Sukses di Akhirat Makna akhirat yang sama dengan yang telah saya kemukakan juga disebutkan dalam Al-Quran dan hadis. Hal ini menunjukkan bahwa kesuksesan atau kegagalan manusia dalam kehidupan setelah mati tergantung apakah pengetahuan dan tindakannya selama di dunia benar atau tidak. Dari penjelasan di atas jelas bahwa perbedaan antara orang Islam dan orang kafir di akhirat ditentukan oleh perbedaan pola hidup mereka di dunia. Jika tidak ada perbedaan dalam hal pengetahuan dan tindakannya antara orang Islam dan orang kafir dalam kehidupan mereka di dunia ini, maka tidak akan ada perbedaan pula dalam kehidupan mereka di akhirat nanti. Tidak mungkin orang Islam yang mempunyai pengetahuan dan tindakan seperti orang kafir, tanpa menderita sebagaimana yang akan dialami oleh orang kafir. Tujuan yang Benar dari Kalimah Thayyibah Telah kita sebutkan bahwa tujuan kalimah thayyibah adalah membedakan hasil akhir antara orang kafir dengan orang Islam. Sekarang, setelah mendiskusikan hasil akhir dan sifat akhirat, akan kita tegaskan jawaban tersebut. Sekarang harus kita tegaskan bahwa tujuan membaca kalimah thayyibah adalah untuk membenahi pengetahuan dan tindakan seorang muslim di dunia sehingga akhirnya mencapai kebahagiaan di akhirat. Kalimah ini menuntun kita untuk menanami kebun yang buahnya akan dipetik di akhirat nanti. Jika kita tidak meyakini kalimah thayyibah bagaimana kita akan bisa menanami kebun dan dari mana kita akan memetik buahnya di akhirat? Tidakkah kita sepakat bahwa hanya sia sia saja kita mengucapkan kalimah thayyibah jika tidak merubah pengetahuan dan tindakan kita? Tidak ada alasan mengapa nasib kita harus berbeda dengan nasib orang kafir. Kita belum ber-Tuhan manakala hanya mengucapkan kalimah thayyibah saja. Jika kita tidak belajar bagaimana menanami kebun, dan alih alih menanam pohon berduri di sepanjang kehidupan kita, kita tidak bisa berharap dapat mewarisi kebun yang indah dengan buah buahan di dalamnya di akhirat nanti. Beberapa contoh terdahulu menunjukkan bahwa tidak ada artinya mengerjakan sesuatu yang hasilnya sama dengan bila tidak mengerjakannya. Obat bukanlah obat jika kondisi pasien sama saja dengan ketika sebelum berobat. Sejalan dengan ini, jika pengetahuan dan tindakan orang yang mengucapkan kalimah thayyibah sama dengan orang yang tidak mengucapkannya, pengucapan itu hanya sia sia. Jika tidak ada perbedaan antara kehidupan orang Islam dengan orang kafir di dunia ini, bagaimana kehidupan mereka di akhirat nanti akan berbeda? Insyaallah bersambung (Sumber : al-Maududi, Abul Ala . Let Us Be Muslims / Menjadi Muslim Sejati, Jogjakarta : Mitra Pustaka, 1998)
__________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com [Non-text portions of this message have been removed]

