Assalamu'alaykum wr.wb kepada pak adji dan pak junaidi juga saudara2 seiman sekalian.. aku paham niat pak adjie untuk memberitakan ttg figur mustikawati yg kurang ajar, dan akupun paham akan kekhawatiran pak junaidi akan postingan2 mustikawati yg di forward oleh pak adji, nantinya akan menimbulkan rasa sakit hati dan kemarahan pada saudara2 muslim sekalian, hingga pak junaidi sempat berkomentar dan menuduh spt itu terhadap pak adjie.
sudahlah..pak junaidi mungkin khilaf, dan sikapnya itupun didasari oleh tulisan2 bapak adjie sendiri yg memforward tulisan2 mustikawati yg memang atheis. dan pak Adjie sendiri jadi tersinggung spt ini, karena merasa tuduhan pak junaidi terhadapnya itu tidak benar, dan apa yg dilakukan oleh pak adjie 'mungkin' hanya untuk memberitakan pada saudara muslim lainnya agar waspada terhadap mustikawti ini. (mudah2an analisaku benar:) menurutku..jangan biarkan orang2 non muslim jadi senang dan berbahagi hanya karena melihat pertengkaran diantara kita. Aku paham sekali..saat ini kita hidup pada zaman penuh fitnah, yg benar bisa terlihat salah dan yg salah bisa terlihat jadi benar. hanya karena adu domba yg dilancarkan oleh orang2 sejenis mustikawati. hmm..selama aku diskusi dgn mustikawti, yg aku tangkap dia adalah seorang atheis. dia sama sekali benci kepada Allah dan tidak pernah percaya pada Tuhan apapun kecuali AS. Namun kebenciannya yg lebih dalam adalah kepada Islam, yg aku tangkap dia khawatir sekali dengan segala ajaran2 islam yg dianggapnya akan mengguncang peradaban dunia barat. Maka timbulah niat didirnya untuk memfitnah islam dengan cara mengenalkan dirinya sebagai seorang muslim, namun sebagai muslim yg antipati terhadap islam dan memprotes semua ajaran2 islam. segitu niatnya dia untuk merusak islam, hingga namanya pun dinisbatkan menjadi NY. MUSLIMAH BINTI MUSTIKAWATI or apalah yg berbau2 islam dan namanya pun juga ada beberapa yaitu HAFSAH. kalau kita jeli melihat figur spt ini, maka SEBODOH2NYA ORANG ISLAM, aku yakin tidak akan pernah mau menghina agamanya sendiri. dan SEAWAM2NYA ORANG ISLAM tidak akan pernah berani menghujat dan memaki Allah juga Rasulullah. hmm..sept yg kita ketahui, muslim awam sekalipun yg tidak pernah sholat ataupun ibadah wajib sekalipun, namun apabila ada orang yg berani menghina Allah dan RasulNya, aku yakin..akan timbul kemarahannya yg akan ditunjukkan dalam sikapnya maupun protesnya walah hanya sekedar dalam hati. Tapi orang muslim yg awam tidak akan pernah berlaku bodoh untuk menghina Allah dan Rasulullah spt yg dilakukan oleh mustikawati selama ini. saranku..species monyet spt mustikawati ini, (afwan..aku katakan dia species monyet, karena berdasarkan pengakuannya sendiri, kalau dia adalah pengikut teori darwin yg menyakini jika nenek moyangnya adalah keturunan monyet:) jadi..species monyet spt dia tidak perlu diladeni, apalagi tulisan2nya dijadikan bahan bacaaan untuk kita semua. akan rusak pikiran dan hati kita dan hanya membuang2 tenaga dan energi saja bila mengkomentari mustikawati, kecuali komentar yg pas untuk dirinya adalah menghinannya dan membuat dirinya lebih hina dari binatang melata. jadi sekali lagi..rapatkan barisan, hajar musuh yg memang pantas dihajar, satukan kesamaan pada saudara seiman, maafkan saudara seiman kita yg lakukan khilaf selama bukan akidah sifatnya, tegur dan ingatkan saudara kita apabila sudah terlihat keluar dari pemahaman islam yg benar, dan tetap tunjukkan rasa persaudaraan pada saudara seiman lainnya slama perbedaan bukan mendasar sifatnya (akidah). dan jangan biarkan musuh tertawa2 melihat pertikaian diantara kita, namun buat kesal