Assalamu'alaikum Wr. Wb,

Sebelumnya saya minta maaf jika saya selalu membaca email - email antum 
sekalian, Mohon maaf jika nambah baris Sebaiknya jika ada email yang
masuk ke syiar islam sebaiknya diteliti dan ditelaah jangan langsung 
disebarluaskan kehalayak yang mungkin kiranya nanti membuat keruh suasana
atau membuat satu hati yang disana menjadi tersinggung , bukankah kita 
semua muslim bersaudara. 

Khusus mas adji sebaiknya jika anda mendapat kritikan atau tanggapan dari 
seseorang yang bermaksud baik guna mengcover segala macam bentuk makar
anda sebaiknya bersikap bijaksana bukankah bersikap mengalah itu baik dan 
untuk kemenangan toh itu untuk kebaikan anda juga..

saya setuju dengan mas tri kuatkan barisan dengan damai dan sejukkan hati 
dinginkan kepala. segala kemarahan itu merupakan pintu masuk buat syaitan
guna menggoda manusia dan bujuk rayunya untuk membuat makar. dan sebaik - 
baiknya manusia adalah yang menjaga hatinya dan keminananya.

Mohon maaf jika ada kata-2 yang salah saya berusaha menyejukkan suasana.

Wassalaammu 'Alaikum Wr. Wb.
MARYANI





"TRY HARJIANTO" <[EMAIL PROTECTED]>
Sent by: [email protected]
07/06/2007 08:59 AM

 
        To:     <[EMAIL PROTECTED]>, <[EMAIL PROTECTED]>, 
<[email protected]>, <[EMAIL PROTECTED]>
        cc: 
        Subject:        RE: [syiar-islam] Re: Mari bersikap lebih bijaksana


Assalamu'alaikum 
Saudaraku se-iman sabar..sabar..dalam menyikapi perbedaan,dinginkan hati 
dan damai,sejuk dalam jalinan agama kita ISLAM. Kita sadar bhw setiap 
amarah,kemurkaan yang timbul seketika itu juga syetan akan menyabut untuk 
memperkeruh masalah. Stopo segala permusuhan mari kuatkan persatuan dalam 
islam berlandaskan Qur'an dan Sunnah.
Demikian mudah-mudahan bisa menyejukkan suasana.

Wassalamu'alaikum
Tri

-----Original Message-----
From: "adji ekawarman"<[EMAIL PROTECTED]>
Sent: 7/5/07 11:11:36 PM
To: "Junaidi"<[EMAIL PROTECTED]>, 
"[email protected]"<[email protected]>, "'Erwin Budi 
Sulistyo'"<[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [syiar-islam] Re: Mari bersikap lebih bijaksana
pak JUNAIDI..
maksud anda ini apa, sih..?
anda marah/tersinggung saya memforward postingan2 yg menjelekkan ISLAM dan 
mentertawakan si poster yg mengaku sbg ny. MUSLIM binti MUSKITAWATI alias 
Hafsah Salim itu ya..?
sehingga dengan mudahnya anda telah memfitnah saya sebagai non-muslim..!!

justeru karena saya seorang MUSLIM makanya saya tidak suka dgn postingan2 
dia,
tapi kok malah saya yang disalahkan begini..?
memangnya dimana ada kata2 saya bahwa saya telah menghina agama saya 
sendiri..?
apakah postingan saya juga menghina Rasulullah SAW, para sahabat dan juga 
saudara2 saya se-ISLAM..?
kok bisa2nya anda beranggapan bahwa saya bukan seorang muslim..?
dari mana anda bisa menilai saya seperti itu..??????

mungkin saya tidak berilmu agama yg cukup tinggi seperti anda,
barangkali aya tidak se-alim anda dalam beribadah,
tapi bukan berarti anda berhak memfitnah saya..!!

apa pula tujuan anda (dengan paragraf tulisan anda yg sengaja saya ubah 
menjadi warna merah) umtuk mengajak saudara2 saya se-ISLAM utk menyikapi 
apa yang tidak saya lakukan ?

saya sangat tidak mengerti dengan sikap anda ini..!!
apalagi melakukannya dengan terbuka ke milis..
sangat keji..!!
SAMPAI KAPANPUN SAYA TIDAK AKAN BISA TERIMA DENGAN APA YANG TELAH ANDA 
FITNAHKAN DI DEPAN FORUM INI..!!

jika saya bicara keras seperti ini tidak bisa diterima oleh rekan2 
lainnya,
saya mohon maaf kepada saudara2-ku se-ISLAM di milis Syiar Islam ini..

wassalam,

adji

----- Original Message ----- 
From: Junaidi 
To: [email protected] ; [EMAIL PROTECTED] ; 'Erwin Budi Sulistyo' 
Sent: Thursday, July 05, 2007 5:12 PM
Subject: Mari bersikap lebih bijaksana


Menanggapi E-mail dari adji ekawarman [EMAIL PROTECTED]



Mas Adji yang saya hormati ( selaku anda sebagai ciptaan Allah) 

Saya tahu anda bukan seorang Muslim. Oleh karena itu saya memahami bahwa 
anda tidak tahu bagaimana nikmatnya menjalani hidup dalam Islam. Untuk itu 
saya akan mengulas sedikit tentang hal-hal yang sangat mendasar dalam 
Islam.

