Dear Wiyono,
Kalau saya perhatikan, semuanya ini selam ini ditutup-tutupi. Kalau jaman
sekarang, ya mbok jangan ditutup-tutupi. Buka saja. Buat lembaran pertanggungan
jawab pameran dan tampilkan di forum ini. Bisa di attache kan?. Inilah salah satu
gunanya media email dan internet ini. Jadi, dengan adanya media ini, persoalan STT
TELKOM hanya dapat diselesaikan oleh civitas akademika STT Telkom sendiri. Ya,
mengetahui problematiknya, agas segera dapat diselesaikan.

Tks.
Nurain SILALAHI

Wiyono wrote:

> Rekan-rekan pemerhati HP STT Telkom,
>
> Berkaitan dengan polemik HP STT Telkom sampai saat ini, setelah saya amati
> terdapat 2 aspek yang didiskusikan. Pertama mengenai content dan tampilan,
> yang kedua mengenai context atau isu administratif disekitar terbitnya HP tsb.
>
> HP tersebut pada awalnya memang ditujukan sebagai alat peraga pada saat
> pameran pendidikan di Jakarta 1 tahun yl.
>
> Kisahnya sebagai berikut :
> Pada saat Komas akan mengikuti tsb. Komas menawarkan kepada unit-unit di
> STT untuk menampilkan karya masing-masing unit (Saya tidak tahu pihak mana
> yang telah menawarkan diri kepada Komas untuk membantu). Bisa di cek ke
> Komas siapa saja yang ikut kontribusi.
>
> Karena itu saya menawarkan diri untuk membantu dengan usulan membuat
> peragaan informasi STT Telkom berbasis komputer, yang bisa dipajang di
> pameran tsb.
>
> Modal saya hanya sebatas ide saja, dengan pertimbangan bahwa sudah saatnya
> STT pada pameran tersebut mempunyai alat peraga berbasis komputer seperti
> yang pernah saya lihat di Kantor pusat Indosat dengan layar yang bisa
> ditotol-totol ('touch screen'). Untuk merealisasikan ide tersebut saya
> bentuk tim yang terdiri dari dosen (semua jurusan) dan mahasiswa yang
> dimotori Saudara Rismi. Sumber dana diambil dari LPPM untuk membayar  honor
> mahasiswa dan membeli peralatan yang diperlukan  (perlu diketahui dana
> penelitian tahun lalu selalu rendah penyerapannya, sehingga permintaan tsb
> bisa disetujui). Pada saatnya kemudian jadilah alat peraga tersebut dipakai
> di pameran. Disana juga dilakukan survai mengenai content dan tampilannya
> untuk perbaikan-perbaikan seperlunya.
>
> Nah, kemudian sampailah setahun kemudian pada suatu hari administrator
> jaringan di STT meminta file tersebut. Hasilnya seperti yang rekan-rekan
> lihat, walaupun tidak persis seperti semula (ada perbedaan-perbedaan).
>
> Saya sendiri kurang tahu persis letak 'persaingan' antara AII dengan STT
> (Puskom atau lainnya)seperti yang hangat diperdebatkan. Memang suatu kali
> pernah saya lihat HP yang dibuat oleh AII.
>
> Saya tadinya agak enggan ikutan diskusi, karena suasananya agak
> 'mengerikan'. Dan beberapa koreksi saya anggap sebagai masukan untuk
> perbaikan selanjutnya.
>
> Wassalam.
>
> =======================
> Wiyono
> Jurusan Teknik Industri
> STT Telkom
> =======================

Kirim email ke