lah dalam hati musuh kita, bahwa kita akur dengan saudara seiman kita dan bahu membahu memerangi musuh islam. mulai terus belajarlah untuk memahami dan mengetahui mana kawan dan mana lawan agar kita bisa menentukan sikap kita sebagai seorang muslim yg benar. Mulai banyak belajarlah untuk memaafkan antara muslim bila terjadi kekhilafan. jangan merasa rendah diri dan gengsi untuk mengatakan maaf dan untuk belajar pada orang yg lebih mengerti akan kebenaran, agar kita tidak bingung untuk mengenali kebenaran islam. sikap tegas seorang muslim kepada saudara muslim lainnya jangan diartikan sebagai rasa benci dan memusuhi, namun..itu semua adalah ungkapan rasa khawatir dan sayang pada saudara muslim lainnya yg sedang salah meniti jalan kebenaran. namun selalu koreksi dirilah masing2, mengapa semua itu terjadi pada diri kita, karena tidak lain adalah karena sikap kita yg terlihat tidak benar dimata yg lain. namun setelah koreksi dan ternyata sikap ktia tidak menyalahi al-qur'an dan sunnah, tetap istiqomah lah..dan jangan biarkan orang mengguncangkan keyakinan kita. salam hana --- In [email protected], "adji ekawarman" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > pak JUNAIDI.. > maksud anda ini apa, sih..? > anda marah/tersinggung saya memforward postingan2 yg menjelekkan ISLAM dan mentertawakan si poster yg mengaku sbg ny. MUSLIM binti MUSKITAWATI alias Hafsah Salim itu ya..? > sehingga dengan mudahnya anda telah memfitnah saya sebagai non-muslim..!! > > justeru karena saya seorang MUSLIM makanya saya tidak suka dgn postingan2 dia, > tapi kok malah saya yang disalahkan begini..? > memangnya dimana ada kata2 saya bahwa saya telah menghina agama saya sendiri..? > apakah postingan saya juga menghina Rasulullah SAW, para sahabat dan juga saudara2 saya se-ISLAM..? > kok bisa2nya anda beranggapan bahwa saya bukan seorang muslim..? > dari mana anda bisa menilai saya seperti itu..?????? > > mungkin saya tidak berilmu agama yg cukup tinggi seperti anda, > barangkali aya tidak se-alim anda dalam beribadah, > tapi bukan berarti anda berhak memfitnah saya..!! > > apa pula tujuan anda (dengan paragraf tulisan anda yg sengaja saya ubah menjadi warna merah) umtuk mengajak saudara2 saya se-ISLAM utk menyikapi apa yang tidak saya lakukan ? > > saya sangat tidak mengerti dengan sikap anda ini..!! > apalagi melakukannya dengan terbuka ke milis.. > sangat keji..!! > SAMPAI KAPANPUN SAYA TIDAK AKAN BISA TERIMA DENGAN APA YANG TELAH ANDA FITNAHKAN DI DEPAN FORUM INI..!! > > jika saya bicara keras seperti ini tidak bisa diterima oleh rekan2 lainnya, > saya mohon maaf kepada saudara2-ku se-ISLAM di milis Syiar Islam ini.. > > wassalam, > > adji > > ----- Original Message ----- > From: Junaidi > To: [email protected] ; [EMAIL PROTECTED] ; 'Erwin Budi Sulistyo' > Sent: Thursday, July 05, 2007 5:12 PM > Subject: Mari bersikap lebih bijaksana > > > Menanggapi E-mail dari adji ekawarman [EMAIL PROTECTED] > > > > Mas Adji yang saya hormati ( selaku anda sebagai ciptaan Allah) > > Saya tahu anda bukan seorang Muslim. Oleh karena itu saya memahami bahwa anda tidak tahu bagaimana nikmatnya menjalani hidup dalam Islam. Untuk itu saya akan mengulas sedikit tentang hal-hal yang sangat mendasar dalam Islam. > > 1.. Dalam Islam tidak ada perbedaan yang mendasar, perselisihan pendapat dalam Islam adalah rahmat. > 2.. Seorang Muslim Sangat menghargai otoritas pendapat orang lain. > Contoh kasus 1. > > Pada saat kejayaan pemerintahan Islam (Daulah Islamiyah), pemerintah pernah memberi saran pada Imam Malik (Imam tertua dari 4 mashab). Saat itu pemerintah meminta Imam Malik