1.. Dalam Islam tidak ada perbedaan yang mendasar, perselisihan pendapat 
dalam Islam adalah rahmat. 
2.. Seorang Muslim Sangat menghargai otoritas pendapat orang lain. 
Contoh kasus 1.

Pada saat kejayaan pemerintahan Islam (Daulah Islamiyah), pemerintah 
pernah memberi saran pada Imam Malik (Imam tertua dari 4 mashab). Saat itu 
pemerintah meminta Imam Malik untuk mendeklarasikan Kitab Mu'atto' 
(karangan Imam Malik) untuk dijadikan kitab ketiga sebagai pegangan umat 
Islam. Namun saat itu juga Imam Malik menyatakan bahwa cukup Alqur'an dan 
Hadist sebagai kitab pegangan umat Islam yang diwariskan baginda 
Rasulullah sallallahu'alaihi wasalam. Alasan Imam Malik pada saat itu 
adalah : " Sahabat-sahabat Rasulullah sangat banyak dan sudah bepergian 
keseluruh penjuru dunia untuk menyampaikan da'wah, seandainya mereka 
menulis kitab seperti yang saya tulis untuk dijadikan kitab ketiga maka 
apa yang akan terjadi pada umat Islam? Jadi cukuplah Alqur'an & Hadist 
sebagai pegangan umat Islam. Jika ada yang mempunyai pendapat untuk 
menganalisa tentang makna dalam Alqur'an dan Hadist dengan dalil dan 
pemikiran ilmiah marilah sama-sama kita hargai". 

Contoh kasus 2.

Dari ke empat Imam / mashab ( Maliki, Syafi'I, Hambali & Hanafi) sangat 
menghargai perbedaan pendapat. Dan mereka saling belajar, saling memberi, 
saling mengisi untuk kebaikan umat Islam. Mereka tidak pernah 
bertentangan, mereka menganjurkan kita sesama manusia untuk membuka diri, 
untuk belajar mendalami suatu analisa kasus untuk mendapatkan kebenaran 
yang hakiki.

Jadi disini tidak ada pertentangan didalam Islam.

3.. Perlu Mas Adji ketahui : 
Islam tidak pernah mengajarkan kebencian bagi siapapun termasuk tumbuhan 
maupun hewan. Perlu anda ketahui Nabi Muhammad s.a.w melarang kita sebagai 
manusia pipis/buang air kecil dilubang semut sekalipun. Begitulah halusnya 
ajaran Islam untuk memberi kenyamanan & kasih sayang terhadap semua 
makhluk. Coba anda bayangkan hewan aja, jika mau dipotong harus kita 
hargai, caranya minta izin pada Allah SWT selaku pencipta baru dipotong. 
Bahkan ketika mau dimasak dan dimakan kita juga minta izin pada Allah 
caranya, kita baca : artinya "Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi 
Maha Penyayang. 

Mas Adji perlu merenung!! Saya sangat heran, mengapa umat Yahudi & 
Nashrani Sangat benci terhadap ajaran yang di anut umat Islam, sepert 
Amerika Serikat yang mempropaganda antara Sunni & Syiah, seperti 
didikan-didikan Yahudi terhadap anak-anak mereka untuk membenci umat 
Islam?? Kenapa tidak ada kebebasan berfikir untuk menghargai sesama 
makhluk ciptaan Allah? Mengapa harus mengikuti dogma-dogma yang tidak bisa 
dicerna secara ilmiah. Islam sangat menghargai kebebasan berfikir, 
kebebasan menganalisa, kebebasan berbuat yang didasari oleh nila-nilai 
kesucian, tidak merusak alam, tidak merugikan orang lain. Subhannallah 
indahnya hidup dalam Islam.

Islam penuh kasih sayang. Islam penuh dengan keikhlasan & kesabaran. Bagi 
kami umat Islam, siapapun kami cintai tidak ada perbedaan yang mendasar. 
Disini saya juga ingin menghimbau teman-teman sesama Muslim untuk 
menyikapi dengan bijaksana untuk orang-orang seperti Mas Adji. Mari kita 
satukan langkah untuk mempelajari & mengkaji Islam lebih jauh dengan 
mencontoh suri tauladan Rasulullah s.a.w dan para Sahabat Beliau.



