Assalamu'alaykum wr.wb.

rame amat diskusi khilafah dan HTnya?:) hmm..rasanya peraturan milis
sudah jelas, bahwa tidak boleh membawa atribut ormas, partai, dan
segala bentuk organisasi kelembagaan formal maupun non formal untuk
dibahas pada milis ini dech..??? mengapa moderator melarang itu
semua?? karena dampaknya akan panjang spt ini kan??

hmm..sebenarnya simple aja moderator melarang adanya atribut disini,
karena menjaga agar kita tetap terjaga dari atribut kelompok yg
akhirnya terwarnai (bias) dengan pembelaan kelompok, agar murni
menjadi diri dan pribadi yg murni membela islam dan bukan kelompok :)

bagiku pribadi tidak aneh adanya diskusi2 yg akhirnya panas dan
melebar kemana2 (tidak focus) dan keluar dari inti yg ingin dibela.
(maaf..sebenarnya yg ingin dibela itu islam kan??bukan kelompok kan??)
tapi isi diskusi, malah melebar menjadi pembelaan terhadap kelompok
dan jelas itu menyinggung kelompok lain yg "merasa" kelompok yg sedang
 dibela itu sebenarnya nda gitu2 amat dech..^_^

hmm..aku paling anti memakai atribut, karena aku menjaga diriku dari
pembiasaan  dasar yg sebenarnya ingin aku tuju, dan itu membuatku
bebas bergerak dan berdiri dimanapun yg memang benar. (benar dalam
arti tidak keluar dari al-qur'an dan sunnah)

oke..kita mulai kritisi diri sendiri dan kelompok yg kita ikutin
terlebih dahulu. ya..berhubung aku lepas dari atribut, maka aku akan
menilai secara fair aja dari kaca mata netral ku. Jika sudah ada
pihak2 lain yg memang kita tahu, bahwa pihak yg protes itu juga
mengerti ttg  landasan berpijak sebagai argumen yg tepat dan tentunya
landasan al-qur'an dan hadist, maka wajib bagi kita untuk menengok ke
diri dan kelompok kita, mengapa orang2 itu sampai protes dan teriak
dengan segala aksi kita dan kelompok kita? karena mustahil, antara
mukmin dengan mukmin lain saling menjatuhkan kecuali hanya sebatas
saling mengingatkan dalam rangka kasih sayang, kecuali jika dalam diri
mukmin yg protes itu sengaja ingin menjatuhkan karena memang dalam
dirinya sudah bersarang penyakit.

oke..aku mulai pada kasus2, dimana kita menjadi bagian dan bernaung
pada label di dalamnya. 

contoh ISLAM dimana kita bernaung dibawahya, apa ada yg salah pada
islam?andai kita belajar yg benar dan jujur pada hati, tentu kita akan
tahu, bahwa tidak ada yg salah dalam islam dan islam terlalu sempurna
untuk dicarikan kesalahannya. tapi karena orang2 yg bernaung di bawah
islam, namun bersikap keluar dari ajaran islam, itulah yg secara tidak
langsung merusak nama baik islam. lalu..apakah karena karena para
muslim yg bodoh dalam memahami islam, lalu islam yg disalahkan??
disinilah kita harus jeli, dan bagaimana mungkin kita mengerti
kebenaran dan kesalahan yg diperdebatkan dalam islam, bila kita
sendiri tidak pernah tahu dan belajar tentang islam. yup!! untuk kasus
 islam, tentu yg salah adalah muslimnya dan bukan ISLAM nya yg
dijadikan tempat bernaungnya. hmm..bila kita analogikan, ibarat rumah
yg dihuni oleh para penjahat, bukan rumahnya yg harus dibakar, tapi
penjahatnya aja yg harus ditangkap.

contoh SALAF, salaf adalah cara atau metode belajar berdasarkan cara
belajar orang2 terdahulu (rasul dan sahabat)dengan berkiblat pada
al-qur'an dan sunnah. lalu apakah cara belajar spt itu salah?? tentu
tidak?! namun mengapa banyak orang yg protes terhadap SALAFY (pengikut
ajaran). nah..kasus ini sama spt kasus, dimana para manusianya yg
mengikuti ajaran salaf yg memang tidak diajarkan dalam salaf, namun
mengkambing hitamkan ajaran salaf. hmm..sama spt orang2 yg bernaung
dibawah ISLAM, namun keluar dari ajaran islam yg benar. analoginya
sama spt, rumah yg dihuni para penjahat, yaitu bukan rumahnya yg harus
dilempari batu, tapi penjahatnya yg harus di gebuk.

ok..sekarang HT.:)
selama ini aku belum mendengar, ada orang yg ribut memprotes secara
keras terhadap "aktivis pribadi", justru yg aku perhatikan, mengapa
orang2 pada ribut dengan HTnya dimana sebagian orang mengikuti cara yg
ditawarkan oleh HT dan otomatis mempengaruhi cara aktivis dalam
berdakwah. Jika orang yg kita tahu bahwa ada pihak2 yg paham ttg
landasan kebenaran, kemudian mengkritik cara berdakwah yg ditawarkan
oleh HT, maka sebaiknya ada koreksi diri, kemungkinan ada yg salah
dengan cara HT dalam menawarkan idenya:) hmm..jika tempat bernaung
saja sudah dikritisi, maka apakah mungkin masih bisa mengandalkan
tempat bernaungnya jika tidak diperbaiki??

