Sudah pasti bahwa kita harus menjelaskan kepada pelanggan sejelas-jelasnya.
Saya yakin kalau kita bisa menjelaskan kepada pelanggan dengan benar, mereka
akan puas dan tidak merasa di-bulus-in. Pembebanan di dua telepon adalah
konsekuensi logis karena telepon yang men-transfer tentu tahu kemana mereka
men-transfer panggilannya, dan mereka akan menempuh resiko terkena tagihan
(jika dipanggil) karena mereka memang sedang menunggu informasi yang
penting. Begitu kan ? Masalahnya tinggal, maukah kita meluangkan waktu untuk
menjelaskan panjang lebar kepada pelanggan ...?
-----Original Message-----
From: Djoko Boedhi Wiarso <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Thursday, April 15, 1999 5:31 PM
Subject: Re: [stttelkom] Fw: [ylki-l] Akal bulus Telkom dgn 'lacak'
>Fasilitas lacak / follow-me memang begitu, sama seperti pengalihan
panggilan
>sibuk ke Telkom Memo / VPS. Bedanya divertion karena follow-me ditagih
(bisa
>lokal/SLJJ/SLI tergantung follow-me ke mana), sedangkan divertion ke Telkom
>Memo tidak ditagih karena peraturan dari Diropsar.
>Seharusnya pelanggan diberi informasi dengan lengkap. Sayangnya di brosur
>biasanya hanya diinformasikan biaya pasang dan abonemen saja.
>
>Djoko Boedhi Wiarso
>UPNR Divisi Regional V Jawa Timur
>Visit us at http://10.96.10.47/
>
>-----Original Message-----
>From: Satria <[EMAIL PROTECTED]>
>To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
>Date: Kamis, 15 April 1999 17:04
>Subject: [stttelkom] Fw: [ylki-l] Akal bulus Telkom dgn 'lacak'
>
>
>
>Gimana menurut rekan2 ttg informasi ini.
>
>>From: "Harun jonatan" <[EMAIL PROTECTED]>
>>Reply-To: "GKI" <[EMAIL PROTECTED]>
>>To: "GKI" <[EMAIL PROTECTED]>
>>Subject: Fasilitas lacak telkom
>>Date: Wed, 14 Apr 1999 05:50:32 +0700
>>
>>
>>Para netter yang kekasih
>>
>>Ada informasi mengenai telkom .
>>Mungkin saya terlambat mengetahuinya, mungkin berguna bagi anda semuanya.
>>Fasilitas lacak adalah memindahkan panggilan telpon dari telpon K1 kepada
>>telpon K2, sejak memakai fasilitas ini tagihan telpon K1 membengkak,
>tadinya
>>kami mengira ini disebabkan oleh pemakaian internet, seperti yang disangka
>>istri saya.
>>Lalu saya berhemat pemakaian internet, dan bulan Maret turun drastis, lalu
>>bulan April pemakaian internet saya kurang lebih 10 jam saja, tetapi
>tagihan
>>telpon K1 sebesar 200.000 rp lebih.
>>Saya cek keinformasi, mereka tidak bisa menolong karena pulsanya lokal
>>semua, lalu saya tanya apakah karena lacak , tentu saja jawab mereka ,
>>karena dari K1 ke K2 dianggap pemanggilan dari K1 keluar, dan itu kena
>biaya
>>pulsa .
>>Jadi telkom dengan fasilitas lacak dengan satu panggilan telpon bisa
>menagih
>>dua nomor sekaligus, pintar sekali telkom.
>>Waktu promosi mereka hanya memberikan informasi gratis pemasangan sebesar
>>15.000 rp saja, dan tentu saja tidak memberitahu bahwa pengalihan itu
>>menimbulkan tagihan kepada kita, mudah-mudahan kita tidak curiga .
>>Salam .
>>
>>
>>
>>______________________________________________________
>>Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
>>
>>***********************************************************************
>>Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia
>>Jl. Pancoran Barat VII/1, Duren Tiga, Jakarta 12760 - DKI Jakarta
>>Hotline Service Pengaduan YLKI (021) 79191255
>>http://www.ylki.org/ - email: [EMAIL PROTECTED]
>>
>>Berhenti berlangganan, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
>>Berlangganan , e-mail : [EMAIL PROTECTED]
>>Netika BerInternet : [EMAIL PROTECTED]
>>UNLIMITED POP3 Account @ http://www.indoglobal.com
>>
>
>