Khusus yang mau mempelajari Teologi & terkhusus lagi bagi Mas Adji, saya 
sarankan untuk mencari buku karangan Dr. Maurice Buchaile ( Muslim 
berkebangsaan Spanyol) dengan judul " Bibel, Qu'an & Science Modern " 
(edisi terjemahan). Atau anda bisa menghubungi Bapak Insan Mokoginta ( 
seorang Mualaf dan menjabat sebagai Ketua DDII cabang Depok) untuk 
alamatnya nanti anda bisa saya bantu. Dari Bapak insan, anda bisa 
berdiskusi lebih banyak tentang injil & Al'quran. Bahkan jika anda bisa 
mejawab pertanyaan-pertanyaan Beliau anda akan diberi hadiah 10 juta 
bahkan disediakan juga mobil BMW jika anda bisa menjawab pertanyaan 
special tentang Injil. Dari Pak Insan anda bisa pesan buku-buku maupun VCD 
tentang dialog antara Mu'alaf vs Murtaddin. Dan saya sarankan agar anda 
juga mempelajari buku-buku karangan Bapak Antón Medan tentang perjalanan 
hidupnya ketika mempelajari Injil & Alqur'an. 

Sebagai bahan renungan yang kedua

Dalam Islam tidak ada paksaan & tidak pernah mempolitisir sesuatu bantuan 
untuk merekruit non muslim untuk memeluk agama Islam.

Orang Islam yang murtad banyak didasari oleh permasalahan halusinasi. 
Mereka keluar dari Islam bukan didasari oleh pengkajian ilmiah. Kebanyakan 
karena himpitan ekonomi dan tidak sabar dalam menjalani hidup dalam 
cobaan. Untuk kasus halusinasi seperti datangnya seberkas sinar atau 
apapun bentuk dan gambaran bahwa datangnya kebenaran harus didasari oleh 
ilmu yang memang benar-benar ilmiah.

Disini bisa saya berikan satu contoh kasus yang terjadi pada Sheikh Abdul 
Kadir Jailani dalam bermunajat/ bermeditasi untuk mendekatkan diri pada 
Sang Pencipta (Allah SWT). Saat itu datang seberkas sinar yang sangat 
terang dan berkata akulah tuhanmu dan mulai hari ini kuhalalkan semua yang 
haram untukmu. Sudah jelas Syeikh Abdul kadir Jailani bisa menjawab bahwa 
tuhan tidak sama dengan apa yang Ia ciptakan & Tuhan tidak akan pernah 
menjabut apa-apa yang sudah dia tetapkan. Saat itu sinar tersebut 
mengatakan bahwa Syeikh Abdul kadir jailani hebat bisa menangkal ujian 
darinya dengan ilmu dan ilmu telah menolong Sheik Abdul Kadir Jailani. 
Maka saat itu juga Sheik Abdul Kadir Jailani mengatakan bahwa yang 
menolongnya adalah Allah SWT bukan ilmunya, kemudian Sheikh abdul Kadir 
Jailani mengusir syaitan yang menggodanya. 

Jadi bagi kita kaum Muslim harus benar-benar menyikapi apa-apa yang kita 
alami didasarkan oleh ilmu sembari memohon pertolongan Allah untuk 
menjalani hidup yang diridhoinya. 

Mas Adji coba pelajari juga, apa yang melatarbelakangi seorang non Muslim 
untuk memeluk agama Islam. Anda tidak akan pernah menjumpai tipe orang 
yang kekurangan ekonomi atau mengalami gangguan halusinasi Dan sudah dapat 
dipastikan orang-orang yang tertarik dan langsung memeluk agama Islam 
karena manisnya kasih sayang yang ditunjukkan umat Islam atas ridho Alllah 
SWT. Dan anda akan menjumpai orang-orang pintar yang benar-benar mengkaji 
secara ilmiah apa yang terkandung dalam Al'qu'an dan Injil serta kitab 
lainnya. Mereka memang benar-benar mengkaji dengan hati yang lapang sikap 
terbuka & bebas berfikir tanpa dogma-dogma yang tidak masuk akal secara 
ilmiah.

Maaf Mas Adji saya sedíh membaca tulisan anda karena saya tahu anda belum 
mengenal ajaran Islam. Apa yang anda tulis jauh dari kebenaran. Kalau anda 
ingin belajar tentang kehidupan Rasulullah beserta keluarga & para 
Sahabatnya saya akan bantu. Dan saya yakin setelah anda tahu anda pasti 
akan merindukan kehadiran Rasulullah bserta keluarga dan sahabatnya bahkan 
mungkin akan bertanya-tanya dimana bisa anda jumpai indahnya akhlak 
Rasulullah pada para pengikutnya. Semoga Anda bisa membuka hati dan 
fikiran untuk mendapatkan kebenaran yang hakiki.

Alhamdulillah segala kebaikan datang dari Allah SWT. Saya mohon maaf atas 
kekurangan yang ada pada saya. Semoga rekan-rekan mau memaafkan atas 
kekurangan saya. Dan kepada Allah SWT saya mohon ampun.

Semoga bermanfaat. 

"Saya akan selalu membuka diri untuk kebaikan dan kebenaran"

Thanks

Written by

Junaidi

Piping Engineer

PT Truba Jurong Engineering

Jakarta




[Non-text portions of this message have been removed]



 



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke