Maaf Yang Terhormat Bapak Wiyono.
Kalau anda sebutkan bahwa dengan motor saudara Rismi (seperti yang Bapak sebutkan)
mahasiswa di motori untuk membentuk dan membangun site untuk pameran, dalam forum yang
berbahagia ini saya katakan, itu tidak benar.
Dari awal anda membentuk tim saja sudah terjadi perselisihan diantara mahasiswa STT
Telkom, dan bagaimana kemudian anda mengatakan bahwa mahasiswa secara keseluruhan ikut
dalam pembangunan site tersebut ? Maaf saya pikir Bapak perlu untuk mencari sumber
lain siapa saudara Rismi dan apa yang telah dilakukan saudara tersebut dalam
pembangunan HP STT Telkom yang telah dipamerkan setahun yang lalu.
Sejak awal Bapak membentuk Tim, di tubuh mahasiswa sendiri sudah terjadi
ketidaksimpatikan kepada Bapak dengan menempatkan beberapa orang yang dalam tanda
tanya besar diragukan sekali loyalitasnya sebagai seorang mahasiswa. Saya tidak perlu
menjelaskan bagaimana loyalitas sebagai seorang mahasiswa dalam sebuah definitif, saya
pikir hadirin yang terhormat di milis ini sudah tahu.
Silahkan di jawab dan ditanggapi keinginan Bapak Nurain, maka semuanya akan terjawab.
"Sebuah sistem layaknya seperti kelereng dalam sebuah Mangkuk:
Jika salah satu diantaranya diambil akan berakibat semua ikut berubah juga,
semua akan tidak pada posisi awal sebelum satu element itu diambil"
(Rogers 1995, p.419)
>Rekan-rekan pemerhati HP STT Telkom,
>
>Berkaitan dengan polemik HP STT Telkom sampai saat ini, setelah saya amati
>terdapat 2 aspek yang didiskusikan. Pertama mengenai content dan tampilan,
>yang kedua mengenai context atau isu administratif disekitar terbitnya HP tsb.
>
>HP tersebut pada awalnya memang ditujukan sebagai alat peraga pada saat
>pameran pendidikan di Jakarta 1 tahun yl.
>
>Kisahnya sebagai berikut :
>Pada saat Komas akan mengikuti tsb. Komas menawarkan kepada unit-unit di
>STT untuk menampilkan karya masing-masing unit (Saya tidak tahu pihak mana
>yang telah menawarkan diri kepada Komas untuk membantu). Bisa di cek ke
>Komas siapa saja yang ikut kontribusi.
>
>Karena itu saya menawarkan diri untuk membantu dengan usulan membuat
>peragaan informasi STT Telkom berbasis komputer, yang bisa dipajang di
>pameran tsb.
>
>Modal saya hanya sebatas ide saja, dengan pertimbangan bahwa sudah saatnya
>STT pada pameran tersebut mempunyai alat peraga berbasis komputer seperti
>yang pernah saya lihat di Kantor pusat Indosat dengan layar yang bisa
>ditotol-totol ('touch screen'). Untuk merealisasikan ide tersebut saya
>bentuk tim yang terdiri dari dosen (semua jurusan) dan mahasiswa yang
>dimotori Saudara Rismi. Sumber dana diambil dari LPPM untuk membayar honor
>mahasiswa dan membeli peralatan yang diperlukan (perlu diketahui dana
>penelitian tahun lalu selalu rendah penyerapannya, sehingga permintaan tsb
>bisa disetujui). Pada saatnya kemudian jadilah alat peraga tersebut dipakai
>di pameran. Disana juga dilakukan survai mengenai content dan tampilannya
>untuk perbaikan-perbaikan seperlunya.
>
>Nah, kemudian sampailah setahun kemudian pada suatu hari administrator
>jaringan di STT meminta file tersebut. Hasilnya seperti yang rekan-rekan
>lihat, walaupun tidak persis seperti semula (ada perbedaan-perbedaan).
>
>Saya sendiri kurang tahu persis letak 'persaingan' antara AII dengan STT
>(Puskom atau lainnya)seperti yang hangat diperdebatkan. Memang suatu kali
>pernah saya lihat HP yang dibuat oleh AII.
>
>Saya tadinya agak enggan ikutan diskusi, karena suasananya agak
>'mengerikan'. Dan beberapa koreksi saya anggap sebagai masukan untuk
>perbaikan selanjutnya.
>
>
>Wassalam.
>
>=======================
>Wiyono
>Jurusan Teknik Industri
>STT Telkom
>=======================