untuk mendeklarasikan Kitab Mu'atto' (karangan Imam Malik) untuk dijadikan kitab ketiga sebagai pegangan umat Islam. Namun saat itu juga Imam Malik menyatakan bahwa cukup Alqur'an dan Hadist sebagai kitab pegangan umat Islam yang diwariskan baginda Rasulullah sallallahu'alaihi wasalam. Alasan Imam Malik pada saat itu adalah : " Sahabat-sahabat Rasulullah sangat banyak dan sudah bepergian keseluruh penjuru dunia untuk menyampaikan da'wah, seandainya mereka menulis kitab seperti yang saya tulis untuk dijadikan kitab ketiga maka apa yang akan terjadi pada umat Islam? Jadi cukuplah Alqur'an & Hadist sebagai pegangan umat Islam. Jika ada yang mempunyai pendapat untuk menganalisa tentang makna dalam Alqur'an dan Hadist dengan dalil dan pemikiran ilmiah marilah sama-sama kita hargai". > > Contoh kasus 2. > > Dari ke empat Imam / mashab ( Maliki, Syafi'I, Hambali & Hanafi) sangat menghargai perbedaan pendapat. Dan mereka saling belajar, saling memberi, saling mengisi untuk kebaikan umat Islam. Mereka tidak pernah bertentangan, mereka menganjurkan kita sesama manusia untuk membuka diri, untuk belajar mendalami suatu analisa kasus untuk mendapatkan kebenaran yang hakiki. > > Jadi disini tidak ada pertentangan didalam Islam. > > 3.. Perlu Mas Adji ketahui : > Islam tidak pernah mengajarkan kebencian bagi siapapun termasuk tumbuhan maupun hewan. Perlu anda ketahui Nabi Muhammad s.a.w melarang kita sebagai manusia pipis/buang air kecil dilubang semut sekalipun. Begitulah halusnya ajaran Islam untuk memberi kenyamanan & kasih sayang terhadap semua makhluk. Coba anda bayangkan hewan aja, jika mau dipotong harus kita hargai, caranya minta izin pada Allah SWT selaku pencipta baru dipotong. Bahkan ketika mau dimasak dan dimakan kita juga minta izin pada Allah caranya, kita baca : artinya "Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. > > Mas Adji perlu merenung!! Saya sangat heran, mengapa umat Yahudi & Nashrani Sangat benci terhadap ajaran yang di anut umat Islam, sepert Amerika Serikat yang mempropaganda antara Sunni & Syiah, seperti didikan-didikan Yahudi terhadap anak-anak mereka untuk membenci umat Islam?? Kenapa tidak ada kebebasan berfikir untuk menghargai sesama makhluk ciptaan Allah? Mengapa harus mengikuti dogma-dogma yang tidak bisa dicerna secara ilmiah. Islam sangat menghargai kebebasan berfikir, kebebasan menganalisa, kebebasan berbuat yang didasari oleh nila-nilai kesucian, tidak merusak alam, tidak merugikan orang lain. Subhannallah indahnya hidup dalam Islam. > > Islam penuh kasih sayang. Islam penuh dengan keikhlasan & kesabaran. Bagi kami umat Islam, siapapun kami cintai tidak ada perbedaan yang mendasar. Disini saya juga ingin menghimbau teman-teman sesama Muslim untuk menyikapi dengan bijaksana untuk orang-orang seperti Mas Adji. Mari kita satukan langkah untuk mempelajari & mengkaji Islam lebih jauh dengan mencontoh suri tauladan Rasulullah s.a.w dan para Sahabat Beliau. > > > > Khusus yang mau mempelajari Teologi & terkhusus lagi bagi Mas Adji, saya sarankan untuk mencari buku karangan Dr. Maurice Buchaile ( Muslim berkebangsaan Spanyol) dengan judul " Bibel, Qu'an & Science Modern " (edisi terjemahan). Atau anda bisa menghubungi Bapak Insan Mokoginta ( seorang Mualaf dan menjabat sebagai Ketua DDII cabang Depok) untuk alamatnya nanti anda bisa saya bantu. Dari Bapak insan, anda bisa berdiskusi lebih banyak tentang injil & Al'quran. Bahkan jika anda bisa mejawab pertanyaan-pertanyaan Beliau anda akan diberi hadiah 10 juta bahkan disediakan juga mobil BMW jika anda bisa menjawab pertanyaan special tentang Injil. Dari