Daftar berita terlampir:
* Erosi Serayu Makin Parah
* PDAM Akan Olah Air Bengawan Solo 
* Kali Brantas Susut akibat Penambang Pasir
* Mencegah Erosi dengan Tanaman Konservasi


Kliping tematik lainnya dapat diperoleh di
http://www.terranet.or.id/terramilis.php
http://www.terranet.or.id/berita.php

TerraNet: Portal Lingkungan Hidup dan Pembangunan Berkelanjutan
http://www.terranet.or.id
================================================================



Erosi Serayu Makin Parah
http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=4651
Pengikisan atau erosi Sungai Serayu di Cilacap, Jawa Tengah, kini mengancam ratusan KK 
warga di sepanjang tepi sungai tersebut. Erosi terus berlangsung ditambah lagi dengan 
banyaknya pengambilan pasir secara liar.

"Sudah banyak pondasi rumah penduduk yang terkikis, sehingga 30 KK terpaksa pindah," 
kata Kepala Desa (Kades) Kesugihan Kidul Sarijo kepada wartawan, Kamis (1/8).
(Suara Pembaruan, 2002-08-02)



PDAM Akan Olah Air Bengawan Solo 
http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=4647
Mengingat volume air bersih produksi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Solo 
masih sangat kurang dari kebutuhan masyarakat, pihak PDAM Solo pada tahun ini 
memutuskan akan membangun proyek pengolahan air baku dari Bengawan Solo yang terletak 
persis di tepi bagian timur kota. Selain itu, juga akan memanfaatkan Waduk Mulur di 
Kabupaten Sukoharjo�18 km selatan Solo� dengan proses pengolahan serupa.
(Kompas, 2002-07-31)



Kali Brantas Susut akibat Penambang Pasir
http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=4649
Tiga Dam Induk di Batang Kekurangan Air

Para penambang pasir menjadi salah satu penyebab kekeringan di kawasan alur daerah 
aliran sungai (DAS) Kali Brantas. Ratusan penambang yang mengeksplorasi pasir dengan 
mesin penyedot itu membuat permukaan air sungai menurun karena letaknya berada di 
bawah mulut saluran sekunder.

Bahkan, di beberapa titik bantaran Kali Brantas di wilayah Kediri, permukaan air 
menurun sekitar 3-5 meter di bawah permukaan yang dipersyaratkan. Akibatnya, banyak 
mulut saluran pengairan sekunder serta beberapa fondasi jembatan dalam posisi 
menggantung di atas permukaan air Kali Brantas.
(Media Indonesia, 2002-07-30)



Mencegah Erosi dengan Tanaman Konservasi
http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=4662
Saat melangkah menuju kebun, hati Suwardi berbunga-bunga. Beberapa hari lagi pembeli 
akan datang memborong benih durian yang ditanamnya. Terbayang jutaan rupiah bakal dia 
dapatkan.

Namun apa daya, sesampainya di kebun benih, Suwardi terbengong-bengong menyaksikan 
pemandangan yang dilihatnya. Erosi yang menimpa kebun miliknya telah menghancurkan 
mimpi indah tentang panen benih durian. Suwardi hanya bisa terduduk lemas di tepi 
lereng, lokasi kebunnya berada.

Sebetulnya pencegahan terhadap erosi lahan sudah dilakukan masyarakat Indonesia sejak 
dahulu kala. Namun kebanyakan upaya pencegahan hanya dalam penataan lahan saja, 
seperti sistem teras.
(Suara Pembaruan, 2002-07-28)



_______________________________________________
Sungai mailing list
[EMAIL PROTECTED]
http://lists.lead.or.id/mailman/listinfo/sungai

Kirim email ke