Dear Bpk Wiyono

Seperti yang dikemukakan oleh Pak Nurain, semua kekacauan yang terjadi di STT TELKOM 
saat ini terjadi karena mental PENGUASA yang digunakan dalam lingkungan KAMPUS. Tidak 
adanya transparasi atau kesiapan untuk menjadi transparan saat diperlukan.

Jika Bapak melemparkan kembali kepada "atasan" bapak tentang pembuatan HP tersebut, 
maka itu sudah amat sering kita lihat dan dengar pada iklim politik di negeri kita . . 
. . saling lempar tanggung-jawab. Saya rasa sebagai pihak yang ditunjuk, usahakanlah 
bapak memberikan jawaban atas pertanyaan yang diajukan kepada bapak, tentunya ya 
sebatas yang diketahui bapak (bukan jawaban tidak tahu - padahal orang tahu pasti 
bahwa "beliau" pasti tahu, dan juga bukan jawaban yang sok tahu - manusia akan tahu 
apakah ada kebohongan atau tidak).

Mohon maaf Pak, ini bukan menggurui, Pak. Sebab dari dulu pokok persoalan adalah itu. 
Kita melihat perkembangan kampus lain ( dalam hal ini yang saya lihat adalah ITS, UGM, 
UNDIP, ITB, UK PETRA SBY) dapat maju dengan pesat karena kerjasama yang baik dan 
saling percaya antara MAHASISWA, DOSEN dan INSTITUSI. PERCAYA karena APA ? Karena 
adanya keterbukaan, karena iklim AKADEMIS dan idealisme KAMPUS terpelihara dengan 
baik, bukan pendekatan KEKUASAAN. (Saya tahu pasti karena saya punyak banyak teman dan 
saudara yang kuliah di tempat tersebut - yang lainnya, saya tidak mengetahuinya secara 
langsung dari pihak pertama)

Idealisme KAMPUS adalah kemauan dan kemampuan untuk saling berbagi, duduk sama rendah 
berdiri sama tinggi, tidak malu bertanya, (menurut kata - kata Mas Eka Indarto) , 
tetapi jangan TERLALU banyak bertanya - (ini kata - kata saya sendiri 'lho).
Berdasarkan pengamatan beberapa rekan dan juga saya sendiri, di STT TELKOM masih ada 
semangat untuk saling menguasai, egoisme, tidak mau berbagi, saling jegal - bahkan 
sesama mahasiswa. Kenapa di dalam kapus sendiri seperti ini, kalau di luar , di dunia 
BISNIS biarlah, TETAPI disini , INI KAMPUS, MAAANN !!!!!!!!!!!!!!!! . . . ..

Demikian sedikit dari saya . .(ups sedikit ya..). Terus - terang saat Bapak menjadi 
KAJUR TI yang baru . . (dulu) banyak harapan tertumpu di pundak Bapak untuk mengubah 
persepsi tentang jurusan TI. Apakah persepsi itu . . . biasa hubunghi saya lewat JAPRI 
. .sebab nanti kalau saya masukkan MILIS pasti terjadi POLEMIK lagi.

Hormat saya, DINARTO

Hormat saya juga untuk PAK NURAIN SILALAHI

dan hormat saya juga untuk SEMUA . . .(upacara 'kali).

*********** REPLY SEPARATOR ***********

On 4/15/99, at 5:06 PM, Wiyono wrote: 

>Dear Sdr. M Iwan Zainuri.
>Saya sebenarnya tidak begitu tertarik untuk memperpanjang polemik ini.
>Saran dan informasi Anda cukup baik sebenarnya. Cuma datangnya terlambat.
>Sebab pada saat itu (satu tahun yl)saya tidak mendengar adanya
>perselisihan diantara mahasiswa STT Telkom pada saat Komas atau LPPM
>menyetujui usulan saya (maaf saya sendiri juga tidak tertarik untuk
>mengintip perselisihan-perselisihan Anda). Dan seandanya kalau ada
>perselisihan maka tanyakan itu kepada KOMAS atau LPPM yang mengijinkan saya
>melakukan hal tersebut. Bersainglah secara fair (sebaiknya pada saat itu
>Anda juga mengusulkan untuk membantu Komas dan seandanya konsep Anda lebih
>baik tentulah proposal Anda yang diloloskan). Atau setidaknya datang kepada
>saya pada saat itu, jangan satu tahun kemudian baru ribut. Proteslah pada
>saat HP tersebut dipamerkan, karena itu tujuan pembuatan HP tersebut.
>
>>>=======================
>>>Wiyono
>>>Jurusan Teknik Industri
>>>STT Telkom
>>>=======================
>
>
>
>
>>----- Original Message -----
>>From: Mochamad Iwan Zainuri <[EMAIL PROTECTED]>
>>To: <[EMAIL PROTECTED]>
>>Sent: Kamis, April 15, 1999 4:25
>>Subject: Re: [stttelkom] Kisah HP STT Telkom
>>
>>
>>Maaf Yang Terhormat Bapak Wiyono.
>>Kalau anda sebutkan bahwa dengan motor saudara Rismi (seperti yang Bapak
>>sebutkan) mahasiswa di motori untuk membentuk dan membangun site untuk
>>pameran, dalam forum yang berbahagia ini saya katakan, itu tidak benar.
>>Dari awal anda membentuk tim saja sudah terjadi perselisihan diantara
>>mahasiswa STT Telkom, dan bagaimana kemudian anda mengatakan bahwa mahasiswa
>>secara keseluruhan ikut dalam pembangunan site tersebut ? Maaf saya pikir
>>Bapak perlu untuk mencari sumber lain siapa saudara Rismi dan apa yang telah
>>dilakukan saudara tersebut dalam pembangunan HP STT Telkom yang telah
>>dipamerkan setahun yang lalu.
>>Sejak awal Bapak membentuk Tim, di tubuh mahasiswa sendiri sudah terjadi
>>ketidaksimpatikan kepada Bapak dengan menempatkan beberapa orang yang dalam
>>tanda tanya besar diragukan sekali loyalitasnya sebagai seorang mahasiswa.
>>Saya tidak perlu menjelaskan bagaimana loyalitas sebagai seorang mahasiswa
>>dalam sebuah definitif, saya pikir hadirin yang terhormat di milis ini sudah
>>tahu.
>>Silahkan di jawab dan ditanggapi keinginan Bapak Nurain, maka semuanya akan
>>terjawab.
>>
>>
>>
>>"Sebuah sistem layaknya seperti kelereng dalam sebuah Mangkuk:
>>Jika salah satu diantaranya diambil akan berakibat semua ikut berubah juga,
>>semua akan tidak pada posisi awal sebelum satu element itu diambil"
>>(Rogers 1995, p.419)
>>
>>
>>
>>>>>
>>>Wassalam.
>>>
>
>>
>>

Kirim email ke