Pak Insan anda bisa pesan buku-buku maupun VCD tentang dialog antara Mu'alaf vs Murtaddin. Dan saya sarankan agar anda juga mempelajari buku-buku karangan Bapak Antón Medan tentang perjalanan hidupnya ketika mempelajari Injil & Alqur'an. > > Sebagai bahan renungan yang kedua > > Dalam Islam tidak ada paksaan & tidak pernah mempolitisir sesuatu bantuan untuk merekruit non muslim untuk memeluk agama Islam. > > Orang Islam yang murtad banyak didasari oleh permasalahan halusinasi. Mereka keluar dari Islam bukan didasari oleh pengkajian ilmiah. Kebanyakan karena himpitan ekonomi dan tidak sabar dalam menjalani hidup dalam cobaan. Untuk kasus halusinasi seperti datangnya seberkas sinar atau apapun bentuk dan gambaran bahwa datangnya kebenaran harus didasari oleh ilmu yang memang benar-benar ilmiah. > > Disini bisa saya berikan satu contoh kasus yang terjadi pada Sheikh Abdul Kadir Jailani dalam bermunajat/ bermeditasi untuk mendekatkan diri pada Sang Pencipta (Allah SWT). Saat itu datang seberkas sinar yang sangat terang dan berkata akulah tuhanmu dan mulai hari ini kuhalalkan semua yang haram untukmu. Sudah jelas Syeikh Abdul kadir Jailani bisa menjawab bahwa tuhan tidak sama dengan apa yang Ia ciptakan & Tuhan tidak akan pernah menjabut apa-apa yang sudah dia tetapkan. Saat itu sinar tersebut mengatakan bahwa Syeikh Abdul kadir jailani hebat bisa menangkal ujian darinya dengan ilmu dan ilmu telah menolong Sheik Abdul Kadir Jailani. Maka saat itu juga Sheik Abdul Kadir Jailani mengatakan bahwa yang menolongnya adalah Allah SWT bukan ilmunya, kemudian Sheikh abdul Kadir Jailani mengusir syaitan yang menggodanya. > > Jadi bagi kita kaum Muslim harus benar-benar menyikapi apa-apa yang kita alami didasarkan oleh ilmu sembari memohon pertolongan Allah untuk menjalani hidup yang diridhoinya. > > Mas Adji coba pelajari juga, apa yang melatarbelakangi seorang non Muslim untuk memeluk agama Islam. Anda tidak akan pernah menjumpai tipe orang yang kekurangan ekonomi atau mengalami gangguan halusinasi Dan sudah dapat dipastikan orang-orang yang tertarik dan langsung memeluk agama Islam karena manisnya kasih sayang yang ditunjukkan umat Islam atas ridho Alllah SWT. Dan anda akan menjumpai orang-orang pintar yang benar-benar mengkaji secara ilmiah apa yang terkandung dalam Al'qu'an dan Injil serta kitab lainnya. Mereka memang benar-benar mengkaji dengan hati yang lapang sikap terbuka & bebas berfikir tanpa dogma-dogma yang tidak masuk akal secara ilmiah. > > Maaf Mas Adji saya sedíh membaca tulisan anda karena saya tahu anda belum mengenal ajaran Islam. Apa yang anda tulis jauh dari kebenaran. Kalau anda ingin belajar tentang kehidupan Rasulullah beserta keluarga & para Sahabatnya saya akan bantu. Dan saya yakin setelah anda tahu anda pasti akan merindukan kehadiran Rasulullah bserta keluarga dan sahabatnya bahkan mungkin akan bertanya-tanya dimana bisa anda jumpai indahnya akhlak Rasulullah pada para pengikutnya. Semoga Anda bisa membuka hati dan fikiran untuk mendapatkan kebenaran yang hakiki. > > Alhamdulillah segala kebaikan datang dari Allah SWT. Saya mohon maaf atas kekurangan yang ada pada saya. Semoga rekan-rekan mau memaafkan atas kekurangan saya. Dan kepada Allah SWT saya mohon ampun. > > Semoga bermanfaat. > > "Saya akan selalu membuka diri untuk kebaikan dan kebenaran" > > Thanks > > Written by > > Junaidi > > Piping Engineer > > PT Truba Jurong Engineering > > Jakarta > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > Ajaklah teman dan saudara anda bergabung ke milis Syiar Islam. Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

