Assalamu'alaikum
Saudaraku se-iman sabar..sabar..dalam menyikapi perbedaan,dinginkan hati dan
damai,sejuk dalam jalinan agama kita ISLAM. Kita sadar bhw setiap
amarah,kemurkaan yang timbul seketika itu juga syetan akan menyabut untuk
memperkeruh masalah. Stopo segala permusuhan mari kuatkan persatuan dalam islam
berlandaskan Qur'an dan Sunnah.
Demikian mudah-mudahan bisa menyejukkan suasana.
Wassalamu'alaikum
Tri
-----Original Message-----
From: "adji ekawarman"<[EMAIL PROTECTED]>
Sent: 7/5/07 11:11:36 PM
To: "Junaidi"<[EMAIL PROTECTED]>,
"[email protected]"<[email protected]>, "'Erwin Budi
Sulistyo'"<[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [syiar-islam] Re: Mari bersikap lebih bijaksana
pak JUNAIDI..
maksud anda ini apa, sih..?
anda marah/tersinggung saya memforward postingan2 yg menjelekkan ISLAM dan
mentertawakan si poster yg mengaku sbg ny. MUSLIM binti MUSKITAWATI alias
Hafsah Salim itu ya..?
sehingga dengan mudahnya anda telah memfitnah saya sebagai non-muslim..!!
justeru karena saya seorang MUSLIM makanya saya tidak suka dgn postingan2
dia,
tapi kok malah saya yang disalahkan begini..?
memangnya dimana ada kata2 saya bahwa saya telah menghina agama saya
sendiri..?
apakah postingan saya juga menghina Rasulullah SAW, para sahabat dan juga
saudara2 saya se-ISLAM..?
kok bisa2nya anda beranggapan bahwa saya bukan seorang muslim..?
dari mana anda bisa menilai saya seperti itu..??????
mungkin saya tidak berilmu agama yg cukup tinggi seperti anda,
barangkali aya tidak se-alim anda dalam beribadah,
tapi bukan berarti anda berhak memfitnah saya..!!
apa pula tujuan anda (dengan paragraf tulisan anda yg sengaja saya ubah
menjadi warna merah) umtuk mengajak saudara2 saya se-ISLAM utk menyikapi apa
yang tidak saya lakukan ?
saya sangat tidak mengerti dengan sikap anda ini..!!
apalagi melakukannya dengan terbuka ke milis..
sangat keji..!!
SAMPAI KAPANPUN SAYA TIDAK AKAN BISA TERIMA DENGAN APA YANG TELAH ANDA
FITNAHKAN DI DEPAN FORUM INI..!!
jika saya bicara keras seperti ini tidak bisa diterima oleh rekan2 lainnya,
saya mohon maaf kepada saudara2-ku se-ISLAM di milis Syiar Islam ini..
wassalam,
adji
----- Original Message -----
From: Junaidi
To: [email protected] ; [EMAIL PROTECTED] ; 'Erwin Budi
Sulistyo'
Sent: Thursday, July 05, 2007 5:12 PM
Subject: Mari bersikap lebih bijaksana
Menanggapi E-mail dari adji ekawarman [EMAIL PROTECTED]
Mas Adji yang saya hormati ( selaku anda sebagai ciptaan Allah)
Saya tahu anda bukan seorang Muslim. Oleh karena itu saya memahami bahwa
anda tidak tahu bagaimana nikmatnya menjalani hidup dalam Islam. Untuk itu saya
akan mengulas sedikit tentang hal-hal yang sangat mendasar dalam Islam.
1.. Dalam Islam tidak ada perbedaan yang mendasar, perselisihan
pendapat dalam Islam adalah rahmat.
2.. Seorang Muslim Sangat menghargai otoritas pendapat orang lain.
Contoh kasus 1.
