Assalaamu'alaikum wr. wb.

--- [EMAIL PROTECTED] wrote:

> Taat kepada Imam/Amir/Sulton/kholifah ( penguasa Muslim ) yang
> menerapkan 
> hukum hukum Islam dalam pemerintahannya,sekalipun
> dolim selama tidak mmerintahkan untuk melakukan keemaksiatan dan
> tidak 
> menampakan kekufuran yang nyata, hukumnya tetap wajib bagi seluruh
> kaum 
> muslimin. 

Kalau pemerintah Ina ditimbang dengan pernyataan di atas termasuk yang
bagaimana?

Q.S an-Nisa 59  " Wahai orang2 beriman ,taatilah Allah dan 
> taatilah Rosul Nya dan Ulil amri diantara kalian "
> dan hadis2 Rosul " 

Saya kutip secara lengkap:

Hai orang-orang yang beriman, ta'atilah Allah dan ta'atilah
Rasul(-Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan
pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah
(al-Qur'an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada
Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu adalah lebih utama (bagimu)
dan lebih baik akibatnya. 

Nah, perhatikan ulil amri ada di urutan ke tiga, jadi semestinya yang
layak diangkat jadi ulil amri adalah mereka yang memiliki ketaatan
kepada Allah dan Rasul-Nya.

Kemudian jika ada perselisihan, penyelesaiannya harus dikembalikan
kepada Allah dan Rasulnya.

Jadi esensi ketaatan adalah kepada Allah dan Rasul-Nya. Semua terikat
oleh hal tersebut. Artinya, di level ulil amri, ayat ini mengikat
mereka untuk taat dulu kepada Allah dan Rasul-Nya, sebelum mereka
menuntut ketaatan dari yang dipimpinnya.

Saya kutipkan ayat ke 60-nya

Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang mengaku dirinya telah
beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan kepada apa yang
diturunkan sebelum kamu Mereka hendak berhakim kepada thaghut, padahal
mereka telah diperintah mengingkari thaghut itu. Dan syaitan bermaksud
menyesatkan mereka (dengan) penyesatan yang sejauh-jauhnya. 

> Siapa saja yang telah membai`at seorang Imam ,
> lalu dia 
> mengulurkan tangan dan buah hatinya maka hendaklah ia menaatinya jika
> ia 
> mampu . Apabila ada orang yang mau merebutnya , maka penggalah leher 
> oarang itu."( H.R. Muslim dari Amru bin `Ash)

... dihapus biar ringkas

Pernah baca tarikh khulafa? Nah kudeta mengkudeta adalah hal biasa di
dalam perpindahan antar khulafa? Yang menarik, para ulama memakai
dalil-dalil yang Anda pakai untuk selalu taat pada hampir semua
penguasa. Bagaimana menurut Anda?

Apa beda banyak pemerintahan dari negara kaum muslimin sekarang dan
masa-masa para khulafa?

Kalau kita jujur, banyak pemerintahan dari negara kaum muslimin
sekarang jelas-jelas menyatakan bukan negara yang berlandaskan Islam
dan tidak akan pernah menjadikan Islam sebagai dasar negara. Ini
kekufuran yang nyata atau tidak? Cukup susah lho menjawab yang
beginian:-) Soalnya ada dua jebakan yang sama-sama mengerikan: Kita
terjatuh ke pendekatan khawarij yang mudah mengkafirkan orang, atau
kita terjatuh ke pendekatan murjiah, karena kita tidak menyatakan kafir
atas mereka yang telah melakukan kekafiran yang nyata.

Nah, pada masa-masa para khulafa, lain sekali. Semuanya masih yakin
Islam sebagai agama yang paling benar sehingga menjadikan Islam sebagai
dasar negera, meski pada pelaksanaannya ada ketidak sempurnaan.

Sekedar menyajikan fakta sejarah. Abubakar memerangi orang-orang yang
sudah berislam, gara-gara mereka menolak membayar zakat.

Wassalaamu'alaikum wr. wb.
B. Samparan










       
____________________________________________________________________________________
Got a little couch potato? 
Check out fun summer activities for kids.
http://search.yahoo.com/search?fr=oni_on_mail&p=summer+activities+for+kids&cs=bz
 

Kirim email ke