Hmm..jika aku analogikan, spt rumah susun yg ditempati oleh orang2
"awam", dimana terdapat kebocoran pada kamar mandi di rumah yg atas,
hingga menetes pada rumah yg bawah sementara pemilik rumah tidak
pernah sadar akan kebocoran itu, sementara yg di bawah sibuk menadangi
air yg tumpah dan mengotori rumahnya yg dibawah. Sementara yg punya
rumah saat diprotes, tidak mau mengecek kebocoran dari salah satu
sudut rumahnya, namun sibuk menolak tuduhan si pemilik rumah yg
dibawah ^_^ hehehehe 

Hmm..aku pernah bicara pada salah satu aktivis HT ditempatku, dan
kebetulan mantan bosku, waktu itu dia protes pada saat aku
mendengarkan salah satu ceramah agama di komputerku dan kebetulan
membahas masalah HT dan dia ikut mendengarkan.

"duuhhhÂ…ustdz. Siapa tuch yg bicara spt itu?! Hana jangan dengarkan
itu ya..?! " katanya tiba2 protes

"hmm..memang kenapa pak??" tanyaku datar aja lihat reaksinya yg
kebakaran jenggot

"enggak benar tuch..dia bicara spt itu..apa ustadz itu sudah kenal dan
baca kitabnya taqyuddin albani?!"  protesnya keras

"hmm..memang bapak sudah kenal dan baca kitabnya taqyuddin albani
juga..??" kataku senyum2 balas komentarnya

"yaa..tapi enggak benar tuch dia ngomong gitu..?!" protesnya lagi
tanpa menjawab pertanyaanku

"lho..aku juga Tanya sama bapak..apa bapak juga sudah kenal dan baca
kitabnya taqyuddin albani?? Bapak juga aneh..aku sanksi bapak pernah
kenal dan baca kitab dari pencetus gerakan HT itu? Lalu kenapa bapak
jadi kebakaran jenggot kalau ada orang yg protes spt itu?? Harusnya
koreksi dirilah..kenapa sampai ada ustadz yg protes spt itu?? Enggak
usah sibuk membenarkan diri dan menyalahkan protes orang lain?? Gimana
bapak mau menyalahkan orang yg tidak sepaham dan membela sesuatu yg
sebenarnya bapak tidak tahu sema sekali dan sekedar ikut2an aja??"
nyerocosku terus

"tapi dia nda boleh bicara spt itu?! Kan kita memang harus tetap
mendirikan khilafah, biar kita mempunyai satu pemimpin?!" protesnya kesal

"lho..siapa yg bisa melarang orang bicara?? Lalu..apakah mendirikan
khilafah, caranya harus spt yg selama ini ditawarkan oleh HT?? Enggak
mungkinlah..orang bisa bicara dan protes spt itu, apalagi level orang
yg mengerti ttg ilmu, jika beliau2 belum pernah membaca kitabnya
pencetus HT dan ditemukan adanya kesalahan disana?? Emang..bapak
pikir..orang selevelan itu punya hobi sebarkan fitnah tanpa bukti dan
fakta??"  protesku ganti tidak kalah kerasnya

"oke..oke..nanti saya kasih tahu dech..ada koq tujuan, visi dan misi
HT, nanti saya kasih tahu hana ya..?!" komentarnya lagi

"aahh..aku enggak perlu itu, sekarang bapak baca aja kitabnya pencetus
HT itu, dan ganti sana protes sama orang yg protes pada gerakan HT,
karena selama ini yg jadi rujukan protes pendakwah itu adalah
berdasarkan kitabnya taqyuddin albani sendiri. Sekarang tugas bapak,
adalah membaca kitab itu, dan cari tahu dimana letak salahnya dan
membuat mereka semua protes..?! enggak usah sibuk menyakini aku,
karena aku nda berdiri dipihak manapun kecuali islam dan orang2 yg
berdiri di jalan islam dan bukan jalannya orang2 yg punya
kepentingan." Kataku acuh sambil tetap focus pada kerjaanku dan
mendengarkan isi ceramah.


Oke dech..yg benar dari Allah yg salah dariku, mohon maaf bila ada
kata2 yg tidak berkenan.


Salam
hana

 





Kirim email ke