Pada saat kejayaan pemerintahan Islam (Daulah Islamiyah), pemerintah
pernah memberi saran pada Imam Malik (Imam tertua dari 4 mashab). Saat itu
pemerintah meminta Imam Malik untuk mendeklarasikan Kitab Mu'atto' (karangan
Imam Malik) untuk dijadikan kitab ketiga sebagai pegangan umat Islam. Namun
saat itu juga Imam Malik menyatakan bahwa cukup Alqur'an dan Hadist sebagai
kitab pegangan umat Islam yang diwariskan baginda Rasulullah sallallahu'alaihi
wasalam. Alasan Imam Malik pada saat itu adalah : " Sahabat-sahabat Rasulullah
sangat banyak dan sudah bepergian keseluruh penjuru dunia untuk menyampaikan
da'wah, seandainya mereka menulis kitab seperti yang saya tulis untuk dijadikan
kitab ketiga maka apa yang akan terjadi pada umat Islam? Jadi cukuplah Alqur'an
& Hadist sebagai pegangan umat Islam. Jika ada yang mempunyai pendapat untuk
menganalisa tentang makna dalam Alqur'an dan Hadist dengan dalil dan pemikiran
ilmiah marilah sama-sama kita hargai".
Contoh kasus 2.
Dari ke empat Imam / mashab ( Maliki, Syafi'I, Hambali & Hanafi) sangat
menghargai perbedaan pendapat. Dan mereka saling belajar, saling memberi,
saling mengisi untuk kebaikan umat Islam. Mereka tidak pernah bertentangan,
mereka menganjurkan kita sesama manusia untuk membuka diri, untuk belajar
mendalami suatu analisa kasus untuk mendapatkan kebenaran yang hakiki.
Jadi disini tidak ada pertentangan didalam Islam.
3.. Perlu Mas Adji ketahui :
Islam tidak pernah mengajarkan kebencian bagi siapapun termasuk tumbuhan
maupun hewan. Perlu anda ketahui Nabi Muhammad s.a.w melarang kita sebagai
manusia pipis/buang air kecil dilubang semut sekalipun. Begitulah halusnya
ajaran Islam untuk memberi kenyamanan & kasih sayang terhadap semua makhluk.
Coba anda bayangkan hewan aja, jika mau dipotong harus kita hargai, caranya
minta izin pada Allah SWT selaku pencipta baru dipotong. Bahkan ketika mau
dimasak dan dimakan kita juga minta izin pada Allah caranya, kita baca :
artinya "Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Mas Adji perlu merenung!! Saya sangat heran, mengapa umat Yahudi &
Nashrani Sangat benci terhadap ajaran yang di anut umat Islam, sepert Amerika
Serikat yang mempropaganda antara Sunni & Syiah, seperti didikan-didikan Yahudi
terhadap anak-anak mereka untuk membenci umat Islam?? Kenapa tidak ada
kebebasan berfikir untuk menghargai sesama makhluk ciptaan Allah? Mengapa harus
mengikuti dogma-dogma yang tidak bisa dicerna secara ilmiah. Islam sangat
menghargai kebebasan berfikir, kebebasan menganalisa, kebebasan berbuat yang
didasari oleh nila-nilai kesucian, tidak merusak alam, tidak merugikan orang
lain. Subhannallah indahnya hidup dalam Islam.
Islam penuh kasih sayang. Islam penuh dengan keikhlasan & kesabaran. Bagi
kami umat Islam, siapapun kami cintai tidak ada perbedaan yang mendasar. Disini
saya juga ingin menghimbau teman-teman sesama Muslim untuk menyikapi dengan
bijaksana untuk orang-orang seperti Mas Adji. Mari kita satukan langkah untuk
mempelajari & mengkaji Islam lebih jauh dengan mencontoh suri tauladan
Rasulullah s.a.w dan para Sahabat Beliau.
Khusus yang mau mempelajari Teologi & terkhusus lagi bagi Mas Adji, saya
sarankan untuk mencari buku karangan Dr. Maurice Buchaile ( Muslim
berkebangsaan Spanyol) dengan judul " Bibel, Qu'an & Science Modern " (edisi
terjemahan). Atau anda bisa menghubungi Bapak Insan Mokoginta ( seorang Mualaf
dan menjabat sebagai Ketua DDII cabang Depok) untuk alamatnya nanti anda bisa
saya bantu. Dari Bapak insan, anda bisa berdiskusi lebih banyak tentang injil &
Al'quran. Bahkan jika anda bisa mejawab pertanyaan-pertanyaan Beliau anda akan
diberi hadiah 10 juta bahkan disediakan juga mobil BMW jika anda bisa menjawab
pertanyaan special tentang Injil. Dari Pak Insan anda bisa pesan buku-buku
maupun VCD tentang dialog antara Mu'alaf vs Murtaddin. Dan saya sarankan agar
anda juga mempelajari buku-buku karangan Bapak Antón Medan tentang perjalanan
hidupnya ketika mempelajari Injil & Alqur'an.
Sebagai bahan renungan yang kedua
Dalam Islam tidak ada paksaan & tidak pernah mempolitisir sesuatu bantuan
untuk merekruit non muslim untuk memeluk agama Islam.
Orang Islam yang murtad banyak didasari oleh permasalahan halusinasi.
Mereka keluar dari Islam bukan didasari oleh pengkajian ilmiah. Kebanyakan
karena himpitan ekonomi dan tidak sabar dalam menjalani hidup dalam cobaan.
Untuk kasus halusinasi seperti datangnya seberkas sinar atau apapun bentuk dan
gambaran bahwa datangnya kebenaran harus didasari oleh ilmu yang memang
benar-benar ilmiah.
Disini bisa saya berikan satu contoh kasus yang terjadi pada Sheikh Abdul
Kadir Jailani dalam bermunajat/ bermeditasi untuk mendekatkan diri pada Sang
Pencipta (Allah SWT). Saat itu datang seberkas sinar yang sangat terang dan
berkata akulah tuhanmu dan mulai hari ini kuhalalkan semua yang haram untukmu.
Sudah jelas Syeikh Abdul kadir Jailani bisa menjawab bahwa tuhan tidak sama
dengan apa yang Ia ciptakan & Tuhan tidak akan pernah menjabut apa-apa yang
sudah dia tetapkan. Saat itu sinar tersebut mengatakan bahwa Syeikh Abdul kadir
jailani hebat bisa menangkal ujian darinya dengan ilmu dan ilmu telah menolong
Sheik Abdul Kadir Jailani. Maka saat itu juga Sheik Abdul Kadir Jailani
mengatakan bahwa yang menolongnya adalah Allah SWT bukan ilmunya, kemudian
Sheikh abdul Kadir Jailani mengusir syaitan yang menggodanya.
Jadi bagi kita kaum Muslim harus benar-benar menyikapi apa-apa yang kita
alami didasarkan oleh ilmu sembari memohon pertolongan Allah untuk menjalani
hidup yang diridhoinya.
Mas Adji coba pelajari juga, apa yang melatarbelakangi seorang non Muslim
untuk memeluk agama Islam. Anda tidak akan pernah menjumpai tipe orang yang
kekurangan ekonomi atau mengalami gangguan halusinasi Dan sudah dapat
dipastikan orang-orang yang tertarik dan langsung memeluk agama Islam karena
manisnya kasih sayang yang ditunjukkan umat Islam atas ridho Alllah SWT. Dan
anda akan menjumpai orang-orang pintar yang benar-benar mengkaji secara ilmiah
apa yang terkandung dalam Al'qu'an dan Injil serta kitab lainnya. Mereka memang
benar-benar mengkaji dengan hati yang lapang sikap terbuka & bebas berfikir
tanpa dogma-dogma yang tidak masuk akal secara ilmiah.
Maaf Mas Adji saya sedíh membaca tulisan anda karena saya tahu anda belum
mengenal ajaran Islam. Apa yang anda tulis jauh dari kebenaran. Kalau anda
ingin belajar tentang kehidupan Rasulullah beserta keluarga & para Sahabatnya
saya akan bantu. Dan saya yakin setelah anda tahu anda pasti akan merindukan
kehadiran Rasulullah bserta keluarga dan sahabatnya bahkan mungkin akan
bertanya-tanya dimana bisa anda jumpai indahnya akhlak Rasulullah pada para
pengikutnya. Semoga Anda bisa membuka hati dan fikiran untuk mendapatkan
kebenaran yang hakiki.
Alhamdulillah segala kebaikan datang dari Allah SWT. Saya mohon maaf atas
kekurangan yang ada pada saya. Semoga rekan-rekan mau memaafkan atas kekurangan
saya. Dan kepada Allah SWT saya mohon ampun.
Semoga bermanfaat.
"Saya akan selalu membuka diri untuk kebaikan dan kebenaran"
Thanks
Written by
Junaidi
Piping Engineer
PT Truba Jurong Engineering
Jakarta
[Non-text portions of this message have been removed]