Telkom. Yang
nggak lucunya orang itu pakai alamat hotmail. Walaupun kita kita ini
banyak yang pakai Networking dan bisa dilacak,tetap aja orang itu nggak
gentleman.
Kalau memang berita itu benar adanya kan dia bisa kontak aja langsung sama
kita kita disini. Plus first name nya nggak disebut pula. Cuma B.
Wibisono. Padahal kalau di sini justru last name yang nggak disebutin
dengan alasan security, eh ini rekan malah last namenya yang
disebut......
Praktek praktek kolusi and suap mah udah terjadi sejak lama.....saya tahu
persis gimana kerja BUMN yang mencoba 'mengentertain' pejabat dan
legislature. Uang lelah sidang, konsinyasi di hotel bintang 5 biar anggota
dewannya tenang mengerjakan undang undang dsb.
Kita jangan hanya bisa menyalahkan direksi saja....semua salah....direksi,
komisaris, departemen teknis, dewan bahkan sampai level bawah sekalipun.
Kita ini udah lama membenarkan pola yang salah dan mensalahkan (sorry
kalau salah spell) yang benar.
Kita perlu istighfar dan merenung apakah pernah kita melakukan tindakan
seperti yang telah dilakukan oleh orang orang yang duduk di atas kita
walaupun dalam skala yang lebih kecil.
Well...sambil menunggu everything getting better in Indonesia.Saya
putuskan untuk 'bertapa' dulu di Boston sambil menyerap ilmu lah.
Nanti kalau sudah tiba waktunya saya akan kembali dan mengabdi.
Regards,
Luke
ada di daerah Cambridge
==========================================================
[EMAIL PROTECTED]
[EMAIL PROTECTED]
==========================================================