Kartu Kredit Bank Mega Diblokir
Media Indonesia, Rabu, 28 Januari 2009

Nama saya Jesse Kristna Sudjana. Saya merupakan salah satu pelanggan kartu 
kredit Visa Bank Mega dengan nomor kartu kredit 4201 9200 8293 1054. Saya 
merasa diperlakukan sangat tidak adil oleh Bank Mega, setelah Bank Mega secara 
sepihak memblokir kartu kredit saya secara sepihak dan tanpa pemberitahuan sama 
sekali kepada saya sebelumnya.

Kejadian itu telah membuat saya malu di depan rekan kerja dan klien potensial 
yang sedang saya bangun kepercayaannya. Pada 21 Januari 2009, saya hendak 
melakukan pembayaran dengan menggunakan kartu kredit Bank Mega setelah menjamu 
rekan kerja dan klien potensial saya makan malam di suatu restoran di Jakarta. 
Namun, di kasir kartu saya tidak bisa diproses dengan alasan 'card declined'.

Setelah akhirnya tagihan saya selesaikan dengan cara membayar tunai, saya 
menelepon call center (CC) Bank Mega. Sekitar pukul 13.00 saya diterima petugas 
customer service (CS) pertama yang saya lupa namanya. Setelah melakukan semua 
verifikasi data, saya dipersilakan untuk menjelaskan apa yang menjadi 
permasalahan saya. Petugas CS mengatakan, kartu saya benar diblokir dengan 
alasan bahwa Bank Mega sedang melakukan proses verifikasi kepada nasabahnya. 
Namun, pada saat data saya diverifikasi saya tidak dapat dihubungi.

Saya sangat tidak puas dengan jawaban tersebut karena beberapa hal.

1. Bukankah proses verifikasi sudah berjalan pada saat sebelum Bank Mega 
menyetujui aplikasi kartu kredit saya?

2. Saya sudah memberikan nomor telepon rumah, nomor telepon kantor lengkap 
dengan ekstensi saya, telepon genggam, dan e-mail kantor saya. Apakah semua 
nomor dan alamat kontak tersebut sudah dikontak? Saya merasa tidak pernah 
dikontak Bank Mega melalui telepon genggam atau e-mail kalau memang saya tidak 
bisa dihubungi di rumah atau telepon rumah saya tidak ada yang menjawab.

3. Yang paling membuat saya merasa disepelekan petugas CC Bank Mega adalah, 
mereka tidak memberikan solusi kepada saya. Setelah saya desak untuk memberikan 
solusi, mereka hanya bisa menggantung telepon hingga sambungan teleponnya 
terputus. Saya mencoba untuk menelepon lagi dan diterima petugas CC bernama 
Salman. Saya memberikan nomor telepon genggam dan kantor saya untuk 
diverifikasi. Setelah itu dia menanyakan telepon rumah yang menurut saya sudah 
saya diinformasikan kepada rekannya yang pertama. Sudah berulang-ulang saya 
jelaskan bahwa verifikasi telah dan bisa dilakukan dengan rekannya dan saya 
juga sudah kooperatif. Namun, yang saya dapatkan adalah perlakuan yang sama. 
Telepon saya digantung dan akhirnya dimatikan.

Apakah seperti itu Bank Mega memperlakukan pelanggannya? Apakah begitu SOP Bank 
Mega kepada pelanggan yang meminta kejelasan dan solusi mengenai masalahnya? 
Saya telah dan selalu melakukan kewajiban saya sebagai pemegang kartu Visa Gold 
Bank Mega.

Saya tidak mengharapkan apa-apa selain diperlakukan adil setelah saya memenuhi 
semua kewajiban saya. 

Jesse Kristna Sudjana 
Media Relations Supervisor PT HM Sampoerna Tbk


Sumber: MEDIA INDONESIA
URL: 
http://anax1a.pressmart.net/mediaindonesia/MI/MI/2009/01/28/ArticleHtmls/28_01_2009_006_007.shtml?Mode=1




      
___________________________________________________________________________
Dapatkan nama yang Anda sukai!
Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com.
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/

Kirim email ke